SWARA DARI AMAR BANKBulan Ramadhan selalu membawa berkah tersendiri, tidak hanya bagi ibadah kita, tetapi juga peluang bisnis. Mencari ide jualan bulan puasa yang tepat bisa menjadi cara jitu untuk kamu mendapatkan penghasilan tambahan yang signifikan.

 

Apalagi, daya beli masyarakat biasanya meningkat drastis di bulan ini karena tradisi berbuka bersama dan berbagi kebaikan kepada sesama. Jadi, jual apa yang laris di bulan Ramadhan? Intip dan jalankan peluang usahanya agar keuanganmu makin tebal di hari kemenangan nanti!

 

Butuh tambahan dana cepat untuk kebutuhan lebaran? Ajukan di Tunaiku, platform pinjaman KTA yang diawasi OJK, bisa pinjam hingga Rp20 juta dengan tenor 20 bulan. Cari tahu caranya di sini.

 

Kalkulator Finansial Swara
Hitung segala kebutuhan harian kamu dengan Kalkulator Finansial dari Swara. Mulai dari modal bisnis, biaya pernikahan, renovasi rumah, traveling, hingga pendidikan. Klik Banner untuk Mencoba!

 

Rekomendasi Ide Jualan Bulan Ramadhan yang Menguntungkan

 

Banyak orang yang bertanya, usaha apa yang cocok di bulan Ramadhan? Jawabannya adalah usaha yang menawarkan kepraktisan, kebahagiaan, dan umumnya berkaitan dengan kebutuhan pokok dan kuliner. Berikut beberapa ide jualan paling laris di bulan Ramadhan.

 

1. Menu Takjil dan Minuman Segar

 

Menu takjil seperti kolak, biji salak, atau es buah adalah menu jualan bulan puasa yang paling laris menjelang maghrib. Minuman segar dengan kemasan cantik dan praktis sangat menarik minat pelanggan yang ingin segera membatalkan puasa di jalan.

 

Kamu bisa memulai ide jualan puasa ini bahkan dari depan teras rumah atau melalui sistem pre-order di WhatsApp. Pastikan kualitas rasa dan kebersihan tetap terjaga agar pembeli kamu kembali memesan setiap harinya.

 

2. Lauk Pauk Matang

Banyak orang tua bekerja yang tidak sempat memasak untuk berbuka maupun sahur, sehingga mereka mencari lauk matang. Menawarkan paket menu harian atau lauk kering seperti kering tempe dan rendang adalah ide jualan makanan bulan puasa yang cerdas.

 

Lauk pauk yang tahan lama biasanya lebih diminati karena bisa disimpan untuk stok makan sahur yang praktis. Kamu bisa mempromosikan menu yang berbeda setiap harinya agar pelanggan tidak merasa bosan dengan tawaranmu.

 

3. Jualan Kurma Premium

 

Kurma adalah santapan sunnah yang paling dicari setiap harinya selama bulan puasa. Menjual berbagai jenis kurma seperti Sukari, Ajwa, atau Medjool adalah ide jualan puasa yang sangat stabil permintaannya dari awal hingga akhir Ramadhan.

 

Kamu bisa menyetok kurma dalam kemasan karton besar lalu mengemasnya kembali menjadi paket kecil yang lebih ekonomis dan menarik. Pastikan kurma yang kamu jual terjaga kebersihannya dan memiliki tekstur yang masih segar agar pelanggan merasa puas.

 

Baca juga: 9 Tips Hemat ala Anak Kos Saat Bulan Puasa

 

4. Perlengkapan Ibadah

 

Jika kamu bertanya-tapa, apa yang bisa dijual selama Ramadan? Selain makanan, jawabannya adalah perlengkapan ibadah dan gaya hidup, seperti mukena, sarung, sajadah, hingga baju koko.

 

Kamu bisa menjual produk ini melalui platform marketplace atau media sosial dengan memberikan promo paket keluarga. Model pakaian yang modern dan nyaman akan menjadi daya tarik utama bagi konsumen anak muda masa kini.

 

5. Gaun Muslim dan Pakaian Lebaran

 

Bagi kaum hawa, tampil fashionable saat undangan buka bersama (bukber) adalah hal yang sangat ditunggu-tunggu. Keperluan untuk tampil beda membuat gaun muslim menjadi ide jualan bulan Ramadhan yang bisa laku keras.

 

Untuk memulai, harga grosir gaun muslim berkualitas biasanya berkisar antara Rp180 ribu hingga Rp300 ribu per potong. Jika kamu ingin menyetok sebanyak 30 potong sebagai langkah awal, setidaknya siapkan dana sekitar Rp5,4 juta untuk modal.

