Dalam kondisi pandemi seperti ini, Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim memutuskan kegiatan belajar dengan sistem online, dalam rangka upaya meminimalisir penularan Covid 19.
Kegiatan belajar online ini memiliki beberapa kendala seperti kuota internet, signal, bahkan ada sebagian pelajar yang tidak memiliki gadget sebagai alat pembelajaran. Sehingga pemerintah menyalurkan bantuan kepada pelajar yang kurang mampu dengan memberikan gudget, dan kuota geratis untuk semua murid di Indonesia.
Akan tetapi ada beberapa dampak yang muncul akibat adanya pembelajaran secara online ini, diantaranya:
1.Ketergantungan pada gadget
Dalam pembelajaran online ini, pelajar menjadi sering menggunakan gadget sehingga menimbulkan ketergantungan. Hal ini berdampak pada kesehatan tubuh, karena terlalu seringnya bermain gudget membuat seorang pelajar lupa memperhatikan kondisi tubuhnya.
2. Kurang mengatur waktu
Dengan adanya pembelajaran online seperti ini, kadangkala pelajar kurang membagi waktu belajar dan sering melupakan kewajiban seperti halnya shalat lima waktu. Ini dikarenakan terlalu fokus belajar atau mengerjakan tugas sehingga menunda-nunda dan akhirnya lupa pada kewajibannya.
Berbeda ketika pembelajaran biasanya di sekolah, disana pelajar lebih bisa mengatur waktunya.
3. Pembelajaran kurang efektif
Ketika belajar disekolah seperti biasanya, guru bisa menjelaskan materi dengan jelas, berbeda dengan belajar online seperti ini guru lebih sering memberikan tugas daripada materi, terkadang hanya tugas saja yang diberikan kepada pelajar tanpa disertai penjelasan materi, sehingga membuat murid down dan tidak semangat dalam belajar.
4. Borosnya kuota
Pembelajaran tanpa tatap muka dengan guru itu sangat tidak menyenangkan, ada beberapa aplikasi yang memudahkan pembelajaran supaya bisa bertatap muka dengan guru seperti Zoom atau Google Meet, akan tetapi dengan menggunakan aplikasi tersebut malah membuat kuota semakin boros, sehingga membuat orang tua mengeluh dikarenakan meningkatnya pengeluaran salah satunya dari kuota.
5. Bisa lebih peka terhadap teknologi dalam pemanfaatannya
Dari berbagai dampak negative ada juga dampak positi dari pembelajaran online ini yaitu pelajar menjadi tidak gagap teknologi (gaptek), hal ini bisa memudahkan pelajar dalam mengadapi era digital di masa yang akan datang.
Banyak sekali dampak yang ditimbulkan dengan adanya pembelajaran online ini, baik itu dampak yang negatif maupun positif. Akan tetapi jangan hanya terpacu pada hal itu saja, mau bagaimanapun kita harus tetap mengikuti aturan yang di tetapkan oleh pemerintah karena dengan adanya pembelajaran online ini, semoga bisa memutuskan rantai penyebaran Virus Covid 19 sehingga kita bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasanya lagi.
Swara Kamu merupakan wadah untuk menyalurkan inspirasi, edukasi, dan kreasi lewat tulisanmu. Kamu bisa menyampaikan pendapat, pemikiran, atau informasi menarik seputar finansial dan karier. Setiap artikel Swara Kamu menjadi tanggung jawab penulis karena merupakan opini pribadi penulis. Tim Swara tidak dapat menjamin validitas dan akurasi informasi yang ditulis oleh masing-masing penulis.
Ingin ikut berbagi inspirasi? Langsung daftarkan dirimu sebagai penulis Swara Kamu di sini!