Edukasi & Inspirasi Finanasial dari Amar Bank

 

Bagi para single parent, kebutuhan bulanan mungkin tidak bisa selalu dipenuhi dengan cara yang mudah. Tidak seperti orang lain, kamu harus bisa bekerja sambil mengurus anak seorang diri. 

 

Supaya kebutuhan bulanan tetap bisa terpenuhi dengan baik, kamu harus memastikan kalau kondisi keuanganmu tetap terjaga. 

 

Cara Single Parent Mengelola Keuangan untuk Penuhi Kebutuhan Bulanan

 

Kalau kamu ingin bisa memenuhi kebutuhan bulanan dengan maksimal, pastikan kamu melakukan cara bijak mengelola keuangan untuk single parent berikut ini:

 

Tunaiku dari Amar Bank bisa bantu kamu memenuhi kebutuhan bulanan. Cari tahu di sini.

 

1. Mengandalkan pendapatan pasif

 

Pendapatan pasif adalah pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan pekerjaan khusus secara aktif. Contohnya ketika kamu mendapat penghasilan bulanan dari bisnis kos-kosan, atau mendapatkan bunga reguler dari investasi.

 

Karena kamu bekerja seorang diri, penghasilan utamamu mungkin terbatas. Dengan memanfaatkan pendapatan pasif, kamu bisa dapat pemasukan tambahan secara rutin.

 

Salah satu cara mendapat pendapatan pasif adalah berinvestasi di obligasi. Setiap bulan, kamu akan mendapat kupon dari obligasi tersebut. Kupon itu akan jadi pendapatan pasifmu. 

 

2. Gunakan asuransi

 

Biaya kesehatan juga bisa menjadi kebutuhan bulanan untukmu dan anakmu. Ada baiknya, sejak awal gunakan asuransi untuk memenuhi kebutuhan yang berhubungan dengan kesehatan.

 

Nantinya, asuransi itu bisa dipakai untuk check up bulanan anak, atau ketika akan membeli obat. Kamu tidak perlu mengeluarkan biaya khusus untuk hal tersebut, karena sudah akan ditanggung oleh asuransi.

 

Kalau asuransi masih belum bisa memenuhi kebutuhan medis, kamu bisa coba pakai Tunaiku dari Amar Bank untuk dapat dana tambahan. Cari tahu di sini!

 

3. Mempersiapkan dana darurat

 

Jangan abaikan pentingnya memiliki dana darurat. Dana darurat harus ada sebagai upaya antisipasi keadaan darurat, misalnya saat kamu tiba-tiba kehilangan pekerjaan.

 

Sebagai single parent, berhenti bekerja artinya tidak ada pemasukan untuk keluarga. Tanpa dana darurat, kamu akan kesulitan memenuhi kebutuhan bulanan nantinya. 

 

Karena itu, siapkanlah dana darurat sejak dini. Bagi para single parent, jumlah dana darurat yang disarankan setara dengan enam bulan pengeluaran kebutuhan bulanan. 

 

Artikel Terkait: 5 Cara Bijak Memilih Jenis Asuransi Anak

 

4. Menabung dengan tujuan spesifik

 

Pinjaman Uang Online Aman Terdaftar di OJK

 

Memiliki dana darurat memang penting, tapi kamu juga perlu menabung untuk tujuan yang spesifik. Misalnya, buatlah tabungan khusus untuk dipakai saat anak akan mengikuti kursus.

 

Mungkin saat ini anak belum ikut kursus apapun. Dari sekarang, kamu bisa mulai mempersiapkan dananya dengan membuat tabungan khusus untuk biaya kursus. 

 

Nantinya, biaya kursus akan menjadi kebutuhan bulanan yang baru bagi para single parent. Dengan mempersiapkan tabungan dari sekarang, setidaknya kebutuhan baru itu tidak akan terasa memberatkan.

 

5. Buat daftar pengeluaran bulanan

 

Sejak awal, cobalah untuk membuat daftar pengeluaran bulanan sesuai dengan kebutuhan. Catat apa saja pengeluaranmu setiap harinya, dan berapa total pengeluaran tersebut dalam sebulan.

 

Dengan begitu, kamu bisa tahu berapa besaran biaya yang diperlukan untuk setiap pos pengeluaran. Di bulan berikutnya, kamu bisa membuat perkiraan anggaran. 

 

Artikel Terkait: Orang Tua Bekerja Tetap Bisa Mendidik Anak, Berikut Panduannya

 

Mulailah dengan mencatat total kebutuhan bulanan untuk pendidikan anak, untuk makan, untuk kebutuhan di rumah, dan lain sebagainya. 

 

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan oleh para single parent untuk memenuhi kebutuhan bulanan. Meski bekerja seorang diri, bukan berarti kamu tidak bisa mencukupi kebutuhan keluarga dengan maksimal.

 

Penghasilanmu tidak cukup untuk menutupi kebutuhan bulanan anak? Coba pakai Tunaiku dari Amar Bank, deh. Kamu bisa dapatkan pinjaman secara aman karena sudah terdaftar di OJK. Cek DI SINI.