SWARA – Masyarakat zaman sekarang sudah nggak asing lagi dengan transaksi cashless atau pembayaran tanpa menggunakan uang tunai. Pembayaran secara nontunai ini membuat masyarakat semakin efektif dan efisien dalam bertransaksi. Tinggal gesek dan transfer tanpa harus menarik uang lagi melalui ATM.

 

Karena kemudahan inilah e-wallet dan e-money semakin populer. Bahkan, semakin banyak merchant yang menyediakan pembayaran nontunai. Namun, transaksi cashless ini tetap memiliki kelebihan dan kerugiannya, seperti penjelasan di bawah ini.

 

1. Transaksi semakin praktis

Kamu nggak perlu lagi susah-susah membawa uang tunai ke mana-mana, karena bisa melakukan transaksi cashless. Selain menghemat waktu, transaksi ini juga lebih praktis dan cepat. Apalagi jika transaksi dilakukan dalam jumlah yang besar.

 

Namun, kemudahan dalam bertransaksi ini bisa berdampak pada keinginan berbelanja yang semakin meningkat. Karena transaksinya nontunai, kita jadi merasa nggak mengeluarkan uang  banyak. Akhirnya, pengeluaran pun membengkak.

 

Artikel Terkait: Yuk, Belajar Jadi Investor

  1. Pilih Investasi Aman dan Terdaftar di OJK, Cek Ini Daftar Nama Perusahaannya
  2. 5 Cara Mudah dan Aman Pilih Bank yang Tepat untuk Deposito
  3. 6 Karakter Ini Dapat Membuatmu Sukses dalam Berinvestasi, Apa Saja?

 

2. Banyak promo

Kelebihan lain dari transaksi cashless yaitu tersedianya berbagai macam promo yang bisa mengurangi beban kita dalam membayar. Hal ini dikarenakan penyedia kartu elektronik umumnya melakukan kerja sama dengan berbagai macam vendor.

 

Namun, hal ini bisa membuat kita menjadi semakin konsumtif karena memiliki banyak promo. Kita jadi tergiur dengan promo-promo yang tersedia dan keinginan berbelanja menjadi semakin meningkat.

 

3. Meminimalkan kejahatan

Membawa uang dalam jumlah banyak tentunya membuat kita cemas dan peluang kejahatan yang mungkin terjadi juga semakin meningkat. Namun dengan adanya transaksi cashless, kamu nggak perlu lagi menyimpan uang banyak di dompet.

 

Namun, bukan berarti sistem e-wallet dan e-money benar-benar aman. Bisa saja terjadi cyber crime yang merugikan kamu. Karena itu berhati-hatilah dan rutin mengganti password untuk menghindarinya.

 

4. Nggak perlu antre

Salah satu hal yang paling menyebalkan ketika sedang berbelanja adalah mengantre dalam melakukan pembayaran. Namun, dengan tersedianya ­e-money­, kamu nggak perlu lagi cemas untuk mengantre karena bisa melakukan transaksi secara online.

 

Sayangnya, kemudahan dalam pembayaran ini masih terbatas di Indonesia. Masih banyak vendor yang belum menyediakan pembayaran secara nontunai, apalagi di daerah-daerah yang lebih terpencil.

 

Artikel Terkait: Menabung Itu Punya Tujuan Berbeda-beda, Pastikan Tujuanmu Pas!

  1. 5 Tips Agar Tetap Bisa Menabung Walau dengan Gaji UMR
  2. 10 Cara ini Agar Bisa Menabung Separuh Gaji dan Survive Sampai Akhir Bulan
  3. Berapa Besar Idealnya Menabung Per Bulan?Cek, Ini Perhitungannya!

 

5. Meminimalkan kehilangan uang

Ketika memegang uang tunai, nggak cuma kejahatan yang perlu dihindari. Terkadang, kita juga bisa menjadi lalai dan akhirnya kehilangan uang karena lupa tempat menyimpan. Nah, dengan adanya e-wallet, kamu dapat meminimalkan kehilangan ini karena uang kamu nggak berbentuk tunai.

 

Itu dia keuntungan dan risiko menggunakan e-money dan e-wallet. Meskipun praktis dan aman, kamu tetap harus berhati-hati untuk menghindari kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi.

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya. Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!

 

ARUNDHATI LEIKA    ARUNDHATI LEIKA

 

CTABARU3

Tunaiku