Beranda > Karier Sukses > Lakukan 10 Hal Ini Saat Memutuskan Berhenti Kerja dan Jadi Freelancer

Lakukan 10 Hal Ini Saat Memutuskan Berhenti Kerja dan Jadi Freelancer

KENNY CAROLINEKenny Caroline
Lakukan 10 Hal Ini Saat Memutuskan Berhenti Kerja dan Jadi Freelancerwatermark

TUNAIKU.COM – Dalam dunia pekerjaan, terlebih kantoran, pasti ada saat-saat jenuh. Ada kalanya, kamu ingin berhenti kerja dan menjadi freelancer saja. Tujuannya, supaya bisa bebas dan nggak terikat jam kantor.

 

Gagasan menjadi seorang freelancer memang menggiurkan. Selain bisa menentukan ritme kerja sendiri, kamu pun bisa terbebas dari drama a la pekerja kantoran. Nggak ada, tuh, ceritanya bangun pagi-pagi, lalu harus menghadapi kemacetan di jalan. Apalagi, kamu juga nggak akan merasa terkurung di “kandang” dari jam 9 hingga 5 sore.

 

Artikel Terkait: Lakukan Ini Agar Kariermu Melejit

  1. Introvert Bisa Jadi Team Leader, Inilah 5 Cara untuk Jadi Pemimpin yang Baik
  2. 6 Nasihat Karier Ambisius Tingkat Medium yang Harus Diketahui Usia 23 Zaman Sekarang
  3. Kerja Sambil Kuliah? Lakukan 5 Tips Ini Agar Hasilnya Maksimal

 

Menjadi freelancer artinya menjadi bos untuk dirimu sendiri. Dengan kata lain, kamu juga akan terlepas dari tekanan target atau omelan atasan. Meski begitu, dunia freelancing nggak selamanya terasa seperti surga. Ya, namanya juga hidup. Selalu ada prod dan kontra.

 

Paling penting, seorang freelancer berisiko tinggi dari situasi ketidakpastian. Ini bisa berupa kehilangan mata pencaharian, atau sekadar jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan. Ya, tiga hal yang sangat dikhawatirkan bagi kamu yang ingin menjadi freelancer.

 

Namun, jangan keburu takut. Pasalnya, seluruh hal tersebut bisa dikelola dengan baik, kok. Namanya juga pekerjaan. Jenis apa pun, pasti punya risiko masing-masing. Nah, agar semakin percaya diri menjadi seorang freelancer, berikut adalah beberapa hal yang harus kamu ketahui dan persiapkan sebelum menyerahkan surat pengunduran diri. Yuk!

 

1.      Menjalin network seluas-luasnya

Saat memutuskan berhenti bekerja full time, pastikan kamu memiliki jaringan profesional yang luas. Hal ini penting, sebab network yang bagus sangat membantumu dalam informasi pekerjaan. Karena itu, pintar-pintarlah mempromosikan diri dan menjalin relasi dengan orang-orang yang bisa jadi klienmu kelak.

 

2.      Membuat portofolio digital yang baik

Jangan lupa mengumpulkan portofolio. Tunjukkan kemampuan dan keahlian sesuai bidang freelancing yang kamu tempuh. Selain itu, kamu wajib membuat resume yang oke. Biar bisa menggaet calon klien jasa kamu.

 

3.      Memiliki keahlian khusus

Nah ini dia, nih. Kalau kamu memiliki keahlian dan keterampilan khusus, sebaiknya jadilah freelancer sesuai bidang yang kamu kuasai. Jangan lupa terus belajar dan meningkatkan diri, ya.

 

4.      Pengalaman yang cukup

Kamu juga harus mempertimbangkan soal pengalaman. Apakah kamu sudah cukup lama berkecimpung di sebuah bidang? Hal ini penting untuk menunjukkan tingkat kemampuan dan profesionalitas kamu di mata klien. Semasa kerja, inilah yang harus kamu poles.

 

5.   Go-online

Zaman sekarang semua udah serba online! Jadi, nggak ada salahnya memanfaatkan kondisi tersebut untuk mempromosikan diri kamu sebagai freelancer. Misalnya, kalau ingin jadi penulis lepas, kamu dianjurkan membuat blog supaya calon klien bisa melihat contoh tulisanmu di situ.

 

6.      Swa-disiplin

Mendisiplinkan diri sendiri itu terkadang susah. Karenanya, kamu harus mampu melakukannya saat memutuskan untuk menjadi freelancer. Memang sih, nggak ada jam yang mengikat. Namun, kalau kamu nggak mengelola waktu dengan baik, bisa-bisa kamu tertinggal tenggat waktu proyek. Hal ini bakal berpengaruh dengan reputasi kamu di mata klien.

 

7.      Tabungan ekstra

Pastikan kamu memiliki dana cadangan saat ingin menjadi freelancer. Akan ada saat-saat kala orderan sepi. Untuk mengantisipasi, ya kamu harus menyiapkan sejumlah uang untuk kehidupan sehari-hari.

 

8.      Siap bekerja sendirian

Terkait hal ini, kamu harus menyiapkan mental. Kalau kerja di kantor, setidaknya kamu masih bisa bersosialisasi dengan rekan kerja dan bekerja dalam tim. Namun, saat menjadi freelancer, semua harus kamu kerjakan dan jalani sendirian.

 

 

Artikel Terkait: Tips Sukses Berkarier

  1. Bekerja dari Rumah, Lebih Produktif atau Menghambat Kesuksesan?
  2. 5 Pertanyaan Penting yang Patut Diajukan Saat Mewawancarai Calon Karyawan
  3. Kamu Orang Pemalu? Ini Tips Sukses dan PD Jalani Wawancara Kerja

 

9.      Belajar negosiasi

Kemampuan bernegosiasi penting saat kamu menghadapi calon klien. Di sisi lain, skill ini juga menentukan kesuksesan dalam mendapat proyek serta bayaran sebagai freelancer.

 

10. Mengikuti perkembangan yang terjadi

Kamu harus menyiapkan diri untuk stay up-to-date mengenai perkembangan di sekitar. Khususnya, yang terkait dengan bidang yang kamu geluti. Tujuannya, agar kamu nggak ketinggalan dan tetap bisa bersaing dengan dunia freelancing.

 

Segala sesuatu memang kudu dipersiapkan, termasuk ketika memutuskan untuk berhenti kerja dan menjadi freelancer. Namun, kamu nggak perlu khawatir. Setiap pekerjaan, kan, selalu ada tantangannya. Paling penting, kalau kamu sudah yakin telah siap, ya hajar saja. He-he.

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp 15 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 

1

 


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett