Beranda > Karier Sukses > Mengenal Lebih Jauh Seluk Beluk Pekerja Remote

Mengenal Lebih Jauh Seluk Beluk Pekerja Remote

PAULUS RISANGPaulus Risang
Mengenal Lebih Jauh Seluk Beluk Pekerja Remotewatermark

TUNAIKU.COM – Kamu yang mulai beranjak dewasa tentu mau tak mau akan mengenal dunia kerja. Namun, seiring berkembangnya zaman dan teknologi, cara seseorang bekerja pun berubah. Sebelumnya orang bekerja di kantor dengan jam datang dan pulang yang sudah ditentukan.  Namun, kini pekerjaan bisa di-remote dari jarak jauh. Hal ini memungkinkan para pekerja nggak perlu datang ke kantor, nggak perlu bertatap muka dengan rekan kantor, dan memiliki jam kerja yang fleksibel. Nah, itulah yang disebut dengan pekerja remote.

 

Di Indonesia sendiri pekerja remote memang mulai diminati kaum millennials. Meskipun begitu, selalu saja ada pandangan bahwa pekerjaan yang terbaik memang harus datang ke kantor. Salah satu alasannya adalah karena bekerja secara remote seringkali dicap sebagai pengangguran yang seringkali berada di rumah saja. Seiring berjalannya waktu, pekerjaan remote ini justru akan memudahkan bagi perusahaan maupun karyawan.

 

Pengin tahu lebih banyak, seperti apa sih, sisi positif dan negatifnya menjadi pekerja remote? Yuk, lanjut baca artikelnya!

 

1. Memiliki waktu fleksibel

Kaum millennials dikenal aktif, penuh karya, dan kreatif. Mereka terkenal memiliki banyak kegiatan untuk menunjang passion mereka. Bekerja dengan jam kerja tertentu mungkin akan merepotkan bagi para millennials yang aktif berkarya. Tak jarang mereka masih terjaga pada dini hari untuk mengerjakan hal-hal yang butuh kreativitas sehingga akan terasa berat kalau harus pergi ke kantor pada pagi harinya.

 

Pekerjaan remote menjadi pilihan karena kamu bisa tetap bekerja sambil menjalankan hobi atau aktivitas lainnya. Kerjaanmu bisa dilakukan sesuai dengan jam yang kamu tentukan sendiri, asalkan nggak melebihi deadline yang ditentukan atasan.

 

Artikel Terkait: Tips Berkarir sebagai Freelancer

  1. Intip 7 Tips Sukses Berkarier Sebagai Freelancer
  2. Jadi Freelancer Sukses, 5 Cara Tambah Koneksi Ketika Bekerja di Co-Working Space
  3. Rintis Profesi Freelancer, Ini 5 Hal yang Perlu Dipersiapkan

 

2. Terbebas dari rasa jenuh dan ketatnya suasana kantor

Bekerja di kantor terkadang sangat membosankan karena hampir setiap hari bertemu dengan rekan kerja yang sama di tempat yang sama pula. Dengan menjadi pekerja remote, kamu bebas menentukan dimana akan mengerjakan tugas. Bahkan, kini sudah banyak tersedia coworking space yang bisa dipakai untuk bekerja dengan suasana yang nyaman. Dalam berpakaian pun kamu bisa bebas tanpa perlu berseragam. Enak, kan?

 

3. Lebih hemat dalam pengeluaran

Dengan menjadi pekerja remote, kamu nggak perlu datang ke kantor setiap hari yang akan memakan biaya transportasi. Nggak perlu juga membeli makan siang di luar karena kamu bisa masak sendiri di rumah. Dari dua aspek ini saja, kamu sudah menghemat pengeluaran dari makan siang dan bensin.

 

Bagi perusahaan, mereka juga nggak perlu repot menyediakan berbagai macam fasilitas tempat untuk karyawannya karena mereka sudah bisa mandiri, bekerja dengan tempat dan fasilitas yang mereka tentukan sendiri.

 

4. Harus pandai mengatur waktu agar nggak mengacaukan jadwal

Bekerja remote memang nggak terikat waktu tertentu. Namun, hal ini justru bisa menjadi bumerang bagi para pekerja remote karena terkadang saking fleksibelnya, mereka jadi lupa waktu. Karena keasyikan mengerjakan pekerjaan sambilan, pekerjaan utama jadi kerap keteteran dan mengharuskanmu bekerja hingga larut malam karena mengejar deadline. Sebaiknya memang kamu benar-benar mengatur jam-jam pekerjaanmu agar nggak keteteran dan dapat berjalan beriringan antara pekerjaan utama dan pekerjaan lainnya.

 

5. Persaingan dalam bekerja akan berubah

Salah satu keuntungan bekerja kantoran adalah memiliki jenjang karier yang lebih terarah. Kalau kamu masih junior, kamu bisa belajar banyak dari senior karena kalian berada dalam satu lingkungan kerja yang sama.

 

Beda halnya dengan pekerja remote. Karena jarang bertemu dengan kolega, kamu jadi sulit untuk belajar banyak hal dari rekan kantor. Kamu juga nggak bisa mengukur kemampuanmu dengan rekan-rekan kerja karena sehari-harinya kamu lebih banyak menghabiskan waktu bekerja di rumah atau di café.

 

Artikel Terkaitnseluk-beluk pekerja freelance:

  1. Bekerja sebagai Freelancer? Simak 7 Kiat Mengatur Keuangan Ini!
  2. Bisakah Seorang Freelancer Ikutan BPJS Ketenagakerjaan?
  3. Untuk Freelancer, Pahami Soal Pajak yang Harus Dibayar!

 

6. Sering terjadi miskomunikasi

Karena nggak bertatapan langsung dengan atasan, peluang terjadinya miskomunikasi menjadi besar. Apalagi kalau kamu bekerja remote dengan perusahaan asing, tentu akan sulit sekali memahami apa yang mereka sampaikan kalau hanya melalui telepon atau video call. Untuk mengatasi hal ini maka biasanya pihak perusahaan dan karyawan tetap mengadakan meeting untuk membahas tugas-tugas yang harus dikerjakan agar miskomunikasi berkurang dan kedua belah pihak nggak dirugikan.

 

Nah, itu dia kelebihan dan kekurangan menjadi pekerja remote. Apa kamu tertarik? Atau jangan-jangan, kamu sudah menjalani pekerjaan remote ini?

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett