Beranda > Gaya Hidup > 10 Museum dan Galeri Seni yang Wajib Dikunjungi di Jakarta

10 Museum dan Galeri Seni yang Wajib Dikunjungi di Jakarta

NESA WILDA MUSFIANesa Wilda Musfia
10 Museum dan Galeri Seni yang Wajib Dikunjungi di Jakartawatermark

TUNAIKU.COM – Saya memang nggak punya bakat seni. Nggak bisa menggambar apalagi melukis. Namun, saya suka banget melihat karya seni seperti lukisan, patung, karikatur, dan masih banyak lagi. Sampai-sampai, saya kagum sendiri, kok, ada orang yang bisa membuat karya seindah itu, ya?

 

Kamu mungkin tipe yang seperti saya. Nggak berbakat tapi suka sekali menikmati seni. Nah, buat kamu yang ingin memanjakan mata melihat beragam karya seni di Jakarta, inilah 10 museum dan galeri yang bisa kamu kunjungi.

 

Artikel Terkait:Menjalin Hubungan Manis dengan Pasangan!

  1. 10 Rekomendasi Kado Murah dan Berkesan untuk Pacar
  2. Tambah Mesra dengan 10 Film Romantis
  3. Bosan Nge-date di Tempat Mewah? Ini 10 Ide Kencan Romantis Murah di Rumah

 

1. ART:1

Art:1 sebelumnya didirikan sebagai Mon decor oleh Martha Gunawan pada tahun 1983. Art:1 menjadi institusi seni yang melegenda dengan lebih dari 2500 koleksi karya seninya. Karena hal itu juga, Art:1 bisa memenangkan Best Gallery of the Year pada tahun 2010.

 

Kalau ingin ke Art:1, kamu bisa datang pukul 10.00-18.00 di weekdays dan pukul 10.00-16.00 di hari Minggu. Oh ya, jangan datang di hari Senin dan hari besar lainnya, ya. Karena Art:1 tutup di hari-hari tersebut. Harga tiketnya terbilang murah yaitu Rp35 ribu. Namun, kalau mau masuk ke New Art:1 Museum, kamu perlu merogoh kocek yang lebih mahal yaitu Rp75 ribu.

 

Kamu bisa mengunjunginya di Jalan Rajawali Selatan, Gunung Sahari Utara, Jakarta.

 

2. Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara (MACAN)

Kalau tempat seni yang satu ini masih tergolong sangat baru. Berdiri di awal tahun 2017 tapi namanya sudah melanglangbuana. Dengan luas sekitar 4000 meter persegi, MACAN memiliki program aktif pameran yang telah mencakup ruang pendidikan dan konservasi. Bahkan, MACAN ini dikatakan sebagai musem seni modern dan kontemporer pertama di Indonesia dengan skala internasional, lho. Wow, keren, ya!

 

Seperti Art:1 dan museum lainnya, Senin dan hari libur nasional adalah waktu MACAN tutup. Kamu bisa datang di hari Selasa hingga Minggu dari pukul 10.00 sampai pukul 19.00 WIB. Tiket masuk MACAN berbeda-beda. Untuk dewasa, kamu perlu merogoh kocek Rp50 ribu, pelajar Rp40 ribu, dan anak-anak Rp30 ribu. Oh ya, kamu juga bisa jadi anggota dengan membayar Rp300 ribu untuk masa berlaku satu tahun penuh.

 

3. ARTsphere Gallery

Galeri ini didirikan oleh Maya Sujatmiko pada tahun 2006. Ia adalah seorang akademisi seni dan profesional yang banyak menyumbang kontribusi pada perkembangan seni rupa di Indonesia. ARTsphere Gallery ini berfokus pada karya seni kontemporer dari anak muda Indonesia yang berasal dari Jakarta, Jogja, Bandung, dan Bali.