 

Butuh dana tambahan untuk modal bisnis? Jangan ragu ajukan di Tunaiku. Tunaiku telah bantu lebih dari 560.000 UMKM di Indonesia. Ajukan pinjaman pertamamu dengan langkah ini.

 

6. Hampers dan Parcel Kreatif

 

Jasa pembuatan hampers adalah salah satu ide usaha di bulan puasa yang laris karena tradisi berbagi kepada kerabat. Kamu bisa mengisi hampers dengan makanan ringan, peralatan makan, atau pakaian muslim yang dikemas cantik.

 

Modal untuk pembuatan hampers tergantung isinya, misalnya untuk isian makanan ringan berkisar antara Rp70 ribu hingga Rp180 ribu per paket. Jika ingin melayani jasa untuk 30 orang, kamu perlu menyiapkan dana sekitar Rp2,1 juta di awal.

 

7. Kue Kering

Menjelang akhir bulan, permintaan kue kering seperti nastar dan kastengel akan mulai mendominasi pasar secara masif. Ini adalah salah satu ide jualan di bulan puasa yang memiliki nilai jual tinggi karena sudah menjadi camilan wajib di setiap meja tamu.

 

Kamu bisa menawarkan berbagai varian rasa dan ukuran toples untuk menjangkau lebih banyak pilihan kategori pembeli. Pastikan kualitas bahan tetap premium agar tekstur kue tetap renyah dan rasanya tidak berubah meski disimpan dalam waktu lama.

 

Baca juga: Yuk, Jajal 5 Bisnis Sampingan Berikut Selama Ramadan!

 

8. Paket Sembako Murah

Menjual paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, dan terigu sangat diminati karena masyarakat membutuhkannya untuk stok dapur maupun donasi. Kamu bisa mengemasnya dalam paket ekonomis agar lebih terjangkau dan menarik.

 

Modal usaha sembako perlu diperhatikan karena harga pangan sering naik-turun menjelang hari raya. Namun, risiko ini bisa dikurangi dengan mengatur stok yang baik dan memilih supplier yang tepat agar perputaran uang tetap cepat.

 

9. Jasa Titip (Jastip) Barang Spesifik

Jual apa yang laris di bulan puasa? Jawabannya bisa berupa barang-barang unik dari daerah tertentu atau merek pakaian ternama yang sedang diskon. Jasa titip menjadi solusi bagi mereka yang tidak bisa berbelanja langsung karena kesibukan atau jarak.

 

Meski hanya menjadi usaha modal kecil, jastip membutuhkan ketelitian tinggi dalam mendata pesanan pelanggan agar tidak terjadi kesalahan pengiriman. Keuntungan didapat dari biaya jasa per barang yang kamu tentukan secara transparan sejak awal transaksi.

 

10. Jasa Penukaran Uang Pecahan

Membagikan uang pecahan kecil kepada sanak saudara merupakan tradisi lebaran yang tidak pernah luntur di Indonesia. Masalahnya, tidak semua orang punya waktu untuk mengantre di bank untuk menukarkan uangnya menjadi pecahan kecil.

 

Nah, peluang ini bisa kamu manfaatkan dengan menukarkan uang terlebih dahulu sebagai modal awal, misalnya sebesar Rp3 juta. Kamu bisa mematok biaya jasa sekitar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu untuk setiap penukaran kelipatan Rp200 ribu.

 

Pinjaman Uang Online Bisnis Hingga 20 Juta

 

Wujudkan Ide Bisnismu dengan Modal dari Tunaiku

 

Mengeksekusi ide jualan di bulan puasa tentu membutuhkan modal di awal untuk menyetok bahan baku atau barang. Jangan biarkan rencana bisnismu tertunda hanya karena kendala anggaran yang belum mencukupi.

 

Sesuai dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pastikan kamu meminjam dana untuk tujuan produktif dan dari lembaga yang tepercaya. Menggunakan modal tambahan secara bijak akan membantu mempercepat perputaran keuntungan bisnismu.

 

Jika kamu butuh dukungan modal untuk usaha bulan ramadhan, Tunaiku by Amar Bank siap menjadi mitra finansialmu yang aman. Tunaiku menawarkan pinjaman tanpa agunan yang praktis dan transparan untuk mendukung pertumbuhan UMKM.

 

Tunaiku menyediakan limit hingga Rp30 juta dengan proses yang sepenuhnya online dan sudah diawasi oleh OJK. Yuk, ambil langkah pertamamu sekarang, sukseskan ide jualan bulan puasa kamu, dan ajukan modalnya hanya di Tunaiku!

 

Tunaiku adalah platform pinjaman digital yang diawasi OJK sejak tahun 2014. Ajukan pinjaman dengan limit hingga Rp30 juta dan tenor hingga 30 bulan. Cari tahu caranya di sini.