Beranda > Gaya Hidup > Tips-tips untuk Menghadapi Anak yang Sering Bertengkar

Tips-tips untuk Menghadapi Anak yang Sering Bertengkar

TimotiusTimotius
Tips-tips untuk Menghadapi Anak yang Sering Bertengkarwatermark

TUNAIKU.COM – Apabila kamu memiliki dua orang anak kecil dengan umur berdekatan, sudah bukan hal yang mengherankan apabila kamu sering mendengar mereka bertengkar atau berselisih satu sama lain. Banyak hal yang menjadi penyebab alasan kedua anak tersebut bertengkar, mulai dari rebutan mainan, kaki terinjak secara nggak sengaja, sampai berlomba mendapatkan perhatian dari orang tua.

 

Pertengkaran tersebut memang membuat suasana rumah menjadi kurang nyaman dan menyenangkan. Bahkan, kamu pun bisa saja ikut emosi apabila keadaan seperti ini terulang terus setiap harinya. Untuk itu, simaklah tips-tips untuk menghadapi anak yang sering bertengkar di bawah ini! Niscaya pertengkaran-pertengkaran sepele di rumahmu itu akan berkurang intensitasnya dari hari ke hari.

 

1. Tenangkan dirimu dan amati pertengkaran anak dengan kepala dingin

Sebelum kamu menenangkan anak yang sedang bertengkar, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menenangkan dirimu sendiri terlebih dahulu. Karena, bila kamu langsung menghampiri mereka dalam keadaan emosi tinggi, justru yang akan terjadi adalah kamu ikut terpancing untuk marah. Jadi, tariklah napas dalam-dalam, kontrol emosimu, dan secara perlahan-lahan mulailah mendengarkan pertengkaran mereka. Dengan mendengarkan mereka, kamu akan tahu akar masalah yang terjadi dan bagaimana solusi yang tepat untuk mengakhiri pertengkaran tersebut.

 

Artikel terkait: Memilik saudara kandung itu dapat memberikanmu banyak keuntungan, lho!

  1. Alasan Kenapa Memiliki Kakak Laki-laki itu Menguntungkan
  2. Punya Kakak Perempuan?Ini Lho Alasan Kamu Beruntung Memilikinya
  3. 7 Alasan Kenapa Kamu Beruntung kalau Punya Adik Perempuan

 

2. Jangan menghentikan pertengkaran dengan cara menghardik atau membentak

Pertengkaran anak memang sedikit banyak akan mengganggu aktivitasmu di rumah, apalagi kalau pekerjaanmu sedang menumpuk dan kondisi fisikmu sedang letih. Menghentikan pertengkaran memang sangat mudah kalau kamu menghardik atau membentak kedua anakmu dengan suara keras. Namun, ketahuilah, dengan berbuat seperti itu mungkin pertengkaran akan usai, tetapi permasalahan tersebut nggak akan berakhir begitu saja dan anak-anak cenderung akan menyimpan permasalahan tersebut di dalam hati. Apabila diungkit kembali, persoalan tersebut akan berlanjut lagi dan semakin sulit untuk menyelesaikannya.

 

Diperlukan juga sikap adil dalam menilai setiap pertengkaran yang dilakukan oleh kakak adik tersebut. Menurut kebiasaan yang sering dilakukan oleh orang Indonesia, orang Indonesia lebih sering menimpakan kesalahan kepada kakak, karena kakak yang berumur lebih tua dianggap lebih mengerti dan harus lebih mengayomi sang adik. Hal ini nggak sepenuhnya salah, tetapi kebiasaan seperti ini membuat sang kakak merasa diperlakukan secara nggak adil oleh orang tua dan akan membuat hubunganmu dengan anak sulungmu semakin renggang.

 

3. Biarkanlah anakmu menyelesaikan pertengkarannya sendiri

Sebagian besar pertengkaran yang berlangsung di rumah bisa terjadi karena kedua anak meminta perhatianmu. Coba perhatikan, apabila kamu ada di ruangan yang sama dengan anak-anakmu, pertengkaran tersebut akan berlangsung lebih lama dan semakin menjadi-jadi. Namun, sebagai orang tua, janganlah kamu memberikan perhatianmu dengan cara seperti itu. Lebih baik kamu meninggalkan ruangan dan menyuruh mereka untuk menyelesaikan permasalahannya sendiri. Biasanya, tak lama kemudian kedua anakmu akan berhenti berteriak satu sama lain.

 

Tunaiku, KTA

Mobile Site CTA

4. Apabila pertengkaran sudah reda, datangi dan ajaklah anak-anakmu berdiskusi

Apabila pertengkaran di rumahmu sudah mulai reda dan kondisi mulai tenang, secara perlahan-lahan datangi kedua anakmu dan ajak mereka untuk berdiskusi. Jadilah mediator yang baik dan mintalah masing-masing anak untuk menceritakan permasalahan dari sudut pandangnya secara bergantian. Setelah mereka menceritakannya, berikanlah pengertian dan saran dari sisi seorang orang tua sehingga wawasan anak-anakmu akan lebih terbuka. Hal ini sangat berguna untuk menumbuhkan sikap toleransi dan pengertian anak terhadap orang lain.

 

Artikel terkait: Contoh problema dalam keluarga dan cara mengatasinya

  1. 6 Tips Sederhana Hindari Perselisihan dengan Saudara Kandung Karena Masalah Uang
  2. Cara Berdebat dengan Keluarga Tanpa Menyakiti Pihak Manapun
  3. 7 Cara Menghadapi Anggota Keluarga yang Menyebalkan dan Suka Ikut Campur

 

5. Berikan pujian apabila intensitas pertengkaran anak-anakmu sudah menurun

Apabila kamu sudah mulai jarang menemukan anak-anakmu bertengkar satu sama lain, berikanlah pujian kepada anak-anakmu karena perbuatan mereka membuat kondisi rumah menjadi sangat nyaman bagi seluruh penghuni rumah. Ingatkan juga mereka mengenai fungsi dan kewajiban saudara kandung adalah untuk saling mendukung dan melindungi satu sama lain, apalagi kalau mereka sudah mulai tumbuh dewasa.

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett