SWARA – Hingga saat ini, kasus penyebaran virus Covid-19 di Indonesia tak kunjung membaik. Bahkan, mulai muncul klaster keluarga sebagai klaster penyebaran baru di era new normal. Melihat situasi Indonesia yang masih belum kondusif, sejumlah negara mengeluarkan peringatan perjalanan untuk warganya.

 

Dengan diberlakukannya peringatan perjalanan, kunjungan warga Indonesia ke sejumlah negara dibatasi. Warga di negara-negara tersebut pun dilarang untuk mengunjungi Indonesia selama angka kasus masih belum mengalami penurunan.

 

Kalau kamu sudah merencanakan kegiatan bisnis atau liburan ke luar negeri, kamu mungkin perlu memperhatikan daftar negara yang memberlakukan peringatan perjalanan dari dan ke Indonesia berikut ini.

 

 

  • Amerika Serikat (AS)

 

Belum lama ini, Center of Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menyatakan peringatan level 3 kepada warga AS yang akan melakukan perjalanan ke Indonesia. Hal ini dilakukan karena melihat tingginya resiko penyebaran virus corona di Indonesia

 

Dikutip dari Kompas, peringatan level 3 merupakan peringatan untuk menghindari masuk ke Indonesia kecuali dalam keadaan mendesak. Menurut pihak CDC, apabila ada warga AS yang terjangkit di Indonesia, mereka akan kesulitan untuk mendapatkan penanganan dengan sumber daya yang memadai.

 

  • Malaysia

 

Sama seperti AS, peringatan perjalanan dari pemerintah Malaysia ke Indonesia juga baru dikeluarkan belum lama ini. Malaysia melarang Warga Negara Indonesia (WNI) masuk ke negara mereka, tetapi tidak melarang WNI yang ingin meninggalkan Malaysia.

 

Tidak hanya Indonesia, Malaysia juga mengeluarkan peringatan perjalanan ke 22 negara lainnya. Bagi kamu yang hendak mengunjungi teman atau keluarga di Malaysia, hal tersebut mungkin perlu ditunda selama beberapa waktu. 

 

  • Australia

 

Australia telah mengeluarkan peringatan perjalanan dari Indonesia sejak Maret 2020 lalu. Dilansir dari Kompas, Indonesia menjadi negara kelima yang ikut disertakan dalam peringatan tersebut. 

 

Sebelumnya, Australia hanya mengeluarkan peringatan untuk sejumlah negara dengan kasus Covid-19 tertinggi, seperti Cina, Iran, Korea Selatan, dan Italia.

 

  • Finlandia

 

Pemerintah negara Finlandia memberikan imbauan pada warga negaranya untuk membatasi perjalanan ke Indonesia. Sama dengan peringatan di negara AS, perjalanan ke Indonesia tetap diperbolehkan namun hanya untuk kepentingan yang mendesak.

 

Di laman resmi Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Finlandia, dinyatakan bahwa perawatan di Indonesia masih belum memenuhi standar perawatan Covid-19 di negara-negara Eropa. WNI yang tinggal di Finlandia dianjurkan untuk mengikuti protokol kesehatan dan aturan yang telah ditetapkan di negara tersebut.  

 

  • Jepang

 

Indonesia menjadi salah satu dari 100 negara yang dimasukkan ke dalam daftar larangan perjalanan oleh pemerintah Jepang. Akan tetapi, larangan ini hanya bersifat sementara sampai kondisi penyebaran Covid-19 di Indonesia membaik.

 

Peringatan perjalanan dari pemerintah Jepang bersifat fleksibel. Apabila seseorang memiliki kepentingan mendesak, pemerintah Jepang bisa memberikan izin masuk ke dalam negaranya. Meski begitu, akan ada proses yang ketat dalam pemberian izin masuk tersebut. 

 

  • Arab Saudi

 

Sejak pandemi Covid-19 melanda, Arab Saudi membatasi seluruh perjalanan internasional dari dan ke negara mana pun. Hingga saat ini, pemerintah setempat masih memberlakukan larangan tersebut dengan ketat.

 

Dikutip dari Kompas, beberapa pengecualian diberikan apabila diperlukan penerbangan untuk keperluan kemanusiaan, repatriasi, serta medis dan evakuasi. Tentunya, penerbangan itu baru akan diperbolehkan setelah mendapatkan izin dan melalui prosedur perizinan dengan pihak yang berwenang.

 

Itulah beberapa negara yang mengeluarkan peringatan perjalanan dari dan ke Indonesia selama masa pandemi. Untuk bisa masuk atau keluar dari negara-negara tersebut, kamu harus melalui proses perizinan yang panjang dan ketat.