SWARA – Siapa yang tidak kenal dengan nama Rachel Vennya? Akhir-akhir ini, nama selebgram yang satu ini sedang ramai diperbincangkan di media sosial. Di luar isu-isu tentang kasus pribadinya, ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari seorang Rachel Vennya.

 

Bisnis yang Dirintis oleh Rachel Vennya

 

Selain menjadi selebgram atau influencer, Rachel juga menjalani karier sebagai pebisnis muda. Ia memanfaatkan berbagai peluang yang ada untuk berbisnis. Berikut ini beberapa bisnis atau sumber penghasilan Rachel Vennya:

 

  • Bisnis kuliner

 

Kamu mungkin tahu dengan beberapa bisnis kuliner yang dirintis oleh Rachel Vennya, seperti Ngikan. Bisnis ini sudah dikenal dan digemari oleh anak muda di beberapa daerah. 

 

Salah satu yang membuat bisnisnya menjadi unik adalah konsep bisnis yang kekinian. Jenis dan bumbu makanan yang dijual adalah makanan yang sedang tren. 

 

Ini menjadi salah satu contoh keberhasilan Rachel dalam membangun bisnis populer yang memanfaatkan tren sebagai peluang. 

 

  • Bisnis jamu pelangsing

 

Dilansir dari Kumparan, bisnis jamu pelangsing yang ditekuni oleh Rachel bermula dari resep jamu oleh ibunya. Saat itu, tubuh Rachel memang berbeda dengan tubuhnya yang sekarang. Jamu pelangsing dari ibunya ia jadikan sebagai inspirasi bisnis baru.

 

Melihat perubahan berat badanya sendiri, teman-temannya juga menjadi tertarik dengan caranya melangsingkan tubuh. Karena itulah, Rachel semakin yakin untuk memulai bisnis jamu pelangsingnya. 

 

  • Raven is Odd

 

Rachel pernah menggelar pameran seni yang bernama Raven is Odd. Di pameran ini, terdapat 12 karya seni instalasi bertema kesehatan mental. Pameran ini cukup menarik perhatian dan menjadi sumber pemasukan juga bagi Rachel.

 

Di pameran tersebut, pengunjung yang datang diperbolehkan untuk berfoto dan melakukan interaksi menggunakan karya seni yang dipamerkan.

 

  • Endorsement

 

Karena nama Rachel cukup dikenal di media sosial, ia mendapat peluang untuk mendapatkan pemasukan lain dari endorsement. Ia membuka jasa endorsement untuk online shop

 

Tentunya, supaya kontennya di media sosial tetap tertata, Rachel selalu berhati-hati dalam menerima endorsement. Hal ini penting, karena ia punya reputasi yang perlu dijaga sebagai seorang influencer

 

Selain sumber pemasukan yang telah disebutkan di atas, masih ada banyak sekali bisnis-bisnis lain yang dijalankan oleh Rachel Vennya. Dari sini, bisa terlihat bagaimana Rachel meraih kesuksesannya dalam berbisnis di usia muda. 

 

Kiat Sukses Rachel Vennya Berbisnis di Usia Muda

 

Rachel sudah mulai mendalami dunia bisnis sejak usianya masih 17 tahun. Dari pengalamannya selama ini, ada beberapa tips berbisnis ala Rachel Vennya yang bisa kamu jadikan sebagai inspirasi: 

 

  • Mementingkan kreativitas

 

Dari Rachel, kamu bisa memahami bahwa kreativitas juga sangat dibutuhkan dalam berbisnis. Coba kamu perhatikan bisnis-bisnis yang sudah dirintis oleh Rachel selama ini. Sebagian besar bisnis tersebut selalu tampak fresh, memiliki konsep yang berbeda dari bisnis biasanya.

 

Contohnya seperti salah satu bisnis kulinernya, Ngikan. Ngikan menghadirkan produk makanan berupa ikan yang disajikan seperti pada menu Barat, fish and chips

 

Hanya saja, ikan ini dilengkapi dengan bumbu-bumbu khas Indonesia, seperti sambal matah, sambal oseng mercon, dan lain sebagainya. 

 

Dari hal ini, terlihat bahwa Rachel berupaya membuat bisnis yang kreatif. Sehingga, bisnis yang ia jalankan berbeda dengan bisnis lain dan memiliki nilai jual tersendiri.

 

  • Memanfaatkan peluang

 

Dalam berbisnis, kamu harus bisa untuk memanfaatkan peluang yang ada. Hal ini juga dilakukan oleh Rachel ketika berbisnis.

 

Saat namanya sedang naik daun, Rachel memanfaatkan hal ini untuk mempromosikan bisnisnya. Banyak orang mengenal nama-nama bisnis yang ia jalankan sebagai bisnis milik seorang Rachel Vennya. 

 

Apa pun peluang yang ada di sekitarmu saat ini, kamu harus bisa memanfaatkannya semaksimal mungkin. 

 

  • Mulai dari sekarang

 

Terkadang, beberapa orang meragukan kemampuan mereka sendiri untuk berbisnis karena alasan usia. Padahal, kamu tidak perlu ragu untuk mulai berbisnis sejak usia muda sekalipun. 

 

Rachel sudah mulai menekuni bidang bisnis sejak usia 17 tahun. Usia itu tentunya tergolong cukup muda. Hingga saat ini, ia terus berhasil mengembangkan berbagai macam bisnis. Hal ini membuktikan bahwa usia bukanlah hambatan untuk bisa menjadi sukses dalam bisnis.

 

Jadi, jika ingin sukses berbisnis di usia muda, kamu juga harus memberanikan diri untuk memulai segala sesuatunya dari sekarang. Tidak ada kata terlambat atau pun terlalu cepat dalam berbisnis. 

 

Itulah kiat-kiat sukses yang bisa kamu tiru dari seorang Rachel Vennya. Bukan hanya sukses menjadi influencer, ia juga berhasil menekuni karier sebagai pebisnis hingga meraup keuntungan besar di usianya yang masih tergolong muda.