Beranda > Gaya Hidup > Fast Food: Makanan Favorit Saat Deadline, Solusi Cepat Menuju Obesitas

Fast Food: Makanan Favorit Saat Deadline, Solusi Cepat Menuju Obesitas

Fast Food: Makanan Favorit Saat Deadline, Solusi Cepat Menuju Obesitaswatermark

TUNAIKU.COM – Di kantor, saya sering lembur untuk mengejar target deadline. Kalau sudah begini, saat perut mulai keroncongan, saya dan teman-teman di kantor sering kali memilih fast food sebagai menu makan malam. Gerainya dekat, harganya pas, cepat dan enak. Cocok banget, kan?

 

Ya, fast food  memang sering kali jadi pilihan terbaik bagi saya dan rekan kerja kalau sedang lembur di kantor. Meski pun, tentunya kami sadar kalau fast food  ini enggak sehat kalau terlalu sering di konsumsi, apalagi untuk makan malam. Ya itu, kalorinya besar banget. Obesitas dan penyakit lainnya seperti jantung koroner, diabetes bahkan beberapa jenis kanker bisa jadi mengincar kita.

 

Sebagai sesama (mungkin) pengonsumsi rutin fast food, saya cuma ingin berbagi beberapa alasan yang saya temukan tentang kenapa fast food  ini sangat berbahaya bagi kesehatan kalau terlalu sering dikonsumsi. Juga tentunya bagaimana mencari alternatif pilihan makanan lain saat deadline agar nggak selalu tergantung pada fast food. Ya, fast food  memang jadi makanan favorit saat deadline, solusi cepat menuju obesitas.

 

Seberapa kurang sehat dan bahaya fast food?

Dari pengertiannya, fast food adalah jenis makanan yang sudah dimasak dalam jumlah besar sehingga bisa cepat disajikan (fast food). Karena sudah mengalami proses pemasakan terlebih dahulu, fast food pun kehilangan banyak zat gizi penting, seperti vitamin dan mineral. Akibatnya, saat dalam tubuh zat-zat gizi jadi lebih cepat hilang, metabolisme ­­tubuh pun jadi kurang baik.

Seperti yang sudah kita tahu, fast food ada yang dijual di restoran seperti burger, ayam goreng, hot dog atau kentang goreng. Ada juga yang bersifat instan yang bisa kita masak sendiri seperti mie instan, nugget, bubur ayam instan, pizza beku, dan lainnya.

Sekali dua kali makan fast food dalam satu bulan masih bisa ditoleransi. Tapi akan jadi masalah besar kalau kamu menjadikannnya kebiasaan setiap kali lagi deadline. Dua kali lipat deh bahayanya. Soalnya, fast food banyak mengandung processed carbohydrate, gula, lemak, dan sodium yang tinggi.

Inilah yang kemudian bahaya untuk tubuhmu. Karena kalau dikonsumsi dalam jumlah banyak dan rutin pasti akan menumpuk di tubuh dan menjadi obesitas. Apalagi akalu kamu adalah tipe orang yang malas berolahraga dan makan sayur atau buah seperti saya.

 

Artikel terkait: Gaya hidup yang harus diwaspadai agar bugar sampai tua

  1. Yuk, Perbaiki 5 Hal Ini Agar Tidak Merasa Jompo di Usia Muda
  2. Ini Alasan Kenapa Kamu Harus Tetap Olahraga Walau Sibuk Kerja
  3. Sebagai Pekerja, Kenapa Kita Merasa Selalu Sibuk dan Tak Punya Waktu untuk Santai?

 

Lebih jelasnya ini alasanmengapa pada fast food  bisa berbahaya bagi kesehatan.

 

1. Pemanis buatan dan lemak tanpa gizi

Ini jadi faktor utama untuk kenaikan berat  badan yang bisa berujung pada obesitas dan penyakit jantung.

