SWARA – Jelang akhir tahun, banyak yang mulai merencanakan liburan ke luar kota. Akan tetapi, karena pandemi Covid-19 masih belum usai, ada banyak syarat-syarat baru untuk liburan akhir tahun ini. 

 

Kalau kamu sudah merencanakan liburan, sebaiknya kenali dulu apa saja syarat-syarat serta protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Sebab, pengawasan terhadap protokol ini cukup ketat, sehingga akan menyulitkan kamu kalau tidak diikuti dengan tertib. 

 

Kebijakan Pemerintah Mengenai Liburan Akhir Tahun

 

Pemerintah secara resmi memangkas waktu libur Natal dan Tahun Baru sebanyak tiga hari. Hari libur yang dipangkas ada di tanggal 28-30 Desember 2020, yang awalnya merupakan hari Cuti Bersama sebagai pengganti Cuti Bersama di Idul Fitri. 

 

Dengan dipangkasnya waktu libur tersebut, maka kini libur akhir tahun hanya ada pada tanggal 24-25 Desember 2020 serta 31 Desember 2020 dan 1 Januari 2021. Tanggal 24 dan 31 Desember 2020 dijadikan sebagai pengganti Cuti Bersama Idul Fitri.

 

Pemangkasan jadwal liburan akhir tahun ini dilakukan guna meminimalisir penyebaran kasus virus corona yang tidak terduga. Bahkan, bukan hanya mengurangi Cuti Bersama, pemerintah juga mengeluarkan surat edaran khusus untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru.

 

Dalam Surat Edaran no. 3/2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19, orang-orang yang akan melakukan perjalanan diharuskan menunjukkan hasil negatif rapid test antigen.

 

Setiap daerah juga menetapkan kebijakan masing-masing untuk mengantisipasi kedatangan pengunjung saat liburan Natal dan Tahun Baru. Protokol kesehatan yang harus kamu ikuti juga berbeda-beda, tergantung transportasi yang digunakan untuk berpergian. 

 

Zona Merah yang Sebaiknya Dihindari Saat Libur Akhir Tahun

 

Beberapa daerah di Indonesia telah dikategorikan sebagai daerah di zona merah, yaitu daerah dengan angka penyebaran kasus Covid-19 yang masih cenderung tinggi. 

 

Dikutip dari Detik, ada 64 daerah yang tercatat sebagai zona merah sejak 6 Desember lalu. Berikut ini daerah-daerah tersebut: 

 

  1. Kota Palembang, Sumatera Selatan
  2. Minahasa, Sulawesi Utara
  3. Minahasa Utara, Sulawesi Utara
  4. Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara
  5. Kota Manado, Sulawesi Utara
  6. Kota Tomohon, Sulawesi Utara
  7. Konawe Utara, Sulawesi Tenggara
  8. Morowali, Sulawesi Tengah
  9. Kota Palu, Sulawesi Tengah
  10. Bantaeng, Sulawesi Selatan
  11. Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur
  12. Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
  13. Maluku Tenggara Barat, Maluku
  14. Kota Tarakan, Kalimantan Utara
  15. Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah
  16. Kapuas, Kalimantan Tengah
  17. Seruyan, Kalimantan Tengah
  18. Lamandau, Kalimantan Tengah
  19. Gunung Mas, Kalimantan Tengah
  20. Barito Timur, Kalimantan Tengah
  21. Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah
  22. Tuban, Jawa Timur
  23. Kota Blitar, Jawa Timur
  24. Kota Malang, Jawa Timur
  25. Kediri, Jawa Timur
  26. Jember, Jawa Timur
  27. Banyuwangi, Jawa Timur
  28. Kebumen, Jawa Tengah
  29. Purworejo, Jawa Tengah
  30. Wonosobo, Jawa Tengah
  31. Wonogiri, Jawa Tengah
  32. Sragen, Jawa Tengah
  33. Blora, Jawa Tengah
  34. Rembang, Jawa Tengah
  35. Pati, Jawa Tengah
  36. Semarang, Jawa Tengah
  37. Temanggung, Jawa Tengah
  38. Kendal, Jawa Tengah
  39. Batang, Jawa Tengah
  40. Tegal, Jawa Tengah
  41. Brebes, Jawa Tengah
  42. Kota Surakarta, Jawa Tengah
  43. Kota Salatiga
  44. Kota Tegal, Jawa Tengah
  45. Garut, Jawa Barat
  46. Majalengka, Jawa Barat
  47. Karawang, Jawa Barat
  48. Bekasi, Jawa Barat
  49. Bandung Barat, Jawa Barat
  50. Kota Bandung, Jawa Barat
  51. Kota Depok, Jawa Barat
  52. Kota Cimahi, Jawa Barat
  53. Kerinci, Jambi
  54. Tebo, Jambi
  55. Jakarta Selatan, DKI Jakarta
  56. Sleman, DI Yogyakarta
  57. Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta
  58. Bengkulu Tengah, Bengkulu
  59. Kota Bengkulu, Bengkulu
  60. Serang, Banten
  61. Kota Tangerang, Banten
  62. Kota Tangerang Selatan, Banten
  63. Tabanan, Bali
  64. Gianyar, Bali

 

Syarat Perjalanan di Setiap Daerah Saat Liburan Akhir Tahun

 

Setiap daerah memberlakukan syarat bagi para pendatang yang akan masuk ke kotanya saat liburan akhir tahun. Berikut ini rincian syarat berdasarkan daerah:

 

  • Jawa Tengah

 

Pemerintah provinsi Jawa Tengah sudah menetapkan syarat baru bagi pendatang yang datang selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Dikutip dari Kompas, berikut ini rangkuman syarat perjalanan di Jawa Tengah:

 

  1. Tamu hotel dan restoran membawa hasil tes negatif rapid test antigen. 

 

  1. Kewajiban membawa hasil tes negatif rapid test antigen berlaku dari tanggal 24-31 Desember 2020.

 

  1. Pengadaan rapid test antigen acak di area perbatasan dan tempat wisata Jawa Tengah. Total ada 11 titik pengadaan rapid test antigen acak, termasuk di Borobudur, Lawangsewu, dan lain sebagainya.

 

  1. Kewajiban membawa hasil tes negatif rapid test antigen berlaku bagi pendatang dari segala jenis kendaraan, baik umum maupun pribadi.

 

  1. Pencegatan bagi pendatang tidak akan dilakukan di Solo.

 

  • Bali

 

Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang berencana untuk menghabiskan liburan akhir tahun di Bali. Berikut ini syarat masuk Bali selama masa liburan: 

 

  1. Menunjukkan surat keterangan hasil uji swab test yang diambil maksimal 7 hari sebelum keberangkatan.

 

  1. Menunjukkan hasil rapid test antigen negatif untuk perjalanan darat dan laut.

 

  1. Wajib mengisi electronic Heart Alert Card (e-HAC) melalui aplikasi yang diunduh secara online

 

  1. Wajib selalu membawa surat keterangan hasil uji negatif dari swab test selama bepergian di Bali. 

 

  1. Batas maksimal hasil swab test yang bisa digunakan maksimal H-2 sebelum keberangkatan.

 

  • Yogyakarta

 

Pemerintah Yogyakarta juga mengikuti imbauan dari pemerintah pusat untuk menerapkan syarat khusus bagi pendatang di masa libur Natal dan Tahun Baru. Syarat untuk pendatang di Yogyakarta antara lain: 

 

  1. Menunjukkan hasil uji negatif dari rapid test antigen paling lambat H-7 sebelum keberangkatan.

 

  1. Pembatasan jam operasional di tempat wisata hanya dari 09.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB mulai dari 24 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021.

 

  1. Mewajibkan pengelola hotel untuk meminta hasil rapid test antigen sebelum menerima pengunjung. 

 

Bukti hasil negatif dari rapid test antigen juga dijadikan salah satu syarat untuk masuk ke kota-kota besar lainnya di Indonesia, salah satunya Jakarta. Jika kamu berencana untuk melakukan perjalanan selama liburan akhir tahun, pastikan untuk mengetahui syarat-syarat ini dan mematuhinya dengan tertib.