 

Kalau kamu ingin mengunjungi ARTsphere Gallery kamu bisa menuju Jalan Kemang Raya Nomor 1 unit 2. Harga tiket masuknya berkisar Rp10 ribu hingga Rp50 ribu. Menariknya, galeri ini buka setiap hari dari pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB.

 

4. Edwin’s Gallery

Galeri lain yang harus kamu kunjungi adalah Edwin’s Gallery. Galeri ini didirikan loleh fotografer terkenal Edwin Raharjo. Galeri yang didirikan pada tahun 1984 ini telah menjadi institusi paling aktif dengan lebih dari 150 kali pameran, serta menghadirkan lebih dari 200 seniman dari berbagai daerah maupun luar negeri. Selain itu Edwin’s Gallery juga telah berkontribusi mempromosikan karya seni Indonesia melalui pameran internasional yang diselenggarakan di berbegai negara diantaranya: Hongkong, Singapura, Tiongkok, dan Venesia.

 

Kalau kamu ingin mengunjungi Edwin’s Gallery datanglah pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 18.00 dan Sabtu pukul 09.00 – 17.30. Edwin’s Gallery terletak di Jalan Kemang Raya No. 21. Berbeda dengan galeri lain Edwin’s Galley nggak buka di hari Minggu, lho. Kecuali kalau disana sedang ada pameran.

 

5. Galeri Hadiprana

Inilah galeri aktif yang tertua di Jakarta. Didirikan oleh Hendra Hadiprana pada tahun 1961, Galeri Hadiprana bertahan meski ada di tengah kondisi ekonomi dan politik Indonesia yang kacau. Hadiprana Galeri menyimpan banyak karya seni berupa lukisan, foto, patung hingga video karya anak bangsa.

 

Selain galeri seni, Hadiprana juga punya banyak kelas seni yang bisa kamu ikuti. Kamu bisa mengunjungi galeri ini di Butik Mitra Hadiprana, lantai dasar No. 30 Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan.

 

6. Biasa Artspace Jakarta

Meskipun namanya “biasa” tapi galeri ini menjadi “nggak biasa” di Indonesia. Lahir di tahun 2005 galeri ini telah banyak berkontribusi dalam mempromosikan dan mengembangkan bidang seni kontemporer di Indonesia. Misi dalam setiap operasi pada galeri ini adalah merangsang pemahaman sosio-budaya yang lebih baik melalui seni sehingga dapat menggugah pemikiran dan refleksi penghuni perkotaan di Jakarta dan sekitarnya.

 

Biasa Artsspace sering mengadakan pameran-pameran yang tergolong nggak biasa. Bahkan, seniman Arya Pandjalu pernah mengubah ruang galeri menjadi taman dengan banyak tanaman lengkap dari rumput, dedaunan, dan hewan kecil bertema Garden of Delight. Pameran lainnya yang menarik juga pernah diaadakan oleh Sara Nuytemans, seorang seniman asal Belgia dengan menghadirkan ciptaan rasi bintang yang mengeksplorasi interaksi manusia dengan dunia.

 

Oiya, Biasa Artspace ini galeri yang mengusung tema tentang Bali, lho. Lokasinya ada Jalan Kemang Raya 20 lantai 2. Kalau kamu mau berkunjung ke Biasa Art Space, datang di hari Selasa hingga Minggu pukul 11.00-18.00, ya.

 

7. Ruang Rupa

Ruang rupa didirikan pada tahun 2000 sebagai organisasi nirlaba yang dipimpin oleh para seniman dengan tujuan mendukung kemajuan seni lokal. Sejak tahun 2008 galeri RURU (ruang rupa) menyediakan ruang pameran bagi seniman muda dan kurator. Ruang Rupa juga menjadi fasilitator Jakarta 32° C, Video Festival, The International Biennial OK, dan banyak event keren lain.

 

Ruang Rupa menjadi pilihan yang baik buat kamu yang ingin melihat kreativitas seni rupa Indonesia yang dinamis. Kamu bisa datangi RURU di Jalan Kemang Raya, Bangka, Jakarta Selatan.

 

8. Nadi Galeri

Nadi Galeri didirikan pada tahun 2000 oleh seorang arsitek dan kolektor seni Biantoro Santoso. Koleksi Nadi Galeri sangat luas, terutama lukisan-lukisan milik seniman terkenal Indonesia beberapa dekade terakhir. Nama nadi yang berarti aorta atau arteri mengacu pada fokus dari galeri ini yaitu pada seni kontemporer.

 

Nadi Galeri biasanya mengadakan pameran 6 kali dalam setahun. Setiap pamerannya, Nadi Galeri mempromosikan karya seniman baik dari Indonesia maupun luar negeri. Selain itu, Nadi Galeri juga sering memfasilitasi pertukaran antara seniman, kritikus, kolektor, dan kurator melalui lokakarya, dan pameran seni internasional.

 

Kalau kamu ingin ke Nadi Galeri kamu bisa kunjungi Jalan Kembang Indah II, Blok G III No. 4 Puri Indah, Jakarta Barat.

 

9. Canna Galeri

Canna Galeri merupakan galeri seni kontemporer terkemuka yang dibuka pada tahun 2001. Sebelumnya, Canna Galeri hanya sebuah rumah toko kecil hingga akhirnya berkembang pesat menjadi galeri dengan tiga lantai utuh. Canna Galeri sudah banyak menyumbangkan kontribusinya pada perhelatan pameran internasional, di antaranya pameran di Art Basel Hongkong dan ArtStage Singapura.

 

Canne Galeri juga pernah menampilkan pameran milik seniman Indonesia terkemuka yaitu Suraji dan FX Harsono. Lokasi Canna Galeri ini sendiri ada di Boulevard Barat Raya LC 6 no. 33-44, Kelapa Gading Permai, Jakarta.

 

Artikel Terkait: Fashion dan Bisnis

  1. Tampil Kece Dengan Harga Murah, Ini & Pasar Baju Bekas yang bisa dikunjungi
  2. Bisnis Baju Anak, Modal Terjangkau Lewat Pinjaman Dana Cepat
  3. #SemangatHemat2017 Bisa Antar Kamu Menuju Kesuksesan Seperti 4 Desainer Indonesi…

 

10. Andi’s Gallery

Andi’s Gallery didirikan tahun 1990. Galeri ini menyajikan banyak karya seni multimedia kontemporer dan modern. Hal ini membuatnya menjadi pusat wacana seni kontemporer Indonesia. Dengan unsur seni marjinal, Andi’s Gallery memegang sekiranya lebih dari enam kali pameran dalam satu tahun. Pada tahun 2009, galeri tersebut memecahkan latar baru dengan menghadirkan karya pematung wanita Indonesia untuk pameran My Body, termasuk karya evolusioner Ade Artie Tjakra, Lydia Poetrie dan Yani Mariani Sastranegara.

 

Dengan semangat kontribusi terhadap kesenian Indonesia, Andi’s Gallery menjadi tempat yang tepat untuk kamu yang ingin menemukan hal besar dalam dunia seni rupa Indonesia. Jangan lupa untuk mengunjungi Andi’s Gallery yang berlokasi di Tanah Abang 4/14 Jakarta Pusat, Indonesia.

 

Itu dia 10 rekomendasi galeri dan museum yang bisa kamu kunjungi di Jakarta. Ajak serta pasangan atau keluargamu untuk menikmati kaya seni rupa seniman Indonesia, ya. Kalau bukan kita yang mendukung, siapa lagi? Maju terus karya seni Indonesia!

 

Dapatkan kredit tanpa agunanmu sekarang juga hanya di Tunaiku. Klik di sini untuk ajukan pinjaman sebesar 2-15 juta rupiah dengan waktu angsuran 6-15 bulan!

 

4

 

 

 

 


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett