SWARA – Meminjam uang di pinjaman online bisa jadi solusi bagi kamu yang memerlukan dana cepat. Akan tetapi, saat ini ada banyak sekali kasus yang terjadi akibat tidak bisa bayar utang pinjaman online

 

Sebenarnya, semakin cepat kamu melunasi utang pinjaman, tentunya akan semakin baik. Kalau dibiarkan menumpuk, kamu hanya akan mendatangkan kerugian bagi dirimu sendiri. 

 

Akibat Tidak Bisa Bayar Utang Pinjaman Online

 

Kamu mungkin sudah sering membaca berita negatif mengenai dampak buruk dari gagal bayar pinjaman online. Jika kamu tidak bisa membuat strategi pelunasan dengan baik, kamu juga akan mengalami hal yang serupa. 

 

Ketika kamu tidak bisa bayar utang pinjaman online tepat waktu, kamu akan merasakan dampak negatif berupa:

 

  • Stres

 

Banyak orang dilanda stres ketika mengalami masalah finansial, khususnya ketika memiliki utang yang menumpuk. Bahkan, tak jarang stres bisa mengacu ke masalah mental lainnya, seperti depresi. 

 

Selama kamu belum melunasi utangmu, kamu akan terus ditagih oleh pihak pinjaman online. Ini mungkin akan sampai berdampak ke kehidupan pribadimu, mengganggu aktivitas sehari-hari. Inilah yang bisa memicu stres. 

 

  • Dilaporkan ke OJK

 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bukan hanya mengawasi kegiatan yang dilakukan oleh pinjaman online, tapi juga para nasabah yang meminjam. Ketika kamu gagal melunasi utang, pihak pinjaman online berhak untuk melaporkanmu ke SLIK OJK.

 

SLIK OJK merupakan catatan milik OJK yang berisi data informasi seputar riwayat kredit para peminjam. Nasabah yang gagal bayar bisa masuk ke daftar hitam di SLIK OJK ini. Kalau sudah begitu, kamu pasti akan kesulitan mengajukan pinjaman lagi di kemudian hari, baik pinjaman di fintech yang sama maupun fintech yang berbeda.

 

  • Denda dan bunga menumpuk

 

Hanya karena kamu tidak bisa bayar utang pinjaman online, bukan berarti utang tersebut akan lunas dengan sendirinya. Semakin lama kamu menunda pembayaran cicilan, maka akan semakin menumpuk denda dan bunga yang juga perlu kamu bayarkan.

 

Denda dan bunga yang semakin tinggi hanya akan memberatkanmu. Menunda-nunda pembayaran akan membuat kamu semakin kesulitan melunasi cicilan pinjaman nantinya. 

 

Artikel Terkait: Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memiliki Utang

  1. Ditagih Utang Padahal Tidak Meminjam? Waspadai Penyalahgunaan Data Pinjaman Online
  2. Hindari, 5 Kebiasaan Ini yang Bikin Utang Bertumpuk
  3. Lakukan Cara Ini untuk Melunasi Pinjaman Online Tepat Waktu

 

Cara Mengatasi Tidak Bisa Bayar Utang Pinjaman Online

 

Telat melunasi cicilan utang akan mengakibatkan kerugian bagi dirimu sendiri. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu mencari cara supaya bisa melunasi seluruh cicilan pinjamanmu. Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu coba:

 

  • Menjual aset berharga

 

Di pinjaman online, kamu mungkin tidak diharuskan untuk menyerahkan aset berharga sebagai jaminan. Saat kamu kesulitan untuk membayar cicilan, kamu bisa menjual aset berharga yang kamu miliki untuk mendapatkan dana tambahan.

 

Dikutip dari Kontan, menjual aset berharga bisa menjadi solusi membayar utang yang baik. Sebab, kamu tidak akan memiliki beban utang baru. Dana yang kamu dapatkan murni dari penjualan aset berharga saja. 

 

Ada berbagai macam aset berharga yang bisa kamu jual. Contohnya seperti tanah, bangunan, kendaraan, dan lain sebagainya. 

 

  • Mencari pekerjaan tambahan

 

Apabila saat ini kamu hanya memiliki penghasilan dari satu sumber saja, mungkin kamu perlu mulai mencari pemasukan tambahan. Caranya dengan melakukan pekerjaan sampingan, misalnya dengan bekerja sebagai freelancer, membuka bisnis kecil secara online, dan lain-lain.

 

Penghasilan yang kamu dapatkan dari pekerjaan sampingan bisa dialokasikan sepenuhnya untuk membayar utang. Jadi, kamu tidak perlu memakai uang dari penghasilan utamamu untuk melunasi cicilan pinjaman. 

 

  • Menghemat pengeluaran

 

Beberapa orang kesulitan melunasi utang karena tidak bisa menahan diri untuk berhemat. Padahal, ketika kamu memiliki utang, kamu perlu membatasi pengeluaran bulananmu supaya ada uang yang tersisa untuk membayar cicilan. 

 

Mulailah membuat rencana pengeluaran setiap bulannya. Buatlah daftar alokasi dana untuk kebutuhan, keinginan, tabungan, dan utang. Tentukan besaran persen untuk masing-masing kategori alokasi tersebut. 

 

Dengan membuat perencanaan yang matang, kamu bisa menghindari tidak bisa bayar utang pinjaman online. Setidaknya, sisihkan 10-20 persen pengeluaran untuk melunasi cicilan pinjamanmu.

 

  • Mengajukan pinjaman baru dengan bunga rendah

 

Sebenarnya, mengajukan pinjaman baru bukanlah langkah yang bijak jika utang pinjaman sebelumnya belum berhasil dilunasi. Akan tetapi, terkadang ini menjadi satu-satunya solusi bagi peminjam yang tidak bisa mendapatkan dana lagi dari tempat lain. 

 

Supaya pinjaman barumu tidak semakin memberatkan, carilah sumber pinjaman yang bisa memberikan bunga cicilan yang rendah. Kamu bisa memilih untuk mengajukan pinjaman di bank maupun di pinjaman online lain.

 

Jika memutuskan untuk meminjam di bank, bunganya tentu akan lebih rendah. Akan tetapi, proses pengajuan serta pencairan dananya cukup panjang. Hal ini mungkin kurang cocok bagi kamu yang memerlukan dana dengan cepat. 

 

Kamu juga bisa memilih pinjaman online lain sebagai alternatif. Tapi, pilihlah pinjaman online yang menetapkan bunga dengan rendah, seperti Tunaiku

 

Di Tunaiku, kamu bisa mengajukan pinjaman dengan nominal sampai dengan Rp20 juta. Bunganya pun cukup rendah bila dibandingkan dengan pinjaman online lainnya, hanya 3-4 persen saja per bulan. 

 

Apa pun alternatif yang kamu pilih, pilihlah berdasarkan pertimbangan mengenai kondisi finansialmu saat ini. Lakukan cara-cara di atas agar bisa mengatasi masalah tidak bisa bayar utang pinjaman online.