SWARA – Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, adanya pinjaman online atau pinjol saat ini bisa jadi solusi praktis bagi banyak orang yang membutuhkan dana dengan cepat. Namun, seiring meningkatnya jumlah pengajuan pinjaman online, ada banyak juga orang yang mengalami galbay pinjol. Sebenarnya apa itu galbay pinjol?

Istilah galbay pinjol tersebut cukup ramai di media sosial dan menjadi fenomena yang menarik untuk dibahas. Mengapa gagal bayar pinjaman online bisa terjadi serta bagaimana risiko dan solusinya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

 

Apa Itu Galbay Pinjol? 

Galbay pinjol adalah singkatan dari gagal bayar pinjaman online. Artinya, kamu tidak membayar cicilan pinjaman online sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati, baik telat lama maupun tidak dibayar sama sekali. 

 

Menurut data statistik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah utang pinjaman online perorangan tercatat mencapai Rp75,44 triliun per Maret 2025. Dari jumlah total utang tersebut, jumlah kredit macet atau galbay pinjol mencapai Rp1,65 triliun. Di mana 91,92% kredit macet di tempati oleh generasi Milenial dan Z. 

 

Galbay pinjol ini tidak boleh dianggap sepele, sebab risikonya bisa berdampak bagi kondisi finansial seseorang di masa mendatang. 

 

Mengapa Kondisi Galbay Pinjol Bisa Terjadi? 

 

Galbay pinjol jarang terjadi karena satu alasan saja. Dalam banyak kasus, kondisi tersebut adalah akumulasi dari beberapa faktor yang awalnya terasa ringan, tapi lama-lama jadi beban serius. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

 

1. Akses Pinjol Terlalu Mudah, Tanpa Perhitungan Matang

 

Proses pengajuan dan pencairan pinjaman online memang sangat mudah. Cukup KTP, isi data, dan dana masuk ke rekening. Namun, di sisi lain, kemudahan tersebut membuat banyak orang mengambil pinjaman tanpa menghitung kemampuan bayar jangka panjang.

 

Memang, saat cicilan masih satu, semua terasa aman. Masalah baru akan muncul ketika cicilan bertambah, sementara pemasukan atau pendapatan tidak ikut bertambah. 

 

2. Gali Lubang Tutup Lubang

 

Istilah Gali Lubang Tutup Lubang merupakan istilah untuk menggambarkan kondisi seseorang mengambil pinjaman lain untuk menutup pinjaman terdahulunya. Faktanya, hal ini merupakan salah satu penyebab gagal bayar pinjol yang sering terjadi. 

 

Awalnya cara gali lubang tutup lubang ini sangat efektif, padahal sebenarnya ini hanya menunda masalah. Ketika beberapa pinjaman jatuh tempo bersamaan, kemampuan bisa bayar langsung kolaps. 

 

3. Perubahan Kondisi Keuangan yang Tidak Terduga

 

Tidak semua kondisi gagal bayar terjadi karena kelalaian. Banyak juga yang disebabkan oleh kondisi seperti:

  • Penghasilan menurun
  • Kehilangan pekerjaan
  • Usaha sepi
  • Kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda

 

Dalam kondisi ini, cicilan pinjol sering jadi prioritas terakhir, bukan karena tidak bertanggung jawab, tapi ada kebutuhan untuk hidup yang lebih mendesak. 

4. Kurangnya Pemahaman Tentang Konsekuensi Galbay

 

Sebagian orang tidak benar-benar tahu dampak gagal bayar. Ada anggapan bahwa galbay pinjol tidak akan berpengaruh besar, atau bisa hilang sendiri seiring waktu.

 

Padahal, untuk pinjol legal, keterlambatan dan gagal bayar bisa tercatat dan berdampak ke riwayat kredit kamu ke depannya. 

 

Baca juga: 7 Cara Melunasi Utang Kartu Kredit yang Menumpuk Sampai Lunas

 

Dampak yang Dialami Jika Mengalami Galbay Pinjol

 

Gagal bayar cicilan pinjol bukan hal yang sepele. Dampaknya bisa terasa pelan-pelan tapi cukup panjang, terutama kalau kamu masih berada di usia produktif dan punya banyak rencana ke depan. Berikut risiko yang perlu kamu pahami.

 

1. Riwayat Kredit Kamu Tercatat Buruk di SLIK OJK

 

Jika kamu galbay pinjol legal, data keterlambatan pembayaran akan tercatat dalam sistem informasi kredit nasional yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan. 

 

Catatan tersebut tidak langsung hilang meskipun kamu sudah melunasi pinjaman. Biasanya dibutuhkan waktu dan konsistensi pembayaran agar riwayat kredit kembali dinilai baik.

 

2. Pengajuan Kredit di Masa Depan Berisiko Ditolak

 

Bank dan lembaga pembiayaan sangat berhati-hati melihat riwayat pinjaman online. Gagal bayar sering dianggap sebagai indikator risiko, meskipun nominal pinjamannya kecil.

