SWARA – Akhirnya, tim Indonesia berhasil meraih catatan terbaiknya di ajang Asian Chess Championsip Fide Zone 3.3 yang diselenggarakan di Mongolia. Indonesia berhasil mendapat dua tiket menuju Piala Dunia Catur 2019 setelah dua wakilnya menjadi unggulan di masing-masing kategori.

 

Keberhasilan tersebut diraih oleh GM Susanto Megaranto dan WGM Aulia Medina Warda yang berhasil sebagai pemenang pada Asian Chess Championsip Fide Zone 3.3. Keduanya berhasil mendapatkan tiket piala dunia setelah menorehkan hasil terbaik di babak akhir di ajang tersebut.

 

Artikel Terkait: Ragam menarik tentang dunia olah raga

  1. Indonesia Incar Tiket Piala Dunia Catur
  2. 5 Tips Sukses Didier Deschamps,Sosok Dibalik Kemenangan Prancis Jawara Piala Dunia 2018
  3. Piala Presiden E-Sport 2019 Telah Berhasil Menjaring Atlet untuk Sea Games 2019

 

Perjuangan GM Susanto Megaranto

 

GM Susanto Megaranto berhasil mengamankan posisinya di peringkat pertama setelah mengalahkan unggulan tuan rumah IM Bilguun Sumiya dalam pertandingan 5 jam. Kemenangan pada babak terakhir tersebut membuat Susanto mengumpulkan poin 7,0.

 

Poin tersebut sebenarnya sama dengan Gan-Erdene Sugar dan pecatur Vietnam MI Nguyen Van Huy. namun, dari akumulasi pertemuan ketiga pecatur tersebut, Susanto lebih unggul dengan poin 1,5, hasil dari sekali menang atas Gan-Erdene Sugar dan remis melawan Van Huy.

 

Dengan hasil tersebut, Gan-Erdene Sugar yang hingga babak kedelapan memimpin klasemen dengan poin 6,5 harus puas di tempat kedua setelah ditahan remis oleh pecatur lain yang berasal dari Filipina Gomez John Paul.

 

Perjuangan WGM Aulia Medina Warda

 

Dilansir dari Media Indonesia, WGM Aulia Media Warda akhirnya berhasil mengokohkan diri sebagai unggulan pertama di kategorinya. Kabar tersebut disampaikan oleh Chief de Mission Tim Catur Indonesia R Artsanti Alif.

 

Akhirnya WGM Aulia Medina Warda mendapatkan tiket untuk menuju Piala Dunia Catur, setelah melalui pertarungan sengit dengan IM Munguntuul Batkhuyag dari Mongolia,” ujar Artsanti dengan nada gembira ketika dihubungi.

 

Menurut Artsanti, pada babak terakhir pada ajang tersebut, Medina berhasil mendapatkan poin 7 dan menduduki posisi puncak klasemen.  Namun, perebutan posisi puncak itu harus dilakukan melalui pertandingan playoff yang dilakukan selama 15 menit, karena pesaingnya di peringkat kedua memiliki nilai poin yang sama.

 

“Medina akhirnya berhasil merebut tiket menuju Piala Dunia 2019 setelah berhasil melalui pertarungan tiga babak yang menegangkan. Dua babak pertama berakhir remis, sedangkan babak terakhir dimenangi oleh Medina dengan pertandingan yang cukup ketat,” imbuh Artsanti yang juga menjabat sebagai Head of Social Investment Japfa.

 

Kualitas terbaik Tim Catur Indonesia

 

Hasil yang diperoleh Indonesia di ajang Asian Chess Championship Fide Zone 3.3 merupakan cerminan kualitas terbaik dari tim tersebut. Hal tersebut juga diungkapkan oleh Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi Kristianus Liem.

 

“Hasil pertandingan Zona 3.3 menunjukkan kualitas terbaik Tim Catur Indonesia. Terima kasih kepada Japfa karena telah memberikan kesempatan kepada PB Percasi untuk mengirimkan pecatur terbaiknya ke Zona 3.3 dan tiket menuju Piala Dunia bisa didapatkan Indonesia atas nama GM Susanto Megaranto dan WGM Aulia Medina,” ujar Kris.

 

Liem menambahkan bahwa kemenangan Indonesia ini merupakan perjuangan keras Tim Indonesia untuk mendapatkan hasil terbaik. Pada babak terakhir, tim Indonesia berhasil mencatatkan empat kemenangan dan dua kekalahan.

 

Artikel Terkait: Ragam menarik tentang Piala Dunia 2018

  1. 4 Destinasi Wisata Populer di St Petersburg, Lokasi Piala Dunia 2018
  2. 10 Pesepakbola Muda Ganteng yang Berlaga di Piala Dunia 2018, Yuk Kenalan!
  3. 5 Peluang Bisnis Lewat Momen Piala Dunia 2018, Bikin Untung Besar!

 

Selain GM Susanto dan WGM Medina, kemenangan juga diraih oleh pecatur Indonesia lainnya. Antara lain, Surya Wahyudi yang mengalahkan Anand Basukh dan IM Irene Kharisma Sukandar yang menang atas FM Altanuya Boldbataar.

 

Sedangkan, pecatur lainnya yang mengalami kekalahan pada babak terakhir adalah WIM Chesie Monica dan IM Priasmoro Novendra.

 

Semua hasil yang diraih oleh Tim Catur Indonesia harus tetap diapresiasi dan didukung supaya bisa lebih baik lagi di kemudian hari. Bravo Tim Catur Indonesia!


dhandyDhandy Dwi Yustica