Salah satu hal yang paling ingin dijalani publik setelah pandemi usai adalah liburan, khususnya bersama keluarga. Liburan keluarga bisa dilakukan baik untuk destinasi yang jauh maupun yang dekat.

 

Akan tetapi, seringkali liburan memerlukan biaya yang besar. Tentunya kamu tidak mau kalau liburan yang menyenangkan malah membuat kantong jebol, bukan? 

 

Mengalokasikan dana untuk pembayaran tiket transportasi, hotel, akomodasi, berbelanja, dan keperluan lainnya menjadi syarat mutlak yang harus dilakukan. Ini diperlukan agar momen liburan keluargamu tetap berakhir menyenangkan.

 

Jangan sampai, di tengah liburan keluarga, kamu mengalami kekurangan dana hanya karena tidak melakukan perencanaan yang matang.

 

Tips Merencanakan Liburan Keluarga

 

Ada sejumlah hal yang perlu kamu persiapkan ketika merencanakan liburan keluarga. Perlu diingat bahwa liburan bersama keluarga butuh persiapan lebih kompleks dibandingkan berlibur seorang diri. Berikut saya berikan panduan agar persiapan liburanmu semakin matang.

 

1. Tetapkan tujuan wisata

 

Menetapkan destinasi liburan dilakukan untuk menghitung berapa dana wisata yang kamu dan keluargamu butuhkan. Memilih destinasi liburan keluarga yang bergengsi sebenarnya sah-sah saja. 

 

Namun konsekuensinya, sejak jauh hari kamu harus mempersiapkan dana yang besar.

 

Seberapa pun besarnya kebutuhan dana, selama itu sudah direncanakan dengan baik, maka keuangan kamu dan keluargamu tidak akan terganggu.

 

Dengan menetapkan tujuan wisatamu sejak awal, kamu juga bisa mengendalikan dana perjalanan agar tidak membengkak. Bila tempat tujuan wisatamu sudah jelas, kamu juga bisa menentukan biaya dan jenis transportasi untuk mencapai destinasi tersebut.

 

2. Tentukan durasi liburan

 

Menentukan berapa lama waktu perjalanan juga diperlukan agar perjalanan liburan bisa kamu nikmati dengan optimal. Durasi dan destinasi yang dituju akan sangat berpengaruh pada besaran dana wisata yang dibutuhkan.

 

Perjalanan yang terlalu singkat mungkin terasa kurang karena banyak hal belum dieksplorasi. Namun, perjalanan yang terlalu lama juga dapat memicu rasa bosan, terutama untuk destinasi yang suadh pernah dikunjungi.

 

Artikel Terkait: Menikmati Liburan Bersama Keluarga

  1. 7 Destinasi Liburan Hongkong yang Seru Bareng Keluarga
  2. Sering Liburan, Ini Solusi Hemat dan Cerdas Saat Staycation
  3. Tips Bisa Liburan Lancar Bersama Bayi di Bawah 1 Tahun

 

3. Manfaatkan promo

 

Liburan memang kerap menguras kocek. Namun, jika kamu tahu cara menyiasatinya, maka biaya yang harus kamu keluarkan tidaklah semahal yang kamu kira.

 

Untuk biaya-biaya akomodasi pokok seperti tiket dan penginapan, kamu bisa mendapatkan harga miring jika memanfaatkan promo yang kerap diberikan oleh hotel maupun maskapai penerbangan. 

 

Stimulus yang diberikan pemerintah untuk pemulihan sektor pariwisata juga membuat biaya akomodasi menjadi lebih murah untuk beberapa waktu ke depan.

 

Pinjaman Uang Online Mudah Cicilan Ringan 20 Bulan

 

Selain itu, berangkat berlibur bukan pada puncak musim liburan juga jadi cara lain untuk menghemat biaya. Biasanya, harga tiket pesawat dan hotel akan lebih murah saat peak season sudah berlalu.

 

Cara lain untuk berhemat adalah dengan membeli dan memesan tiket jauh-jauh hari untuk mendapatkan harga yang lebih murah dan memudahkan kamu dalam penyiapan dananya.

 

4. Rencanakan dana untuk berbelanja

 

Tidak jauh berbeda dengan rutinitas sehari-hari, kamu perlu membuat perencanaan batas maksimal berbelanja. Lakukanlah dengan skala prioritas dan menentukan barang-barang seperti apa yang akan dibeli. Hal ini sangat berguna agar liburan keluargamu terhindar dari pemborosan.

 

Catatan juga untuk para shopaholic, hindarilah membeli barang-barang yang tidak perlu dan tidak memiliki nilai fungsional.

 

5. Siapkan biaya yang tak terduga

 

Menyisihkan sebagian dana untuk hal-hal yang tidak diinginkan adalah keputusan bijak saat berwisata. Ada banyak hal tak terduga yang bisa terjadi dalam liburanmu. 

 

Misalnya, bila kamu kehilangan handphone di tengah liburanmu, tentu kamu harus menguras kocek untuk membeli handphone baru.

 

Pastikan juga kamu masih mengalokasikan sebagian dana yang jumlahnya tidak terlalu besar untuk keperluan uang tips, taksi, dan ongkos lainnya.

 

Liburan Keluarga ke Luar Negeri

 

Selain kelima panduan di atas, khusus untuk perencanaan liburan keluarga ke luar negeri, kamu juga perlu menyiapkan sejumlah hal lain agar perjalanan liburanmu tidak berantakan.

 

1. Asuransi kesehatan

 

Dilansir dari The Telegraph, risiko gangguan kesehatan saat melakukan liburan di luar negeri cukup tinggi sehingga kamu perlu merogoh kocek tambahan untuk membeli asuransi kesehatan yang manfaatnya dapat digunakan di negara yang kamu tuju.

 

Pasalnya, penanganan beberapa gangguan kesehatan ringan membutuhkan biaya sangat besar di sejumlah negara. 

 

Sebagai contoh, masih dilansir dari The Telegraph, jika kamu mengalami patah tangan di Spanyol, maka biaya pengobatan rumah sakit perlu kamu bayarkan mencapai 11.000 euro atau dalam kurs rupiah mencapai Rp195 juta (kurs Rp17.500 per euro).

 

2. Siapkan alat pembayaran

 

Kamu perlu matangkan perencanaan perjalan liburan keluargamu di luar negeri sebelum kamu menukarkan rupiahmu dengan mata uang negara setempat. Pilihlah lembaga penukar uang yang terakreditasi.

 

Ini penitng agar kamu mendapatkan nilai tukar yang sesuai dan tidak merugikan.

 

Kamu juga bisa melakukan riset dan mempelajari cara menggunakan sistem pembayaran online yang mungkin akan digunakan di negara tujuan kamu berlibur.

 

Contohnya seperti cara menggunakan WeChat Pay di China dan cara memakai T-Money di Korea Selatan. Jika kamu bergantung pada kartu kredit, maka kamu harus bersiap dengan biaya ekstra yang lebih tinggi untuk setiap transaksi. 

 

Itulah beberapa tips yang bisa kamu perhatikan ketika akan merencanakan liburan keluarga. Buatlah perencanaan yang matang supaya liburanmu terasa menyenangkan.