Setiap perusahaan memiliki serangkaian aktivitas ekonomi yang harus dilakukan dengan benar dan akurat. Untuk mengevaluasi aktivitas ekonomi tersebut diperlukan sebuah proses yang dinamakan audit.
Audit merupakan pemeriksaan bukti terkait informasi untuk menentukan dan membuat laporan mengenai tingkat kesesuaian antara informasi dan kriteria yang di tetapkan. Audit harus dilakukan oleh orang yang berkompeten dalam bidangnya, dimana biasanya dilakukan oleh seorang Auditor.
Audit sangat penting untuk dilakukan di sebuah perusahaan dengan tujuan untuk penilaian atau pengecekan kebenaran terhadap semua transaksi yang dibuat oleh suatu perusahaan. Audit sendiri biasanya dilakukan oleh dua pihak yaitu audit internal perusahaan dan audit dari pihak ketiga yang besifat independen. Audit yang dilakukan oleh pihak ketiga dilaukan karena biasanya para pemegang saham perusahaan tidak percaya dengan audit yang dilakukan oeh perusahaan.
Selain itu, audit yang dilakukan oleh pihak ketiga dilakukan supaya menghindari dugaan penyalahgunaan keuangan yang dilakukan oleh manajamen perusahaaan. Adanya audit akan mengidentifikasi jika ada kesalahan dalam pencatatan keuangan baik itu bertujuan untuk mengambil aset perusahaaan atau tidak, sehingga meminimalisir kerugian perusahaan atau kehilangan asset perusahaaan.
Audit memiliki peran investigasi yaitu menelusuri kebenaran akan sebuah adanya suatu transaksi yang terjadi di perusahaan. Sehingga, pemegang saham dalam perusahaan tidak perlu khawatir akan adanya penyelewengan asset dalam perusahaan.
Jadi, adanya audit bagi sebuah perusahaan itu sangat penting karena dengan adanya audit perusahaan bisa menjaga asset perusahaaan supaya tidak terjadi penyalahgunaan asset atau penyelewengan asset perusahaaan. Sehingga perusahaan dapat menjalankan perusahaannya dengan baik dan dapat berkembang lebih maju. Selain dengan adanya jasa audit mampu membuka lapangan pekerjaaan yang lebih banyak.
Jenis audit dibagi menjadi beberapa yaitu:
1. Audit Operasional (Operational Audit)
Dalam jenis audit ini, pelaksanaan audit difokuskan pada pemeriksaan efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan. Bukti yang dikumpulkan terkait dengan operasional perusahaan akan dibandingkan dengan standar atau kebijakan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Hasil dari audit yang dilakukan berupa rekomendasi yang akan disampaikan kepada pihak perusahaan
2. Audit Ketaatan (Compliance Audit)
Pelaksanaan audit ketaatan ditujukan untuk menentukan tingkat kepatuhan perusahaan atau lembaga yang sedang mengalami audit (Auditee) terhadap peraturan, prosedur, atau regulasi yang ditetapkan. Hasil dari audit kepatuhan ini akan dilaporkan kepada pihak manajemen sebagai pihak utama yang terkait dengan tingkat kepatuhan perusahaan terhadap prosedur dan regulasi.
3. Audit Laporan Keuangan (Financial Statement Audit)
Dalam pelaksanaan audit laporan keuangan, auditor berfokus untuk menentukan tingkat kewajaran dan tingkat kesesuaian antara laporan keuangan dengan standar akuntansi yang berlaku seperti PSAK, IFRS dan GAAP. Tingkat kewajaran laporan keuangan ditentukan berdasarkan buktibukti yang dikumpulkan oleh auditor. Hasil audit terhadap tingkat kewajaran laporan keuangan tersebut dituangkan dalam laporan audit yang berisi opini audit dari auditor.
4. Audit Investigatif
Audit Investigatif adalah serangkaian kegiatan mengenali (recognize), mengidentifikasi (identify), dan menguji (examine) secara detail informasi dan fakta-fakta yang ada untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya dalam rangka pembuktian untuk mendukung proses hukum atas dugaan penyimpangan yang dapat merugikan keuangan suatu entitas.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa audit keuangan merupakan evaluasi laporan keuangan suatu organisasi, perusahaan, atau lembaga yang akurat, lengkap, relevan, wajar, dan sesuai dengan prinsip akuntansi dan aturan yang berlaku. Pemeriksaan menyeluruh laporan keuangan harus menyajikan kondisi keuangan perusahaan dan kinerja manajemen yang sebenarnya pada tanggal pelaporan dan periode tertentu.
Dewasa ini, pemeriksaan laporan keuangan atau mengaudit laporan keuangan menjadi sebuah keharusan bagi setiap bisnis atau perusahaan yang beroperasi di Indonesia dan merupakan wajib pajak. Agar tidak terjadi kesalahan data pada saat auditor melakukan pemeriksaan, kita bisa melakukan pembukuan secara terperinci untuk setiap usaha yang dijalani.
Pembukuan adalah hal utama yang harus dilakukan jika ingin poses pemeriksaan keuangan berjalan tanpa masalah. Efisiensi proses audit dengan menggunakan auditor terpercaya dapat dipertimbangkan perusahaan dalam melakukan fungsi audit yang baik dan benar.
Swara Kamu merupakan wadah untuk menyalurkan inspirasi, edukasi, dan kreasi lewat tulisanmu. Kamu bisa menyampaikan pendapat, pemikiran, atau informasi menarik seputar finansial dan karier. Setiap artikel Swara Kamu menjadi tanggung jawab penulis karena merupakan opini pribadi penulis. Tim Swara tidak dapat menjamin validitas dan akurasi informasi yang ditulis oleh masing-masing penulis.
Ingin ikut berbagi inspirasi? Langsung daftarkan dirimu sebagai penulis Swara Kamu di sini!