Pernah merasa bingung karena pengajuan pinjaman online kamu ditolak terus? Padahal, data sudah diisi lengkap dan kebutuhan dana cukup mendesak. Kondisi seperti ini wajar dialami banyak orang, apalagi jika belum memahami alasan di balik keputusan pinjol. Supaya kamu tidak terus bertanya-tanya kenapa pinjol selalu ditolak, yuk pahami penyebab dan tips mengatasinya.
Kenapa Pinjol Selalu Ditolak?
Penolakan pinjaman online bukan terjadi tanpa alasan. Penyelenggara fintech lending memiliki sistem penilaian risiko yang ketat untuk melindungi konsumen dan perusahaan. Berikut beberapa alasan umum kenapa pengajuan pinjol selalu ditolak.
1. Riwayat Kredit Kurang Baik
Jika kamu pernah telat membayar cicilan kartu kredit, KTA, atau pinjaman lain, riwayat tersebut tercatat di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Skor kredit yang kurang baik membuat pinjaman online ditolak terus karena dianggap berisiko.
Menurut OJK, data SLIK digunakan lembaga keuangan untuk menilai kelayakan calon debitur sebelum menyetujui pinjaman. Data ini dirangkum dalam skor kolektibilitas, mulai dari lancar hingga macet.
2. Masih Memiliki Pinjaman Aktif
Memiliki terlalu banyak pinjaman aktif bisa menjadi tanda beban keuangan yang berat. Akibatnya, pinjol menilai kemampuan bayar kamu kurang memadai.
Kondisi ini sering jadi alasan kenapa pinjol selalu ditolak meski penghasilan tetap ada.
3. Data Tidak Sesuai atau Tidak Lengkap
Kesalahan input data, seperti NIK, alamat, atau nomor rekening, bisa membuat sistem otomatis menolak pengajuan. Data yang tidak konsisten juga menurunkan tingkat kepercayaan.
Pinjol legal wajib melakukan verifikasi data sesuai aturan perlindungan konsumen OJK. Jadi, jika pinjaman kamu ditolak terus, hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengecek kelengkapan dan kesesuaian data diri kamu.
Baca juga: Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Ini Daftarnya
4. Penghasilan Dianggap Tidak Stabil
Penghasilan menjadi faktor penting dalam penilaian pinjaman. Jika kamu tidak bisa menunjukkan sumber pendapatan yang jelas atau stabil, risiko gagal bayar dianggap lebih tinggi.
Hal ini sering jadi alasan kenapa pinjaman online selalu ditolak bagi para pekerja informal atau freelancer tanpa dokumen pendukung.
5. Usia Tidak Sesuai Syarat
Setiap pinjaman online memiliki batas usia minimum dan maksimum. Jika usia kamu di luar ketentuan tersebut, pengajuan bisa langsung ditolak.
Usia juga berkaitan dengan masa produktif dan kemampuan finansial jangka panjang. Jika kamu akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat, pengajuan pinjol berpotensi ditolak karena dinilai memiliki risiko kemampuan bayar yang lebih tinggi.
6. Terlalu Sering Mengajukan Pinjaman
Mengajukan pinjaman ke banyak platform dalam waktu berdekatan bisa terbaca sebagai perilaku berisiko. Sistem akan menilai kamu sedang dalam kondisi keuangan mendesak.
Ini menjadi salah satu penyebab kenapa pinjaman ditolak terus meski nominal yang diajukan kecil.
Baca juga: Apakah Pinjol Legal Sebar Data? Ini Aturan Resminya
7. Gagal Proses Verifikasi
Proses verifikasi seperti foto KTP, selfie, atau panggilan konfirmasi yang tidak berhasil juga dapat menyebabkan penolakan.Â
Sebab, sistem tidak bisa memastikan identitas dan keabsahan data kamu. Sementara verifikasi adalah kewajiban pinjol legal sebelum menyetujui pinjaman, sesuai dengan ketentuan OJK untuk mencegah fraud.
Solusi agar Pinjol Tidak Ditolak
Jika pinjaman online kamu ditolak terus, jangan langsung menyerah. Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan agar peluang pinjaman online di-ACC lebih besar.
- Pastikan riwayat kredit bersih dengan membayar cicilan tepat waktu.
- Lunasi atau kurangi pinjaman aktif sebelum mengajukan pinjaman baru.
- Isi data diri dengan benar dan sesuai dokumen resmi.
- Ajukan pinjaman sesuai kemampuan finansial.
- Gunakan pinjol legal dan terdaftar di OJK.
- Jangan mengajukan pinjaman ke banyak aplikasi sekaligus.
- Ikuti proses verifikasi dengan lengkap dan jelas.
Selain itu, penting untuk memastikan data yang kamu masukkan konsisten dan sesuai kondisi sebenarnya. Informasi yang tidak lengkap, berbeda dengan data pendukung, atau terkesan dipaksakan bisa membuat sistem menilai pengajuan kamu berisiko dan akhirnya ditolak.
Baca juga: Apa Itu Tenor Pinjaman? Ini Arti dan Cara Menentukannya
Ajukan Pinjaman Online Aman di Tunaiku
Jika kamu bertanya-tanya kenapa pinjol selalu ditolak, bisa jadi masalahnya bukan di kebutuhan dananya, tetapi pada pemilihan platform. Pastikan kamu memilih pinjaman online yang legal, transparan, dan diawasi OJK.
Tunaiku by Amar Bank adalah pinjaman online legal yang terdaftar dan diawasi OJK. Proses pengajuannya jelas, mudah, tanpa agunan, dan dilakukan secara transparan sesuai aturan perlindungan konsumen sektor jasa keuangan.
Syarat mengajukan pinjaman di Tunaiku juga cukup sederhana:
- Usia 21 sampai 60 tahun.
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Memiliki rekening bank.
- Mempunyai pekerjaan atau penghasilan.
- Alamat KTP atau berdomisili dalam area layanan kami.
Dengan tenor fleksibel dan limit hingga Rp30 juta, Tunaiku bisa menjadi solusi keuangan yang lebih aman dan tepercaya. Ajukan pinjaman dengan bijak, pahami syaratnya, dan hindari kesalahan yang membuat pinjaman ditolak terus, lewat aplikasi Tunaiku Play Store atau Tunaiku App Store.Â