 

Dampaknya bisa terasa saat kamu melakukan pengajuan:

 

Sebenarnya bukan berarti pasti ditolak, tetapi peluang disetujuinya bisa jauh lebih kecil dibandingkan pemohon dengan riwayat bersih.

 

3. Beban Psikologis yang Terus Mengikuti

 

Kredit macet bukan cuma soal angka. Bahkan banyak orang merasakan dampak psikologis yang ikut tertekan hingga memicu stres. 

 

Belum lagi pada proses penagihan yang bisa terasa menguras energi. Tanpa disadari, kondisi ini bisa memengaruhi fokus kerja, hubungan sosial, dan kualitas hidup sehari-hari.

 

4. Membatasi Ruang Gerak Finansial

 

Dengan riwayat keuangan yang tercatat di BI Checking (nama lama sebelum SLIK OJK), kamu mungkin akan lebih sulit menggunakan produk keuangan formal. Akhirnya, pilihan keuangan kamu makin sempit dan sering kali justru mendorong ke solusi yang kurang sehat.

 

Apalagi di usia produktif, fleksibilitas finansial adalah hal penting untuk membangun aset, merencanakan masa depan, dan mengembangkan karir. 

 

Baca juga: Apakah Pinjol Legal Sebar Data? Ini Aturan Resminya!

 

Solusi yang Bisa Dilakukan saat Galbay Pinjol

 

Gagal bayar memang bukan situasi ideal, tapi juga bukan akhir dari segalanya. Setelah mengetahui apa itu galbay pinjol, penyebab, dan dampaknya, berikut beberapa solusi yang bisa kamu pelajari. 

 

1. Catat dan Petakan Semua Pinjaman

 

Dengan data yang jelas, kamu bisa melihat masalah sebenarnya dan tidak sekadar merasa kewalahan tanpa arah. Buat daftar lengkap semua pinjol yang kamu miliki, seperti berikut ini:

 

  • Nama platform pinjol
  • Legal atau ilegal
  • Jumlah tagihan
  • Tanggal jatuh tempo
  • Status keterlambatan

2. Prioritaskan Pinjol Legal Terdaftar OJK

 

Pinjol legal berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, sehingga dampaknya langsung ke riwayat kredit kamu. Untuk itu, utamakan penyelesaian pinjol legal lebih dulu, meskipun secara bertahap.

 

3. Hubungi Pihak Pinjol dan Ajukan Keringanan

 

Banyak orang ragu menghubungi pihak pinjol karena takut ditekan. Padahal, beberapa pinjol menyediakan opsi seperti, restrukturisasi cicilan, perpanjangan tenor, hingga pengurangan denda. 

 

Komunikasi yang baik sering kali membuka jalan negosiasi, terutama jika kamu menunjukkan niat menyelesaikan kewajiban.

 

4. Susun Ulang Prioritas Keuangan

 

Alokasikan dana sekecil apa pun untuk mulai mencicil atau melunasi utang. Evaluasi pengeluaran bulanan kamu mulai dari pos keuangan mana yang benar-benar wajib dipenuhi dan mana yang bisa ditunda atau dikurangi. 

 

Tips Menghindari Terjadinya Galbay Pinjol 

 

Menghindari gagal bayar bukan soal menolak pinjaman, tapi meminjam dengan lebih bijak dan terukur. Banyak orang gagal bayar karena sejak awal tidak menghitung kemampuan bayar secara realistis.

 

Agar risiko galbay bisa ditekan, kamu perlu membiasakan diri untuk:

  • Meminjam sesuai kemampuan, bukan hanya karena kebutuhan sesaat
  • Membatasi jumlah pinjol aktif agar arus kas tetap terkendali
  • Memahami bunga, tenor, dan denda sebelum menyetujui pinjaman
  • Menyisihkan dana cicilan sejak awal penghasilan masuk
  • Menghindari gali lubang tutup lubang
  • Memilih pinjol yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

 

Dengan kebiasaan sederhana ini, pinjol tidak harus berakhir menjadi masalah. 

 

Baca juga:  Cicilan Tanpa Kartu Kredit: Solusi Dana Tunai untuk Kebutuhan Mendesak

 

Ajukan Pinjaman Aman di Tunaiku by Amar Bank 

 

Setelah mengetahui apa itu galbay pinjol, satu hal penting yang bisa diambil adalah kebutuhan akan pinjaman harus jelas, terukur, dan aman. 

 

Kamu bisa mengajukan pinjaman di Tunaiku by Amar Bank. Tunaiku adalah layanan pinjaman online resmi, terdaftar, dan diawasi oleh OJK, sehingga regulasinya aman. 

 

Prosesnya mudah dan transparan dilakukan secara online. Cukup dengan KTP, NPWP, dan mengisi formulir, kamu bisa mendapatkan pinjaman tanpa agunan hingga Rp30 juta dengan tenor panjang hingga 30 bulan. Cocok untuk kamu yang membutuhkan modal usaha kecil hingga menengah atau lainnya. 

 

Yuk, bijak dengan pengambilan cicilan online dan ajukan pinjaman yang aman di Tunaiku by Amar Bank.Â