SWARA – Memulai usaha bukanlah hal yang mudah. Kamu pasti memerlukan modal yang jumlahnya tidak sedikit. Salah satu sumber yang bisa kamu andalkan adalah pinjaman modal usaha.

 

Ada banyak jenis pinjaman modal usaha. Ketika akan mencari dana pinjaman, sesuaikanlah dengan kebutuhanmu. Masing-masing jenis pinjaman ini memiliki kelebihan dan kekurangan. 

 

Jenis-Jenis Pinjaman Modal Usaha

 

Supaya kamu lebih mudah dalam menentukan pilihan, berikut ini informasi alternatif pinjaman modal usaha untuk memulai bisnismu sendiri: 

 

  • Kredit Usaha Rakyat (KUR)

 

Kredit Usaha Rakyat atau KUR adalah program pinjaman dari pemerintah yang diselenggarakan melalui salah satu bank milik negara. Program ini dikhususkan bagi para peminjam dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

 

Di KUR, kamu bisa mendapatkan bantuan modal sampai ratusan juta rupiah. Suku bunganya sebesar 6 persen per tahun dengan limit KUR Mikro sebesar Rp50 juta per nasabah. 

 

Tenor pinjaman di KUR beragam, mulai dari 2 tahun sampai 5 tahun. Untuk bisa mendapatkannya, salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah memastikan usahamu sedang berjalan. 

 

  • Pegadaian

 

Serupa dengan KUR, Pegadaian juga merupakan program yang dilaksanakan oleh pemerintah. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan di Pegadaian adalah pembiayaan. Dengan kata lain, kamu bisa mendapatkan pinjaman modal usaha dari Pegadaian.

 

Di Pegadaian, kamu bisa mendapatkan pinjaman modal usaha sampai dengan ratusan juta rupiah, dengan tenor hanya 2 tahun. Namun, untuk mendapatkannya, kamu harus menyediakan aset untuk dijadikan agunan pinjaman.

 

Hal ini mungkin akan menyulitkan bagi sebagian orang yang tidak memiliki aset tertentu untuk dijadikan agunan. Namun, kamu tidak perlu khawatir, karena agunan untuk pegadaian cukup berupa BPKB kendaraan motor milikmu sendiri yang usianya tidak lebih dari 15 tahun.

 

  • Koperasi

 

Pilihan pinjaman modal usaha lainnya adalah koperasi. Koperasi mungkin lebih tepat digunakan oleh kamu yang menjalankan usaha dalam sektor mikro. Sebab, nominal pinjaman yang disediakan oleh koperasi cenderung lebih kecil.

 

Dengan meminjam di koperasi, kamu tidak akan terlilit utang dengan bank. Bunga yang ditetapkan tidak terlalu besar. 

 

Untuk bisa mendapatkan dana pinjaman dari koperasi, kamu harus sudah mendaftarkan diri menjadi anggota koperasi terlebih dahulu. Nantinya, bukan hanya mendapatkan dana pinjaman, 

kamu juga akan mendapatkan pembagian hasil usaha koperasi di setiap akhir tahun. 

 

  • Peer-to-peer (P2P) lending

 

Pernah mendengar istilah P2P lending? Sistem pendanaan satu ini sedang cukup populer selama beberapa tahun terakhir. Banyak orang berminat menggunakan P2P lending bukan hanya untuk mendapatkan modal usaha, tetapi juga berinvestasi.

 

Sistem P2P lending dilakukan dengan mempertemukan pelaku usaha dengan investor. Sebagai pelaku usaha, kamu bisa mengajukan sejumlah nominal pinjaman. Nantinya, investor akan menanamkan modal sesuai pengajuanmu. 

 

Tapi, kamu tidak hanya akan mendapatkan modal dari satu investor saja. Aplikasi P2P lending bekerja seperti marketplace. Jadi, bisa saja kamu mendapatkan modal pinjaman dari beberapa investor. 

 

Nantinya, sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan, kamu harus membayar kembali modal yang sudah dipinjamkan kepada para investor, disertai dengan bunga pinjamannya. 

 

  • Pinjaman online

 

Nah, pinjaman yang satu ini sangat cocok dipilih bagi kamu yang ingin membuka usaha kecil. Pinjaman online biasanya memberikan kemudahan yang berbeda dengan pinjaman di bank. Kamu tidak perlu menyertakan aset sebagai agunan, dan tidak harus memenuhi persyaratan yang rumit. 

 

Salah satu pinjaman online yang bisa kamu pilih adalah Tunaiku. Di Tunaiku, kamu bisa mengajukan pinjaman sampai dengan Rp20 juta. Pencairannya sangat cepat, dan bunga cicilannya juga ringan. 

 

Dengan memilih Tunaiku, kamu bisa mendapatkan modal usaha yang kamu butuhkan secara cepat dan mudah, dan hanya perlu membayar bunga pinjaman sebesar 3 persen setiap bulannya.

 

Bagi kamu yang ingin membuka usaha, jenis-jenis pinjaman modal usaha di atas bisa menjadi pilihanmu. Dengan memahami apa saja persyaratan serta kelebihan dari masing-masing pinjaman, kamu bisa memilih pinjaman yang paling sesuai dengan kondisi finansialmu saat ini.