SWARA – Mobil matic menjadi primadona bagi wanita kantoran karena mobil matic  membuat mereka mampu menerjang macet tanpa harus merasa lelah. Meski begitu, ada juga yang lebih suka dengan mobil manual karena lebih irit bahan bakar.
Apakah kamu masih bingung mau memilih mobil matic atau manual? Jika iya, pertimbangkan beberapa hal berikut ini sebelum membelinya agar kamu mendapatkan mobil yang sesuai dengan kebutuhanmu.
Artikel terkait: Informasi Seputar Kopi
- Cobain 7 Es Kopi Kekinian Ini, Enak dan Siap Usir Kantukmu
- Ingin Buka Usaha Coffee Shop? Ringankan Modal Lewat KTA Bunga Rendah
- 10 Kedai Kopi Kekinian yang Wajib Kamu Coba
Mobil Matic
Mobil matic tetap menjadi pilihan utama para pekerja kantoran yang sering terjebak macet. Alasannya adalah:
1. Cocok untuk daerah macet
Mobil matic cocok untuk digunakan di daerah macet seperti Jakarta, Surabaya, atau Bandung. Dengan mengendarai mobil matic kamu tidak akan merasa lelah karena menunggu macet berjam-jam karena kamu tidak perlu ribet ganti persneling setiap kali mau jalan dan hanya perlu menginjak rem dan gas.
2. Nyaman dikendarai
Buat kamu para wanita kantoran yang baru pertama kali mengendarai mobil, mobil matic bisa kamu pertimbangkan. Mobil matic lebih mudah untuk dikendarai. Jika mengendarai mobil manual, kedua kaki dan kedua tangan semua harus bekerja. Kamu pun membutuhkan fokus yang tinggi untuk mengoperasikan rem, gas, kopling, dan persneling dalam waktu bersamaan. Beda cerita kalau mengendarai mobil matic, tinggal menginjak gas dan rem saja. Kamu pun akan lebih nyaman beraktivitas dan tidak perlu takut cepat lelah.
3. Harga yang bersaing
Mobil matic mempunyai harga jual yang cukup baik. Jadi, kalau kamu membeli dengan harga yang cukup mahal, maka kamu tidak perlu khawatir kalau menjualnya lagi karena harganya tidak akan turun terlalu jauh.
Meski begitu, mobil matic juga memiliki kekurangan. Beberapa di antaranya adalah:
1. Harga lebih mahal
Dibandingkan dengan mobil manual, harga mobil matic tentu lebih mahal. Namanya juga membeli kualitas dan kenyamanan, maka kita juga harus siap mengeluarkan uang lebih.
2. Kurangnya akselerasi
Ini dia tantangan terbesar mempunyai mobil matic. Mobil jenis ini masih kalah dengan mobil manual soal akselerasi (percepatan). Mobil ini tidak bisa dibawa ke area dengan jalanan menanjak seperti Dieng, sehingga mobil ini kurang cocok untuk kamu yang suka adventure. Selain itu, mobil matic juga rawan meluncur bebas saat digunakan di jalanan menurun yang curam.
3. Membutuhkan perawatan ekstra
Mobil matic membutuhkan perawatan ekstra bila dibandingkan dengan mobil manual. Kamu harus rajin mengganti oli transimisi. Masalah penggunaan rem, karena tidak memiliki engine brake, kamu patut waspada kalau sampai kehilangan daya cengkeraman rem.
4. Boros bahan bakar
Kalau mau membandingkannya dengan mobil manual, mobil matic tentu saja lebih boros bahan bakar. Karena semua serba otomatis, maka mobil matic memakan lebih banyak bahan bakar.
Artikel terkait: Rekomendasi Mobil untuk Beraktivitas
- 4 Rekomendasi Mobil Ramah Lingkungan Ber-DP dan Cicilan Murah, Pilih Mana?
- Tertarik Membeli Mobil Keluarga? Simak 7 Rekomendasi Ini!
- 10 Rekomendasi Mobil yang Cocok untuk Perempuan Muda
Mobil Manual
Mobil manual biasa dilirik orang-orang yang suka berpetualang. Mesinnya yang bandel dan kua, membuat mobil manual bisa dipakai di berbagai medan. Inilah beberapa kelebihan dari mobil manual.
1. Hemat biaya perawatan
Mobil manual termasuk mobil yang tidak terlalu rewel. Dengan perawatan standar, mobil tetap bisa dipakai dengan kualitas yang bagus. Jika memang kamu tidak memiliki uang yang cukup untuk perawatan, kamu bisa memilih mobil manual. Selain itu, mobil manual juga lebih irit bahan bakar.
2. Punya akselerasi jempolan
Mobil manual bisa digunakan di medan apapun. Kalau memang area kerjamu di area pegunungan dengan jalanan naik-turun, sangat disarankan untuk memilih mobil manual yang lebih terjamin keamanannya.
3. Lebih fleksibel
Tiap orang pasti mempunyai gaya menyetir yang berbeda-beda. Hal ini tidak akan berlaku kalau kamu memakai mobil matic karena semua sudah otomatis tinggal menginjak gas saja. Tapi lain ceritanya kalau kamu memakai mobil manual. Kamu bebas mengendarainya sesuai dengan gaya menyetirmu. Jadi, lebih fleksibel sekaligus menantang.
Selayaknya mobil matic, mobil manual juga memiliki kekurangan. Di antaranya adalah:
1. Sulit untuk dikendarai
Mengendarai mobil manual membutuhkan keahlian, kecermatan, dan keberanian. Kamu ditantang untuk bisa mengontrol kemudi, rem, kopling dalam waktu bersamaan. Belajar menyetir mobil manual cenderung makan waktu yang lama.
2. Kurang praktis dan membuat cepat lelah
Mengendarai mobil manual seharian bisa membuat kamu cepat lelah karena semuanya menggunakan tenaga manual.. Mobil jenis ini memang kurang praktis dan kurang nyaman.
Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari mobil manual dan matic. Keduanya sama-sama bagus. Jadi, pilih saja mobil yang sesuai dengan kebutuhanmu.
Dapatkan kredit tanpa agunanmu sekarang juga hanya di Tunaiku.
Klik di sini untuk ajukan pinjaman sebesar Rp2-20 juta rupiah dengan waktu angsuran 6-20 bulan!
DEWI AYU NURJANAH