 

2. Tingkat sodium yang tinggi

Sodium adalah elektrolit yang banyak terdapat di garam juga makanan kalengan atau cepat saji. Fungsinya adalah untuk mengatur kadar air dalam tubuh, juga berperan dalam impuls saraf dan kontraksi otor. Jumlah sodium dalam tubuh manusia nggak boleh lebi dari 500 mg atau sekitar seperempat sendok teh.

Konsumsi sodium berlebihan akan mengurangi kadar air dalam tubuh yang membuatmu merasa eneg. Lebih buruk lagi, bisa meningkatkan aliran dan tekanan darah sehingga mengarah pada penyakit darah tinggi, batu ginjal dan kanker perut.

 

3. Karbohidrat sederhana

Gampangnya, karbohidrat sederhana itu adalah karbohidrat yang hanya terdiri dari satu atau dua molekul gula. Cepat dicerna tubuh menjadi energi. Tapi karena itu, karbohidrat sederhana ini sangat bisa meningkatkan kadar glukosa (gula) darah. Dan tingginya gula darah adalah penyebab diabetes juga obesitas.

Beberapa contoh karbohidrat sederhana adalah nasi putih, juga tepung dari gandum putih yang sering digunakan sebagai bahan roti dan tepung pada makanan cepat saji atau instan.

Selain obesitas dan diabetes, terlalu banyak mengonsumsi fast food  juga bisa memunculkan masalah apda sistem pernapasanmu seperti napas pendek, wheezing (bersuara nyaring saat bernapas), apnea tidur (kesulitan bernapas saat tidur) dan asma.

 

Supaya nggak terlalu tergantung sama fast food  saat deadline, kamu bisa melakuan beberapa cara ini.

1. Rencanakan makan malam saat deadline

Kompakan dengan teman kantor, pesan katering saat deadline atau dari siang hari sudah rencanakan mau makan apa saat lembur nanti. Jadi bisa minta tolong OB untuk belikan yang lebih sehat dan nggak mendadak.

 

2. Jangan suka menunda makan atau menahan lapar

Makananlah sesuai jamnya. Kelamaan nunda kamu jadi malas cari makan, ujung-ujungnya fast food lagi, kan?

 

3. Siapkan camilan berat tapi sehat di kantor

Jadi saat kamu memang benar-benar lapar tapi nggak sempat keluar karena mengejar deadline, kamu punya stok untuk ganjal perut dengan makanan sehat. Setelah itu kamu bisa pulang dan makan malam yang sehat. Contoh camilannya bisa granola bar, biskuit kaya kalsium dan serat, atau buah-buahan seperti pisang.

 

4. Jangan biasakan makan di depan monitor atau di meja kerja

Ini bikin kamu jadi nggak fokus pada makanan dan merasa jadi belum makan secara layak. Kalau sudah berniat makan di meja kerja, pasti pilihan kamu nggak akan jauh dari fast food  yang praktis bisa dimakan di mana saja. Sediakan setidaknya 20 menit untuk angkat kaki dari meja kerja dan dapatkanlah makan malam yang layak.

 

5. Kalau pun terpaksa mengonsumsi fast food, hitung jatahnya

Kalau sudah dua kali dalam sebulan, berarti jatah kamu sudah habis. Jangan lupa seimangkan dengan mengonsumsi banyak serat melalui buah dan sayur, setelah kamu mengonsumsi fast food.

Itulah beberapa alasan dan tips yang bisa saya bagi agar kamu bisa mencoba untuk mengurangi konsumsi fast food seperti yang sedang saya coba lakukan. Ya, sesekali boleh, tapi jangan dijadikan kebiasaan. Semoga dengan membaca artikel ini kamu jadi lebih mawas diri ya!

 

Selagi kamu di sini…

Kami punya informasi singkat yang sayang sekali dilewatkan. Sudahkah kamu tahu tentang Tunaiku? Tunaiku merupakan pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Tunaiku bisa jadi solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu. Kebutuhan dadakan? Atau, butuh tambahan dana untuk kebutuhan tertentu? Kamu bisa ajukan Tunaiku!

 

Nggak mau ribet dan nggak pakai lama ajukan pinjaman? Klik di sini.

 

_______________________________________________________________________________________________________

Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett