Beranda > Karier Sukses > Lulus D3, Lebih Baik Lanjut Kuliah atau Langsung Bekerja?

Lulus D3, Lebih Baik Lanjut Kuliah atau Langsung Bekerja?

RISANG PRATAMARisang Pratama
Lulus D3, Lebih Baik Lanjut Kuliah atau Langsung Bekerja?watermark

TUNAIKU.COM – Dari hasil ngobrol-ngobrol saya dengan beberapa teman yang mengenyam bangku D3, ada beberapa alasan mengapa seseorang memilih kuliah diploma selepas SMA. Pertama, karena ia belum diterima di jurusan S1 kampus favorit, sehingga akhirnya memilih D3 terlebih dahulu.

 

Sementara, yang lain beranggapan lulusan D3 lebih siap pakai di dunia kerja dibandingkan S1. Mengingat jenjang D3 lebih mengutamakan praktik ketimbang teori, nggak sedikit perusahaan yang lebih menyukai lulusannya, terutama untuk pekerjaan yang mengutamakan keterampilan lapangan. Selain itu, masa kuliah D3 juga lebih singkat sehingga kamu bisa lebih cepat bekerja tanpa harus mengeluarkan terlalu banyak uang membiayai kuliah.

 

Selepas D3, lebih baik lanjut ke jenjang S1 atau langsung kerja, ya? Buat kamu yang menghadapi dilema serupa, saya akan mencoba menjabarkan beberapa informasi yang bisa kamu jadikan bahan pertimbangan.

 

Artikel terkait: Memilih jurusan kuliah.

  1. 7 Jurusan Kuliah dengan Potensi Gaji Besar tapi Sepi Peminat
  2. 5 Jurusan Kuliah Paling Cocok untuk Cewek Pemalu
  3. Biaya Kuliah 10 Universitas Swasta Favorit di Indonesia

 

Melanjutkan ke jenjang S1

Kuliah D3 adalah satu cara untuk “melompat” ke jurusan S1 yang kamu incar lewat program ekstensi. Setahu saya, beberapa perguruan tinggi negeri terkemuka seperti Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, dan Univeritas Sebelas Maret membuka program ekstensi bagi lulusan D3 yang ingin melanjutkan ke S1. Selain PTN, sejumlah PTS yang mutunya nggak kalah bagus juga membuka program ekstensi.

 

Buat kamu yang mau langsung melanjutkan kuliah ke jenjang S1, berikut ini beberapa keuntungan yang kamu miliki:

  1. Ilmu yang kamu dapatkan saat kuliah di D3 masih segar dalam ingatan. Kamu pun lebih gampang beradaptasi dengan lingkungan kampus dan materi kuliah.
  2. Setelah menyelesaikan program ekstensi, kamu bakal punya akses yang lebih luas terhadap pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan ijazah S1. Kalau memang karier impianmu mensyaratkan lulusan sarjana, memilih melanjutkan kuliah dulu adalah pilihan yang tepat.
  3. Dengan mengenyam program D3 yang sarat praktikum ditambah ekstensi untuk memperdalam teori, kamu bakal punya nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan lulusan D3 atau S1 saja.
  4. Namun perlu diperhatikan, persaingan kerja di jenjang S1 itu sangat ketat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah pengangguran sarjana di tahun 2016 mengalami kenaikan 20% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara, angka pengangguran lulusan diploma justru menurun. Artinya, lulusan D3 cenderung lebih gampang diterima kerja.

 

Langsung bekerja selepas lulus D3

Memilih untuk bekerja selepas lulus juga bukan ide yang buruk, kok. Seperti yang saya singgung di bagian sebelumnya, lulusan D3 lebih banyak dilirik perusahaan karena punya keterampilan yang bisa langsung diaplikasikan di dunia kerja.

 

Terus, apa saja pertimbangannya untuk langsung bekerja setelah lulus?

  1. Mahasiswa D3 biasanya mengikuti program magang. Nah, kalau kinerjamu bagus, nggak jarang kamu langsung diberi kesempatan buat jadi karyawan di perusahaan tersebut, lho. Jadi, kesempatan kayak gini sebaiknya jangan disia-siakan.
  2. Dalam berkarier, pengalaman kerja adalah modal yang penting. Nggak sedikit perusahaan yang lebih mementingkan pengalaman dibandingkan teori belaka. Dengan langsung bekerja, kamu sudah mencuri start dalam membangun pengalaman dibandingkan lulusan S1.
  3. Sekalipun bekerja, kamu tetap punya kesempatan mengejar karier yang membutuhkan jenjang pendidikan lebih tinggi. Banyak, kok, program ekstensi yang kuliahnya sore atau malam hari. Jadi kamu bisa kuliah sambil bekerja. Nggak perlu minta uang lagi ke orang tua, kan?
  4. Namun, lulusan D3 umumnya berperan sebagai eksekutor lapangan saat bekerja. Kalau ingin segera mengembangkan karier ke peran manajerial, tentu kamu perlu kuliah lagi.
  5. Sudah bekerja, sering kali kamu akan terjebak dalam zona nyaman. Akibatnya, kamu jadi malas untuk menuntut ilmu yang lebih tinggi. Biasanya, hal inilah yang akan membuat perkembangan kariermu tersendat.

 

Artikel terkait: Demi karier cemerlang, hal ini wajib kamu baca!

  1. 6 Nasihat Karier Ambisius Tingkat Medium yang Harus Diketahui Usia 23 Zaman Seka…
  2. 9 Pekerjaan Menjanjikan di Masa Depan yang Bisa Kamu Coba
  3. Kerja Sambil Kuliah? Lakukan 5 Tips Ini Agar Hasilnya Maksimal

 

Lanjut kuliah atau langsung bekerja, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Yang terpenting, pilih opsi yang paling sesuai dengan kebutuhanmu. Semoga sejumlah pertimbangan yang saya jabarkan di atas bisa membantumu membuat keputusan, ya!

 

pinjaman tanpa agunan

 

 

 

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga!
Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp 15 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett