SWARA – Berapa Biaya Tes DNA di Indonesia? Biaya yang dikeluarkan untuk tes DNA mulai dari Rp2.000.000 – Rp20.000.000, tergantung pada jenis tes, tujuan pemeriksaan, dan laboratorium yang kamu pilih. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang memengaruhi besaran biayanya.
Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai tes DNA, mulai dari biayanya, syarat dan prosedur, serta juga manfaat melakukan tes ini. Dengan mengetahui informasi ini, kamu bisa persiapkan dana yang cukup mulai dari sekarang.Â
Pengertian Tes DNA?
Tes DNA atau tes genetik adalah pemeriksaan medis untuk mengidentifikasi perubahan (variasi) pada gen, kromosom, dan DNA seseorang.
DNA sendiri merupakan singkatan dari Deoxyribonucleic Acid, yaitu materi genetik yang ada di hampir semua organisme hidup. Pada manusia, DNA ditemukan di dalam inti sel (nukleus) dan mitokondria.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), setiap orang mewarisi DNA dari kedua orang tuanya. Artinya, perubahan genetik yang dimiliki orang tua bisa diturunkan kepada anak.
Inilah alasan mengapa tes DNA bisa digunakan untuk mengetahui hubungan biologis, mendeteksi risiko penyakit keturunan, hingga kepentingan hukum.
Baca juga: 8 Tes Kesehatan Sebelum Menikah yang Perlu Dilakukan
Berapa Biaya Tes DNA di Indonesia Berdasarkan Jenisnya Tes?
Jika kamu bertanya, berapa biaya tes DNA di Indonesia, jawabannya cukup bervariasi. Berikut ini kisaran harga berdasarkan jenis tesnya.
1. Tes DNA Paternitas (Tes Ayah Biologis)
Tes ini digunakan untuk memastikan hubungan biologis antara ayah dan anak. Biayanya biasanya mulai dari Rp3 juta hingga Rp7 juta.
Jika hasil tes digunakan untuk keperluan hukum seperti sidang pengadilan, biayanya bisa lebih tinggi karena prosedurnya harus memenuhi standar legalitas.
2. Tes DNA Forensik
Tes DNA forensik umumnya digunakan dalam kasus hukum, identifikasi korban kecelakaan, atau investigasi kriminal. Kisaran biayanya sekitar Rp7 juta hingga Rp20 juta, tergantung tingkat kompleksitas dan jenis sampel yang diperiksa.
3. Tes Genetik Klinis, Berapa Biayanya?
Tes ini bertujuan mendeteksi risiko penyakit keturunan seperti kanker, diabetes, atau gangguan metabolik. Biayanya berkisar antara Rp5 juta hingga Rp15 juta, tergantung jumlah gen yang dianalisis dan teknologi yang digunakan.
4. Tes DNA Nutrigenomik
Tes ini membantu mengetahui bagaimana tubuh kamu merespons makanan dan suplemen berdasarkan profil genetik. Biayanya sekitar Rp3,5 juta hingga Rp8 juta.
5. Tes DNA Ancestry (Asal-Usul)
Jika kamu ingin tahu garis keturunan atau etnisitas, tes ini biasanya lebih terjangkau, yaitu sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta.
Namun, perlu kamu ingat bahwa angka di atas hanyalah estimasi. Biaya bisa berbeda tergantung laboratorium, kota, dan layanan tambahan seperti pengambilan sampel di rumah (home visit).
Faktor yang Pengaruhi Berapa Biaya Tes DNA
Agar kamu lebih paham kenapa harga bisa berbeda-beda, berikut beberapa faktor yang memengaruhi berapa biaya tes DNA:
- Tujuan tes. Apakah untuk keperluan pribadi, medis, atau hukum? Tes untuk kepentingan hukum biasanya lebih mahal karena harus memenuhi standar pembuktian resmi.
- Jenis sampel. Sampel bisa berupa darah, air liur, rambut, jaringan kulit, atau kuku. Beberapa jenis sampel memerlukan proses analisis yang lebih rumit.
- Jumlah orang yang diuji. Semakin banyak individu yang terlibat, misalnya ayah, ibu, dan anak, maka biaya akan semakin besar.
