SWARA – Di tahun 2020 nanti, kira-kira suasana baru apa yang ingin kamu bangun? Apakah suasana itu berkaitan dengan suasana rumah di mana kamu memilih untuk mengerjakan semua pekerjaanmu lebih banyak di rumah? Jika ya, ada baiknya kamu melakukan renovasi rumah.

 

Artikel Terkait: Tengah Mempersiapkan Tahun 2020? Baca Ini

  1. 4 Tren Warna Interior yang Cocok di Tahun 2020
  2. Yuk, Kenal 3 Karakter Utama Film NKCTHI yang Tayang Januari 2020!
  3. Yuk, Pahami Tentang Bonus Demografi di Tahun 2020 dan Dampaknya Bagi Perekonomian Indonesia

 

Merenovasi rumah memang ide yang tepat dilakukan di tahun 2020. Namun, kamu harus melakukannya dengan tepat. Untuk itu, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Pastikan kamu melakukan 6 langkah di bawah ini, ya!

 

1. Pilih skala piroritas

Ya namanya juga manusia, pasti memiliki sifat konsumtif dan nggak gampang puas. Kalau diturutin, renovasi rumah jatuhnya nggak habis-habis. Semuanya pengin direnovasi tapi akhirnya biaya jadi membengkak. Jadi, akan lebih baik untuk memilih skala prioritas, mana yang harus lebih dulu direnovasi. 

 

2. Utamakan rencana jangka panjang

Saat merenovasi rumah, ada baiknya kamu mengutamakan rencana jangka panjang. Jadi kalau harus keluar biaya, ya keluar satu kali saja saat itu juga. Jadi biar nanti-nanti kamu nggak harus renovasi lagi. Well, tentunya kamu sudah tahu, kalau setiap tahun biaya renovasi rumah itu selalu bertambah?

 

3. Gunakan material bekas yang masih layak

Renovasi rumah itu nggak harus dengan material baru, kok. Jika di gudang ada material bekas yang masih layak dan pantas, kenapa nggak digunakan saja? Toh, akhirnya jatuh lebih hemat dan nggak boros.

 

4. Cermat dalam penghitungan renovasi

Dalam menghitung biaya renovasi rumah, kamu perlu cermat menghitung biaya renovasi dari awal, biaya material, sampai finishing. Dalam penghitungan ini, pastilah ada material utama dan juga material tambahan. Material utama ini adalah material yang wajib untuk dibeli. Sedangkan material tambahan adalah material sekunder yang biasanya berbau dekorasi. Jadi kamu harus cermat, ya.  

 

Artikel Terkait: Perhatikan Ini Biar Hemat Saat Renovasi

  1. 7 Kiat Jitu Menghemat Bujet Renovasi Rumah
  2. Ternyata Gipsum Bisa Jadi Pilihan Hemat Biaya Konstruksi Rumah, Lho!
  3. Renovasi Rumah di Bawah Rp5 Juta? Berikut Rinciannya!

 

5. Pilih sistem bayar tukang

Sistem pembayaran tukang ini juga yang harus kamu perhatikan. Pasalnya ada dua jenis sistim pembayaran jasa tukang, mau harian, atau borongan. Menurut hemat saya, kalau renovasi rumahmu tergolong besar, ada baiknya menggunakan sistem borongan. Namun, kalau renovasi sederhana, kamu bisa memilih sistem harian saja.

 

6. Pilih sistem borongan penuh

Ada lagi sistem pembayaan berupa borongan penuh. Sistem borongan penuh ini merupakan sistem pembayaran untuk jasa tukang dan juga material. Jadi kalau kamu memilih sistem ini sudah nggak perlu repot untuk menyiapkan materialnya. Hanya saja, jatuhnya pasti nggak hemat.

 

Itu dia 6 langkah yang harus kamu perhatikan dalam merenovasi rumah. Dengan memperhatikan 6 langkah di atas, penghitunganmu pun jadi lebih hemat. Selamat merenovasi rumah!