SWARA – Tahukah kamu bahwa tidak semua pekerja menerima THR dengan jumlah penuh? Bagi karyawan yang masa kerjanya belum satu tahun, perusahaan akan memberikan perhitungan THR prorata dengan rumus (masa kerja/12) x upah.Â
Penjelasan mengenai cara menghitung THR prorata bisa kamu simak di artikel berikut ini. Yuk, simak juga tips mengalokasikan THR prorata yang tepat agar tidak habis secara sia-sia.Â
Apa Itu THR Prorate?
THR prorate atau THR prorata adalah Tunjangan Hari Raya yang diberikan secara proporsional kepada karyawan yang masa kerjanya belum mencapai 12 bulan.
Pekerja yang telah bekerja minimal 1 bulan secara terus-menerus tetap berhak mendapatkan THR. Namun, jumlah yang diterima tidak sama dengan karyawan yang sudah bekerja selama satu tahun atau lebih.
Jika masa kerja sudah 12 bulan atau lebih, karyawan biasanya menerima THR sebesar 1 bulan gaji penuh.
Baca juga: 3 Kesalahan Mengatur THR dan Cara Menghindarinya
Cara Menghitung THR Prorata untuk Karyawan Baru
Untuk mengetahui perhitungan THR prorata, perusahaan biasanya menggunakan rumus yang sudah umum digunakan dalam ketentuan ketenagakerjaan.
Rumusnya adalah:
THR = (Masa Kerja / 12) × 1 bulan gaji
Keterangan:
- Masa kerja dihitung dalam bulan
- Gaji yang digunakan biasanya adalah gaji pokok ditambah tunjangan tetap
- 12 merupakan jumlah bulan dalam satu tahun kerja
Rumus ini digunakan sebagai dasar dalam cara menghitung THR prorata bagi karyawan yang belum genap bekerja selama satu tahun.
Contoh Cara Hitung THR Prorata
Agar lebih mudah dipahami, berikut contoh cara menghitung THR prorata untuk karyawan dengan masa kerja tertentu.
Contoh 1
Seorang karyawan memiliki:
- Gaji bulanan: Rp6.000.000
- Masa kerja: 6 bulan
Maka perhitungan THR prorate adalah:
(6 / 12) × 6.000.000
= 0,5 × 6.000.000
= Rp3.000.000
Artinya, karyawan tersebut akan menerima THR sebesar Rp3 juta.
Contoh 2
Seorang karyawan memiliki:
- Gaji bulanan: Rp5.000.000
- Masa kerja: 9 bulan
Maka perhitungannya:
(9 / 12) × 5.000.000
= 0,75 × 5.000.000
= Rp3.750.000
Dari contoh ini, dapat terlihat bahwa jumlah THR akan meningkat sesuai lama masa kerja.
Baca Juga: 6 Cara Alokasi THR Agar Tidak Habis Begitu Saja
Langkah-Langkah Menghitung THR Belum Setahun
Banyak pekerja yang masih bingung mengenai cara hitung THR belum setahun, terutama bagi karyawan baru yang belum pernah menerima THR sebelumnya.
Berikut langkah-langkah sederhana yang bisa kamu lakukan:
1. Tentukan Masa Kerja
Hitung berapa lama kamu sudah bekerja di perusahaan tersebut hingga menjelang hari raya. Masa kerja biasanya dihitung dalam bulan.
2. Ketahui Gaji yang Digunakan
Biasanya perhitungan THR menggunakan:
- Gaji pokok
- Tunjangan tetap
Jika perusahaan memiliki komponen tunjangan tetap, maka jumlah tersebut akan ikut dihitung dalam THR.
3. Gunakan Rumus THR Prorata
Setelah mengetahui masa kerja dan gaji, gunakan rumus berikut:
(Masa kerja / 12) × gaji bulanan
Dengan cara ini, kamu bisa mengetahui secara mandiri cara menghitung THR prorata tanpa harus menunggu informasi dari perusahaan.
Tips Mengalokasikan THR Prorata yang Bijak
Meskipun jumlah THR prorata biasanya tidak sebesar THR penuh, dana ini tetap bisa dimanfaatkan dengan bijak. Agar tidak cepat habis, berikut beberapa tips alokasi THR prorata yang bisa dilakukan.
1. Prioritaskan Kebutuhan Hari Raya
Gunakan sebagian THR untuk kebutuhan utama seperti persiapan lebaran, transportasi mudik, dan kebutuhan keluarga. Dengan perencanaan yang baik, THR dapat membantu meringankan pengeluaran saat hari raya.
2. Sisihkan untuk Tabungan
Usahakan untuk menyisihkan sebagian THR ke dalam tabungan. Walaupun jumlahnya tidak besar, kebiasaan menabung tetap penting untuk menjaga kondisi finansial.
3. Gunakan untuk Melunasi Utang
Jika memiliki cicilan atau utang kecil, THR prorata bisa dimanfaatkan untuk membantu mengurangi beban finansial.
4. Hindari Pengeluaran Impulsif
Banyak orang tergoda untuk menggunakan THR secara berlebihan untuk belanja. Sebaiknya buat anggaran terlebih dahulu agar THR tidak habis dalam waktu singkat.
5. Siapkan Dana Darurat
Jika memungkinkan, sebagian THR juga bisa dialokasikan sebagai dana darurat untuk kebutuhan tak terduga di masa depan.
Dengan pengelolaan yang tepat, THR prorata tetap dapat memberikan manfaat besar bagi kondisi finansial kamu.
Baca Juga: Tips Bagi-Bagi THR untuk Keponakan Secara Bijak
Kesimpulan: Cara Hitung THR Belum Setahun
Perhitungan THR prorata digunakan untuk menentukan jumlah Tunjangan Hari Raya bagi karyawan yang masa kerjanya belum mencapai satu tahun.Â
Perhitungannya dilakukan secara proporsional dengan rumus (masa kerja/12) × gaji bulanan, sehingga jumlah THR yang diterima menyesuaikan dengan lama bekerja di perusahaan.Â
Pastikan Hari Raya Aman dengan Tunaiku by Amar Bank
Butuh dana mendesak untuk hari raya? Kamu bisa mengajukan pinjaman di Tunaiku by Amar Bank. Tunaiku merupakan layanan pinjaman tanpa agunan hingga Rp30 juta yang aman dengan tenor hingga 30 bulan.
Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, kamu juga dapat menghubungi customer service Tunaiku melalui kontak resmi berikut:
WhatsApp: 081132266859
Call Center: (021) 40005859
Email: tanya@amarbank.co.id
Dengan proses yang mudah dan transparan, Tunaiku by Amar Bank bisa menjadi salah satu solusi finansial tambahan saat membutuhkan dana untuk berbagai kebutuhan