- Kecepatan hasil. Jika kamu membutuhkan hasil cepat (express service), biasanya ada biaya tambahan.
- Laboratorium yang dipilih. Laboratorium dengan sertifikasi internasional atau reputasi tinggi umumnya memiliki tarif lebih mahal.
Dengan memahami faktor-faktor ini, kamu bisa memperkirakan berapa biaya tes DNA sebelum memutuskan untuk melakukannya.
Baca juga: Menarik, Inilah 5 Suku yang Punya Kemampuan Unik karena Mutasi Genetik
Apakah Biaya Tes DNA Ditanggung Asuransi?
Secara umum, biaya tes DNA tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan jika dilakukan untuk keperluan non-medis seperti tes kekerabatan atau ancestry.
Namun, jika tes dilakukan atas rekomendasi dokter untuk mendiagnosis atau menentukan terapi penyakit genetik tertentu, beberapa perusahaan asuransi mungkin menanggung sebagian biaya. Hal ini tentu tergantung pada kebijakan polis masing-masing.
Sebaiknya kamu berkonsultasi terlebih dahulu dengan pihak rumah sakit atau penyedia asuransi agar tidak salah perhitungan.
Prosedur Melakukan Tes DNA yang Umum BerlakuÂ
Tes DNA tidak bisa dilakukan sembarangan. Biasanya ada prosedur khusus yang harus diikuti. Secara umum, berikut tahapannya.
- Pengambilan sampel. Sampel biologis diambil dari orang yang akan diperiksa. Bisa berupa darah atau air liur.Â
- Ekstraksi DNA. DNA dipisahkan dari komponen lain dalam sampel menggunakan enzim khusus.
- Elektroforesis. DNA yang sudah diekstraksi dipisahkan menjadi fragmen-fragmen berdasarkan ukuran menggunakan medan listrik.
- Polymerase Chain Reaction (PCR). DNA diperbanyak menggunakan teknik PCR agar jumlahnya cukup untuk dianalisis.
- Analisis DNA. Penanda genetik tertentu diperiksa sesuai tujuan tes.
- Perbandingan DNA. Jika untuk tes hubungan keluarga, DNA dibandingkan untuk melihat kecocokan genetik.
- Hasil tes. Biasanya hasil keluar dalam waktu 2–4 minggu, tergantung kompleksitas pemeriksaan.
Baca juga: SWARA KAMU: 6 Jenis Pemeriksaan Darah yang Perlu Dijalani Ibu Hamil
Ringkasan Total Biaya untuk Tes DNA yang Dibutuhkan
Total biaya untuk Tes DNA berkisar antara Rp2.000.000 – Rp20.000.000. Biayanya dapat bervariasi, sesuai jenis, tujuan, hingga laboratorium yang dipilih untuk melakukan tes.Â
Tes DNA sendiri memiliki beberapa jenis, seperti:Â
- DNA paternitas
- DNA forensik
- DNA genetik klinis,Â
- DNA Nutrigenomik
- DNA Ancestry (Asal-Usul).
Jika kamu memerlukan tes DNA untuk kebutuhan tertentu, baik itu keperluan medis maupun hukum, sebaiknya persiapkan dananya mulai dari sekarang.Â
Siapkan Dana untuk Tes DNA dengan TunaikuÂ
Melakukan tes DNA memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jika kamu membutuhkan dana tambahan untuk keperluan medis atau kebutuhan mendesak lainnya, kamu bisa mempertimbangkan solusi pinjaman yang aman dan terpercaya.
Tunaiku by Amar Bank adalah layanan pinjaman online resmi yang menawarkan pinjaman tanpa agunan (KTA online) dengan proses mudah, cepat, dan transparan.
Kamu cukup menyiapkan KTP tanpa perlu NPWP atau kartu kredit. Pinjaman tersedia hingga Rp30 juta dengan tenor sampai 30 bulan.Â
Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi CS Tunaiku:Â
- WhatsApp 081132266859
- Call center (021) 40005859
- Email tanya@amarbank.co.id
Butuh pinjaman online cepat cair resmi OJK yang aman dan tepercaya? Ajukan sekarang di Tunaiku by Amar Bank dan nikmati kemudahan pinjaman tanpa jaminan dengan proses transparan dan cepat.