SWARA – Mulai hari ini, 4 Desember 2020, film live-action “Mulan” sudah bisa disaksikan melalui layanan streaming Disney+ Hotstar Indonesia. Dilansir dari Kompas, film ini ditayangkan ke dalam versi bahasa Inggris dan juga bahasa Indonesia.
Adanya dua pilihan bahasa ini tentunya bisa memudahkan kamu untuk menonton dengan versi yang paling kamu sukai. Kalau kamu terbiasa menonton film luar negeri dengan versi dubbing ke bahasa Indonesia, film “Mulan” pun bisa kamu saksikan dengan cara yang sama.
Pengisi Suara “Mulan” Versi Bahasa Indonesia
Sebelum “Mulan” resmi ditayangkan di Disney+ Hotstar Indonesia, sudah ada berita yang beredar mengenai nama-nama pengisi suara karakter di film “Mulan” versi bahasa Indonesia. Mereka adalah artis-artis papan atas Indonesia yang namanya sudah cukup dikenal di dunia perfilman.
Suara karakter Mulan sebagai pemeran utama diisi oleh Yuki Kato. Sementara, suara Honghui sebagai lawan main Mulan diisi oleh Dion Wiyoko.
Selain Mulan dan Honghui, karakter penting lainnya dalam film “Mulan” adalah Xian Lang. Suara tokoh itu akan diisi oleh Luna Maya.
Baik Yuki Kato, Dion Wiyoko, maupun Luna Maya sama-sama membagikan pengalaman mereka dalam mengisi suara di film “Mulan” versi bahasa Indonesia. Mereka melakukan berbagai upaya agar bisa menjalankan perannya sebagai dubber dengan baik.
Untuk Yuki Kato sendiri, ia sengaja menonton kembali film “Mulan” versi animasi sebagai bagian dari riset. Dikutip dari Kompas, Yuki Kato juga mengaku mendapatkan arahan dari dubber profesional selama sesi rekaman.
Kemudian, Dion Wiyoko juga bercerita bahwa ia melatih suara perut agar bisa mengisi suara Honghui dengan tepat. Menurutnya, dubbing memang perlu menggunakan teknik suara perut, tidak seperti ketika ia berperan sebagai aktor.
Garis Besar Film “Mulan”
Sebenarnya, film “Mulan” yang baru saja ditayangkan di Disney+ Hotstar Indonesia memiliki alur yang serupa dengan film “Mulan” versi animasi. Bedanya, “Mulan” kali ini berupa film live-action yang diperankan langsung oleh para aktor.
Berbeda dengan film Disney kebanyakan, “Mulan” tidak terlalu banyak menyisipkan musik sepanjang film. Akan tetapi, ada banyak adegan laga yang menjadi keunikan lain dari film live-action ini.
Dalam film ini, karakter Mulan digambarkan sebagai karakter perempuan yang hebat di antara para lelaki. Keahliannya jauh melebihi keahlian prajurit laki-laki. Saat itu, Mulan menyamar sebagai laki-laki karena stigma masyarakat yang belum terlalu memandang peran perempuan di masa itu.
Penggemar Disney di seluruh dunia telah banyak memberikan apresiasi untuk film “Mulan”. Karena, apa yang tergambar dalam film ini dianggap sejalan dengan pandangan sebagian besar masyarakat global masa kini mengenai feminisme.
Sebelumnya, film “Mulan” telah ditayangkan di Disney+ internasional pada bulan September lalu. Hanya saja, pengguna Disney+ Hotstar Indonesia baru bisa mengakses film “Mulan” mulai dari hari ini.