Putus sekolah bukan akhir dari segalanya. Untuk tingkat SMA, kamu tetap bisa mendapatkan ijazah yang disebut Kejar Paket C. Sebelumnya, ketahui dulu biaya sekolah paket C yang bisa kamu ikuti.

 

Meskipun bersifat nonformal, tapi ijazah yang didapat tetap berlaku dan bisa kamu gunakan untuk lanjut ke jenjang pendidikan berikutnya atau untuk bekerja. 

 

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti diketahui mendapatkan ijazah SMA setelah mengikuti ujian Paket C.

 

Apa itu Sekolah Paket C?

 

Di Indonesia, ada tiga paket yang berlaku. Paket A bertujuan untuk mendapatkan ijazah SD dan setingkatnya, Paket B untuk ijazah SMP dan setingkatnya, serta Paket C untuk SMA dan setingkatnya.

 

Kejar Paket C menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan ijazah SMA karena berbagai alasan. Biaya sekolah paket C ini berbeda dengan biaya untuk paket A dan B. 

 

Tidak perlu khawatir, karena hal ini sudah diatur di UU no 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 26 ayat (6). Jadi, ijazah yang kamu dapatkan berlaku dan diakui oleh negara.

 

Ijazah Paket C sama seperti ijazah SMA pada umumnya. Perbedaannya hanya pada tanda tangan di ijazah yang ditandatangani oleh kepala dinas pendidikan kota atau kabupaten tempat kamu mengikuti ujian.

 

Untung dan Rugi Menggunakan Sekolah Paket C

 

Masih ragu untuk mengikuti sekolah paket C? Tentunya, opsi ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Kamu perlu memahami apa keuntungan dan kerugian dari menggunakan paket C serta biaya sekolah paket C untuk bisa menentukan pilihan.

 

Keuntungan Ambil Sekolah Paket C

 

Untuk keuntungannya, kamu bisa merasakan hal-hal ini ketika mengambil sekolah Paket C: 

 

1. Tidak mengenal usia

 

Seperti Ibu Susi yang mengikuti ujian Paket C di usia 53 tahun, tidak ada batasan usia untuk yang ingin mengikuti ujian ini. Kamu bisa ikut ujian untuk mendapatkan ijazah SMA di usia berapapun.

 

2. Tidak ada syarat khusus

 

Paket C tidak hanya diperuntukkan bagi kamu yang putus sekolah. Kamu yang tidak pernah sekolah, tidak lulus US, homeschooling dan belum punya ijazah, kamu bisa mengikuti ujian ini.

 

3. Ijazah sudah diakui negara

 

Nantinya, kamu akan mendapatkan ijazah yang sama dengan yang didapat melalui Ujian Nasional setara dengan tamatan SMA.

 

4. Ijazah berlaku sama

 

Ijazah Paket C bisa kamu gunakan seperti halnya ijazah SMA biasa. Misalnya untuk masuk perguruan tinggi negeri atau swasta lewat jalur SBMPTN dan Jalur Mandiri. Kamu juga bisa menggunakan ijazah ini untuk melamar pekerjaan.

 

5. Waktunya fleksibel

 

Yup, waktunya lebih fleksibel dan bisa disesuaikan dengan kesibukanmu. Waktunya juga relatif cepat, dengan membayar sejumlah biaya sekolah paket C, kamu hanya perlu menghabiskan waktu sekitar dua tahun untuk yang sudah berada di usia luar sekolah.

 

Kerugian Ambil Sekolah Paket C

 

Namun, kamu juga perlu mempertimbangkan beberapa kerugian berikut yang mungkin didapat ketika kamu mengikuti paket C.

 

1. Materi kurang mendalam

 

Oleh karena waktunya yang fleksibel dan lebih cepat dibanding sekolah biasa, materi yang diberikan kurang mendalam. Umumnya materi yang ada fokus pada yang akan keluar di soal ujian.

 

2. Hanya formalitas

 

Umumnya, banyak yang mengambil paket C hanya untuk formalitas semata karena ingin ijazah. Sehingga, kamu bisa kurang termotivasi saat belajar karena suasana kelas yang kurang kondusif.

 

3. Perasaan minder

 

Tidak bisa dipungkiri kalau sampai saat ini peserta Paket C masih mendapat stigma negatif di masyarakat, dan itu bisa menimbulkan perasaan minder.

 

Pinjaman Uang Online Aman Terdaftar di OJK

 

Tertarik? Ketahui Biaya Sekolah Paket C

 

Untuk kamu yang tertarik, biaya sekolah Paket C berbeda-beda di setiap lembaga. Sederhananya, ada dua jenis biaya yang harus kamu bayarkan untuk mengikuti paket C.

 

1. Biaya pendaftaran

 

Untuk biaya pendaftaran berbeda di setiap lembaga, tapi berkisar di antara Rp100-500 ribu. Misalnya di PKBM Tanda Genap Jakarta Timur, kamu perlu mengeluarkan biaya Rp150 ribu.

 

2. Biaya pendidikan

 

Selanjutnya, kamu juga perlu mengetahui biaya sekolah paket C untuk pendidikannya. Kamu bisa membayar biaya pendidikan untuk periode sekolah yang umumnya berlangsung selama dua tahun. 

 

Misalnya di Yayasan LPK Pelita Nusantara yang membebankan Rp240 ribu setiap bulannya. Selain itu, kamu juga perlu memperhatikan biaya modul atau buku, serta biaya konseling selama masa sekolah.

 

Proses belajar sekolah Paket C

 

Sederhananya, proses belajar di sekolah Paket C tidak jauh berbeda dengan sekolah biasa. Untuk ujian kesetaraan, diadakan dua kali dalam setahun yaitu Juli dan Oktober. Kalau lulus, kamu berhak atas ijazah setara SMA.

 

Perbedaan yang paling terlihat ada pada waktu belajar yang lebih fleksibel. Dengan membayar sejumlah biaya sekolah paket C,  kamu tidak harus duduk di kelas selama delapan jam setiap harinya, melainkan disesuaikan dengan lembaga yang kamu ikuti. 

 

Karena itu, sangat pas untuk kamu yang sudah bekerja dan ingin sekolah lagi. Kegiatan belajar mengajar bisa dilakukan tiga kali seminggu, atau bisa juga dilakukan dengan sistem homeschooling. 

 

Jadi, bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu. Umumnya, kegiatan belajar mengajar di Paket C dibagi berdasarkan kelompok usia, yaitu:

 

1. Usia dewasa

 

Kelompok usia ini berarti mereka yang sudah berada di luar usia sekolah dan dapat melanjutkan pendidikan. Umumnya berlangsung selama 4 semester atau dua tahun.

 

2. Usia sekolah

 

Selanjutnya ada usia sekolah, yaitu kamu yang baru lulus Paket B dan masih berada di usia sekolah. Lama belajar sama seperti SMA, yaitu enam semester atau tiga tahun.

 

Artikel Terkait: Meski Sepi Peminat, Tapi 9 Jurusan Kuliah Ini Punya Peluang Besar Jadi PNS

 

 

Tata cara pendaftaran Paket C

 

Kamu tertarik pengin ikut Paket C? Kalau iya, ketahui dulu syarat yang harus dipenuhi dan cara mendaftarkan diri:

 

Syarat Pendaftaran

 

Untuk syarat-syaratnya, kamu harus memenuhi hal-hal sebagai berikut:

 

  1. Fotokopi ijazah SMP legalisir 10 lembar
  2. Fotokopi Akte Kelahiran
  3. Fotokopi Kartu Keluarga
  4. Fotokopi KTP
  5. Foto terbaru 3×4 dengan background merah berkemeja putih sebanyak 10 lembar
  6. Peserta tidak dibatasi usia
  7. WNI/WNA diperbolehkan

 

Umumnya, pendaftaran dibuka dua kali setahun yaitu di bulan Juli dan Oktober, tapi ada juga lembaga yang membuka beberapa bulan sebelumnya.

 

Cara Pendaftaran

 

Setelah memenuhi persyaratan di atas, selain mempersiapkan biaya sekolah paket C, kamu juga bisa mengikuti alur pendaftaran Paket C berikut ini:

 

  • Unduh formulir pendaftaran pada situs PKBM atau lembaga yang menyelenggarakan ujian kejar Paket C ini. Isi formulir tersebut dengan benar.

 

  • Kirim formulir yang sudah diisi ke lembaga tempat ujian berlangsung.

 

  • Setelah mendapatkan proses verifikasi, kamu bisa mendatangi lembaga penyelenggara tersebut.

 

Artikel Terkait: 8 Jurusan Kuliah dengan Pekerjaan Paling Menjanjikan di Masa Depan

 

Selain itu, ada juga hal yang harus kamu perhatikan saat mengikuti sekolah Paket C, yaitu:

 

  • Jurusan: sama seperti SMA biasa, kamu bisa memilih jurusan IPA atau IPS. Pastikan kamu sudah mengetahui jurusan apa yang akan kamu ikuti sehingga tidak salah jurusan.

 

  • Proses belajar: beberapa lembaga menyediakan proses belajar yang bisa kamu pilih. Misalnya sistem mandiri atau homeschooling, jadi kamu tidak perlu berada di kelas atau mengikuti kelas reguler. Sesuaikan dengan kebutuhanmu agar tidak merasa terbebani.

 

Tidak perlu minder atau ragu, karena Paket C adalah lembaga resmi yang diakui oleh pemerintah untuk membantu kamu mendapatkan ijazah SMA. 

 

Dengan biaya sekolah Paket C yang lebih terjangkau dan waktu yang fleksibel, kamu bisa mendapatkan masa depan yang lebih layak setelah punya ijazah SMA.