Beranda > Karier Sukses > 5 Hal yang Bisa Dilakukan Jika Tidak Lolos SNMPTN 2017

5 Hal yang Bisa Dilakukan Jika Tidak Lolos SNMPTN 2017

5 Hal yang Bisa Dilakukan Jika Tidak Lolos SNMPTN 2017watermark

TUNAIKU.COM – Pada 26 April, hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017 diumumkan. Pasti anak, keponakan, atau adikmu sedang berharap-harap cemas menanti hasilnya. Di satu sisi mereka sudah tidak sabar untuk kuliah di jurusan favorit dan universitas beken. Tapi di sisi lain, pasti ada ketakutan yang menghantui mereka seperti, “Kira-kira, SNMPTN tahun ini aku lolos tidak, ya?” Barangkali seperti itu pertanyaan mereka dalam hati.

Ada dua hasil dalam seleksi yang hanya memiliki kesempatan satu kali mencoba ini. Lolos dan belum lolos. Ada beberapa faktor yang menyebabkan siswa tidak lolos, seperti nilai rapor, jurusan yang terlalu favorit, bahkan kurang teliti dalam pengisian data Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Kalau ternyata hasil yang keluar nanti tidak sesuai harapan, tidak usah menyalahkan mereka dan membiarkan mereka mengutuk diri. Berikan pengertian kalau hidup mereka belum berakhir hanya karena gagal SNMPTN. Masih ada beberapa jalan dan hal yang bisa mereka lakukan. Yuk, simak baik-baik 5 hal yang bisa dilakukan jika tidak lolos SNMPTN 2017 di bawah ini!

 

1. Mengikuti tes jalur lain

Banyak jalan menuju Roma. Banyak cara yang bisa ditempuh untuk bisa kuliah di jurusan idaman di perguruan tinggi. SNMPTN bukan satu-satunya cara. Masih ada cara lain, misalnya SBMPTN, Ujian Mandiri, Ujian Seleksi Masuk, dll.

Banyak yang minder atau gengsi jika masuk universitas negeri melalui jalur mandiri karena adanya stigma mengandalkan uang, bukan kepandaian. Tapi karena jalur mandiri pun memakai tes dan mereka tetap harus belajar untuk lulus, jadi stigma tersebut tidaklah sepenuhnya benar.

 

2. Bekali diri dengan persiapan

Belum lolos bukan berarti gagal. Justru dengan kegagalan kamu bisa mengoreksi diri. Kemudian kamu akan tahu faktor yang menyenyebabkan ketidaklolosan tersebut. Dari situ kamu bisa atur strategi untuk mempersiapkan segala sesuatu dalam menghadapi jalur selanjutnya. Sebagai contoh, mengikuti kelas khusus di lembaga bimbingan belajar yang memiliki program persiapan memasuki perguruan tinggi.

 

Artikel terkait: Orang tua dan pendidikan anak

  1. Dear Orang Tua, Prestasi Akademis Anak Ternyata Tidak Tentukan Kesuksesannya Kelak
  2. Sri Mulyani: Orang Tua Harus Terlibat dalam Setiap Perjalanan Pendidikan Anak
  3. Wahai Orang Tua, Pola Asuhmu Memengaruhi Kebahagiaan dan Jumlah Penghasilan Anakmu Kelak

 

3. Kursus bahasa Inggris atau bimbingan belajar lainnya

Semua jalur untuk masuk perguruan tinggi negeri sudah dicoba tapi tetap belum lolos? Jangan khawatir! Menunda untuk kuliah satu tahun lagi bukan masalah! Selagi menunggu dan mempersiapkan, mereka bisa mengikuti kursus Bahasa Inggris untuk memperlancar kemampuan berbahasa mereka. Hitung-hitung buat persiapan kerja karena setelah wisuda dan bekerja ini akan menolong banget! Tidak jarang sarjana dijumpai masih mengikuti kursus Bahasa Inggris, lho. Nah, dengan mengikuti kursus ini, mereka bisa melangkah satu tahap lebih awal.

Mereka juga bisa dianjurkan untuk mengikuti berbagai kursus lainnya yang bisa jadi bekal untuk ujian tahun berikutnya. Banyak calon mahasiswa yang sengaja menunda setahun dan mengisinya dengan berbagai les pelajaran yang akan diujikan.

 

4. Bekerja

Kerja part-time sambil menunggu waktu ujian? Kenapa nggak! Tidak ada salahnya anak atau keponakan kita disarankan untuk bekerja dulu untuk menunggu waktu kuliah. Tapi berikan juga pengertian agar jangan sampai mereka terlena dan mengurangi semangat melanjutkan kuliah karena sudah merasakan enaknya bisa menghasilkan uang sendiri, ya! Jadikan kesempetana bekerja part-time ini untuk lebih memahami minat dan menambah pengalaman bekerja untuk bekal ke depannya.

 

5. Mengembangkan diri lewat hobi

Selagi belum memiliki keterbatasan waktu karena sibuk kuliah, dukung mereka agar bisa leluasa melakukan hal yang mereka inginkan. Misalnya saja, mengembangkan diri lewat hobi. Dengan waktu yang lebih lama, mereka akan lebih maksimal dalam mengembangkan bakat. Siapa tahu, hobi mereka ini berguna untuk menambah penghasilan kecil-kecilan dan menjadi peluang untuk mereka menemukan kesempatan kerja sesuai hobi.

 

Artikel terkait: Lanjutkan pendidikan lewat beasiswa

  1. Ingin Dapat Beasiswa LPDP? Simak Kisah dan Tips dari Penerima Beasiswa LPDP Ini
  2. Buat yang Berencana Kuliah S2, Perhatikan 7 Beasiswa yang Bisa Kamu Kejar di Tahun 2017 Ini!
  3. Buat Nambah Ilmu, Kamu Bisa Ikutan Berbagai Kuliah Online Gratis Ini, Lho!

Nah, ternyata SNMPTN bukan satu-satunya jalan mendapatkan jurusan dan kampus favorit, kan? Bahkan menunda satu tahun untuk kuliah pun bukan hal yang sia-sia. Jadi jangan biarkan mereka patah semangat ketika mereka tidak lolos SNMPTN 2017 nanti. Terus berikan mereka semangat dan motivasi agar mau terus belajar.

 

Bagaimana artikel yang kamu baca hari ini? Sebelum keluar laman ini, yuk, kenalan dulu sama Tunaiku. Dijamin nggak bakal menyesal. Tunaiku bisa menjadi solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu.

Di era teknologi ini, kita dipermudah dengan pinjaman yang diproses secara digital tanpa agunan. Langsung aja kita buka link berikut ini: Tunaiku.

Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett