Inspirasi dan Edukasi dari Amar Bank – Merawat orang tersayang seperti orangtua lansia adalah prioritas yang tak bisa dielakkan. Namun, kesibukan akan aktivitas pekerjaan terkadang membuat kita kelimpungan untuk menjalankan keduanya, maka salah satu alternatif adalah menggunakan jasa caregiver.
Hingga saat ini, istilah caregiver mungkin masih asing di telinga beberapa orang. Banyak yang masih bertanya apa itu caregiver dan salah kaprah membedakannya dengan perawat medis pada umumnya. Bagi kamu yang membutuhkan bantuan untuk merawat orangtua lansia, ada baiknya kamu harus tahu perbedaan antara caregiver dengan perawat pada umumnya.

Apa itu caregiver?
Singkatnya, caregiver merupakan orang yang menawarkan jasa perawatan atau pengasuhan bagi orang lain yang berasal dari keluarga sendiri atau tenaga profesional.
Penarawar jasa ini biasanya berkomitmen untuk merawat secara penuh waktu kepada lansia yang membutuhkan perhatian khusus dalam menjalankan keseharian.
Caregiver biasanya sudah telaten dengan kebutuhan-kebutuhan orang lansia sehingga tidak ada keraguan untuk menggunakan jasa tersebut. Tugas utamanya adalah memastikan orang yang dirawatnya terpenuhi kebutuhan fisik dan mentalnya.
Dengan adanya jasa tersebut, diharap orang yang kita sayangi tetap merasa aman dan nyaman dan kita tetap bisa menjalani rutinitas harian atau pekerjaan. Tak hanya itu, keuntungan lainnya adalah kita tetap bisa memantau perkembangan dan kesehatan orangtua lansia kapanpun kita mau.
Baca juga: 7 Langkah Cara Edukasi Anak Soal Teknologi Finansial Sejak Dini
Apa perbedaan caregiver dengan perawat lansia pada umumnya?

Beberapa orang sulit membedakan apa itu caregiver dan bedanya dengan perawat lansia pada umumnya seperti suster.
Nah, beberapa perbedaan itu akan kita bedah dalam poin-poin berikut:
- Perawat lansia medis umumnya memiliki lisensi dalam merawat orangtua lansia sedangkan caregiver tidak memiliki lisensi sehingga tidak boleh menyentuh dan bergelut dalam hal medis.
- Caregiver bertugas untuk memastikan kebutuhan fisik dan mental orangtua lansia terpenuhi, sedangkan perawat hanya tunduk dengan instruksi-instruksi khusus yang ditetapkan oleh dokter dan kesehatan.
- Caregiver tidak memerlukan ijazah atau sertifikat untuk merawat lansia sedangkan perawat pada umumnya harus menempuh pendidikan dan memperoleh ijazah terkait.
- Perawat medis hanya berada di rumah pasien beberapa jam per minggu sedangkan caregiver bisa melakukan perawatan harian sesuai kebutuhan kliennya serta memiliki ikatan emosional kuat karena terbiasa mengurusi kebutuhan harian kliennya.
Bisa disederhanakan bahwa caregiver merupakan orang yang bertugas untuk memberikan perawatan dan memenuhi kebutuhan harian kliennya seperti makan, minum, berpakaian, dan beberapa kebutuhan dasar lainnya. Adapun perawat pada umumnya adalah tenaga profesional yang tersertifikasi yang fokus memberikan perawatan kesehatan.
Baca juga: 10+ Tips dan Persiapan untuk Traveling dengan Bayi
6 Kriteria yang harus diperhatikan saat memilih caregiver

Bagi kamu yang ingin mengambil jasa caregiver untuk merawat orang lansia, ada baiknya memperhatikan kriteria berikut agar tidak terjadi masalah yang tak diinginkan kedepannya:
1. Memiliki rasa simpati, empati, dan kepedulian tinggi
Merawat orang lansia tentunya harus punya rasa simpati, empati, dan kepedulian yang tinggi. Apalagi, merawat orang lansia terbilang tidak mudah, ada beberapa kondisi di mana kita harus mengalah dengan keinginan orang lansia untuk membuatnya menjadi nyaman.
Butuh pinjaman cepat? Ajukan saja di Tunaiku, platform pinjaman digital yang diawasi oleh OJK dan berada di bawah naungan Amar Bank. Pelajari di sini.
2. Berpengalaman
Carilah caregiver yang memiliki pengalaman lebih dari 2 tahun dalam menangani klien. Hal ini penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ke depannya. Caregiver yang berpengalaman sudah tentu bisa menjalankan tugasnya dengan baik bahkan di berbagai kondisi.
3. Memiliki riwayat pelatihan tertentu
Memang caregiver tidak memerlukan lisensi khusus untuk membuatnya bisa mengerjakan pekerjaannya. Namun, saat ini sudah banyak pelatihan-pelatihan khusus untuk mengasah keterampilan caregiver.
Carilah mereka yang memiliki riwayat pelatihan, dengan begitu, kamu tidak perlu risau akan keterampilan mereka karena sudah dibekali banyak ilmu dari pelatihan tersebut.
4. Keterampilan komunikasi yang baik
Merawat orangtua diperlukan keterampilan komunikasi yang baik. Pasalnya, tidak semua orang bisa mengerti apa yang diinginkan orangtua lansia dan tips bagaimana agar komunikasi mereka bisa nyambung.
Komunikasi di sini tidak harus dalam artian yang baku. Paling penting, bagaimana caregiver ini bisa berkomunikasi dan memahami apa maksud dari orangtua lansia terkait keperluan dan kebutuhan hariannya.
5. Memiliki waktu fleksibel
Kriteria ini paling penting, kamu harus cari caregiver yang punya komitmen penuh dengan waktu yang fleksibel. Pasalnya, orangtua lansia membutuhkan tiper perawatan yang beragam, terkadang lansia membutuhkan pertolongan pada malam hari, maka penting untuk mencari caregiver yang senantiasa punya waktu fleksibel.
6. Proaktif dan kreatif

Tidak gampang untuk merawat orang lanjut usia. Ada banyak kebutuhan-kebutuhan yang memerlukan kreativitas untuk memenuhinya. Tak hanya itu, jiwa proaktif juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan mental lansia.
Diperlukan caregiver yang mampu menciptakan suasana yang ceria bagi setiap lansia, entah itu untuk mengajak melakukan aktivitas atau hanya sekedar mengobrol biasa.
Itulah penjelasan singkat mengenai apa itu caregiver, bagaimana tips mencari caregiver yang baik, serta apa perbedaannya dengan perawat medis pada umumnya, semoga membantu!
Ajukan pinjaman di Tunaiku, dapatkan limit hingga 20 juta dengan tenor 20 bulan. Pelajari selengkapnya di sini.