SWARA – Bisnis kos-kosan merupakan salah satu jenis bisnis yang cukup diminati. Saat ini, banyak orang memilih untuk tinggal di kos-kosan ketika merantau ke kota lain. Kos-kosan pun sering diincar oleh masyarakat dari berbagai latar belakang, baik pria maupun wanita, pelajar, karyawan yang sudah bekerja, dan lain sebagainya.

 

Kalau kamu tertarik untuk memulai bisnis kos-kosan, kamu perlu mempersiapkan strategi terlebih dahulu agar bisnismu bisa bersaing dengan kos-kosan lainnya. 

 

Keuntungan Menjalankan Bisnis Kos-Kosan

 

Ketika akan memulai bisnis kos-kosan, kamu perlu mempersiapkan modal yang besar. Meski begitu, keuntungan yang didapat pasti mampu menutupi modal yang dikeluarkan bila dijalankan dengan strategi yang benar.

 

Ada beberapa alasan yang membuat bisnis ini memiliki prospek yang baik. Alasan-alasan tersebut antara lain: 

 

  • Permintaan yang tinggi

 

Setiap tahunnya, permintaan akan kos-kosan semakin meningkat di berbagai wilayah di Indonesia. Peningkatan ini seiring dengan bertambahnya jumlah mahasiswa dan karyawan yang berpindah ke kota-kota lain. 

 

Kamu bisa menyediakan kos-kosan yang lokasinya tidak jauh dari pusat perkantoran atau universitas. Dengan begitu, kamu akan mendapat peminat dalam jumlah yang lebih banyak.  

 

  • Pengelolaan relatif mudah

 

Ketika memulai bisnis, kamu mungkin akan sedikit kewalahan dengan banyaknya hal yang perlu diurus, mulai dari mendesain kamar, membeli perabotan, promosi, dan lain sebagainya. Akan tetapi, ketika bisnis sudah berjalan cukup lama, kamu tidak perlu lagi mengeluarkan tenaga untuk mengelola kos-kosan.

 

Ketika kos-kosan sudah ditempati dan semakin berkembang, kamu bisa mempekerjakan orang lain untuk membantumu dalam mengelola kos tersebut. Jadi, kamu bisa terus mendapat pemasukan setiap bulannya tanpa perlu bekerja terlalu keras. 

 

  • Mendapat pemasukan rutin

 

Biasanya, kos-kosan memberikan pilihan kepada penghuninya untuk melakukan pembayaran secara bulanan ataupun tahunan. Bila penghuni memilih untuk melakukan pembayaran setiap bulannya, maka kamu akan mendapat pemasukan secara rutin per bulan.

 

Selain itu, pemasukan rutin ini juga bisa kamu terus dapatkan dalam jangka waktu yang panjang. Biasanya, orang yang tinggal di kos-kosan adalah perantau yang akan menetap di suatu kota dalam waktu yang lama. 

 

Karena itu, penghuni yang tinggal di kos-kosan milikmu dengan durasi yang lama bisa memberikanmu pemasukan secara rutin.

 

  • Harga jual yang lebih tinggi

 

Ketika kamu memutuskan untuk menghentikan bisnis kos-kosan dan menjual bangunan kos-kosan tersebut, kamu bisa menetapkan harga jual yang lebih tinggi. Umumnya, bangunan yang dipakai untuk kos-kosan memiliki kondisi yang lebih terawat karena rutin dikelola secara bulanan dan tahunan untuk kenyamanan penghuni.

 

Selain itu, lokasi kos-kosan cenderung berada di area yang strategis. Bangunan yang berada di lokasi strategis tentunya bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi.  

 

Strategi Mengelola Bisnis Kos-Kosan untuk Pemula

 

Apabila kamu baru berencana untuk menjalankan bisnis kos-kosan, ketahui terlebih dahulu strategi yang tepat. Agar bisnis yang kamu jalankan dapat bertahan untuk jangka waktu yang lama, lakukan strategi berikut ini: 

 

  • Survei lokasi

 

Sebelum mulai menjalankan bisnis, lakukanlah survei lokasi terlebih dahulu. Survei lokasi berguna untuk mendapatkan gambaran mengenai nilai dari kos-kosan berdasarkan pada areanya yang strategis atau tidak.

 

Cari tahu kos-kosan lain yang akan menjadi kompetitormu di area tersebut. Buatlah perbandingan harga, fasilitas, keamanan, dan lain sebagainya. Setelah itu, kamu bisa menentukan harga sewa kos yang tepat dan memberikan fasilitas tambahan sebagai daya tarik kos-kosan milikmu. 

 

  • Mengenal harga pasar

 

Menentukan biaya sewa kos-kosan bukanlah hal yang mudah. Mematok harga yang terlalu tinggi berisiko membuat kos-kosan milikmu menjadi sepi. Namun, harga yang terlalu rendah juga membuatmu kesulitan untuk mendapatkan keuntungan dari modal yang sudah dikeluarkan.

 

Karena itu, lakukan riset terlebih dahulu mengenai harga kos-kosan di pasaran. Pertimbangkan lokasi dan fasilitas, serta tren kos-kosan saat ini. Jika kamu membangun kos-kosan di Jakarta, tentunya harga sewa akan jauh lebih tinggi dibandingkan kos-kosan di Bandung. 

 

  • Pengelolaan berkala

 

Sebagai pebisnis pemula, kamu harus rajin melakukan pengelolaan bangunan kos secara berkala. Artinya, lakukanlah pemeriksaan rutin setiap bulan untuk memantau kondisi bangunan dan perabotan di kos-kosan tersebut. Bila ada hal-hal yang perlu diperbaiki, segera lakukan perbaikan agar penghuni kos dapat tinggal dengan nyaman.

 

Terkadang, kamu bisa mendelegasikan tugas kepada orang kepercayaan untuk memantau kondisi kos-kosan. Akan tetapi, jangan lepaskan semua tanggung jawab kepada orang tersebut. Kamu sendiri tetap harus turun tangan dalam memperhatikan kondisi kos-kosan secara berkala. 

 

  • Melakukan promosi

 

Bila kos-kosan yang kamu kelola tergolong masih baru, lakukan promosi semaksimal mungkin agar keberadaan kos-kosan bisa diketahui oleh calon penghuni. Kamu bisa menggunakan berbagai sarana untuk promosi, mulai dari promosi di media sosial sampai melalui word of mouth.

 

Kamu juga bisa mendaftarkan kos-kosan ke marketplace yang secara khusus menyediakan layanan pencarian kos-kosan. Dengan begitu, kos-kosan bisa menjangkau lebih banyak calon penghuni. 

 

Sebenarnya, memulai bisnis kos-kosan bukanlah hal yang sulit, tapi perlu dijalankan dengan strategi yang tepat. Meski masih pemula, jangan sampai bisnis kos-kosan yang kamu jalankan terhambat di tengah jalan karena strategi yang kurang matang.