Banyak kalangan masyarakat Indonesia yang merasa wajib memiliki rumah. Memang membeli rumah sendiri itu bukan hal yang mudah. Apalagi, bukan cuma biaya membeli rumah saja yang perlu dipertimbangkan, tapi juga biaya perawatan rumah.

 

Banyak generasi milenial yang masih takut untuk membeli rumah. Mungkin karena harga rumah yang cenderung tinggi, serta biaya perawatannya yang juga cukup besar. 

 

Seberapa Besar Biaya Perawatan Rumah?

 

Setelah membeli rumah, kamu masih harus memikirkan biaya perawatannya. Karena, bangunan harus dirawat.

 

Semakin mewah sebuah rumah, biaya perawatannya juga akan semakin besar. Mari pelajari biaya perawatan rumah berikut ini: 

 

1. Biaya kebersihan

 

Siapa yang mau tinggal di rumah yang kotor? Tentu kamu ingin rumahmu tetap bersih. Biaya kebersihan sebenarnya bisa saja gratis kalau kamu mampu membersihkan rumah sendiri.

 

Tapi, kalau mau menggunakan jasa pegawai rumah tangga, mungkin kamu perlu mengeluarkan biaya antara Rp3,5 juta sampai dengan Rp4 juta per bulannya. 

 

Kalau mau lebih berhemat, bisa bisa pakai jasa cleaning service profesional yang dilakukan setiap satu bulan sekali saja.

 

2. Biaya pemeliharaan atau maintenance

 

Pinjaman Uang Online Mudah Cicilan Ringan 20 Bulan

 

Biaya ini termasuk perawatan bangunan dan isinya, seperti perbaikan AC, penggantian lampu yang mati, mengganti perabotan yang rusak, dan lain sebagainya. 

 

Selain itu, ini juga termasuk biaya listrik dan air, serta biaya kerusakan internal seperti pipa bocor, atap bocor, dinding diserbu rayap, dan lain-lain. Biaya inilah yang paling sering dikeluarkan untuk biaya perawatan rumah. 

 

Nominal biaya yang dikeluarkan bervariasi. Semakin banyak perabot yang kita punya, akan semakin mahal pula biaya perawatan yang kita keluarkan. 

 

3. Biaya renovasi

 

Seiring berjalannya waktu, bangunan pasti akan terlihat semakin usang dan ketinggalan zaman. Strukturnya juga mungkin sudah tidak kokoh dan pemilik mungkin sudah jenuh tinggal di bangunan tersebut.

 

Karena itu, renovasi kadang dibutuhkan. Renovasi ini bisa dilakukan setiap 5 tahun hingga 10 tahun, atau bahkan 15 tahun sekali. Perlu diingat, renovasi membutuhkan dana yang lumayan besar. 

 

Artikel Terkait: Tips Merawat Rumah dengan Interior Dominan Warna Putih

 

Biaya renovasi ini juga cenderung naik setiap tahunnya. Jika renovasi yang diperlukan cukup berat, biaya renovasi yang dibutuhkan mungkin dapat setara dengan harga bangunan baru. 

 

  • Contoh harga bangunan baru: Rp4 miliar
  • Kenaikan harga material bangunan dan perabotan: 15% per tahun
  • Estimasi renovasi: 10 tahun lagi

 

Maka perhitungannya adalah Rp4 miliar x (1+0,15)^10 = Rp16,1 miliar. Inilah dana yang dibutuhkan untuk renovasi setelah 10 tahun. 

 

Solusi Mempersiapkan Biaya Perawatan Rumah

 

Kamu merasa biaya renovasi rumah terlalu mahal? Kamu bisa mengakalinya dengan renovasi sebagian rumah saja. 

 

Biaya perawatan rumah memang cukup menguras dompet. Karena itu, saat membeli rumah, kita harus memikirkan biaya perawatannya juga, bukan hanya biaya untuk membelinya. 

 

Artikel Terkait: Ingin Renovasi Rumah? Ikuti 8 Tips Ini Agar Nggak Menguras Bujet

 

Ingat, rumah yang besar dan mewah tentu akan memakan biaya perawatan yang besar pula. Kamu harus bisa memastikan penghasilanmu sanggup menanggung seluruh biaya itu. 

 

Untuk merawat rumah, biayanya mungkin akan memakan setidaknya 10 persen dari penghasilan per bulan. Jadi, pastikan kamu sudah menyiapkan alokasi khususnya, ya.