SWARA – Banyak strereotip yang berkembang di masyarakat bahwa mencari kerja untuk usia yang sudah nggak muda itu sulit. Apalagi untuk kamu yang berpikir mengubah nasib atau karir di usia 50 tahunan.

Bukannya didukung, yang ada kamu hanya akan dicibir dan disuruh berdiam diri duduk manis saja di rumah. Kalaupun dapat pekerjaan, paling – paling gajinya rendah dengan pekerjaan yang mudah seperti mejadi driver ojek online atau penjaga mini market.

 

Artikel terkait: Berkarir sesuai jurusan saat kuliah

  1. Seluk Beluk Kuliah Sosiologi dan Peluang Karirnya
  2. Peluang Bagi Lulusan Psikologi?Begini yang Wajib Dilakukan untuk Sukses Berkarir!
  3. 8 Hal Pentingnya Self-Management dalam Menunjang Karir

 

Di dunia kerja memang sudah banyak yang mendiskriminasi pekerja atau calon pekerja yang umurnya sudah nggak muda lagi. Bahkan yang berumur 50 tahun saja sudah dianggap nggak layak untuk jadi pekerja. Padahal, menurut BAPPENAS sendiri usia produktif untuk bekerja adalah usia 15 sampai 64 tahun.

Fakta juga membuktikan masih banyak pekerja yang sudah lanjut usia namun masih betah menduduki kursi karir di perusahaan – perusahaan ternama. Maka hal ini juga nggak menutup kemungkinan untuk para pekerja usia 50 tahun ke atas untuk merubah karir mereka atau berpindah perusahaan bahkan pekerjaan.

Berikut beberapa mitos yang bisa dipatahkan untuk para pekerja lanjut usia.

 

Usia lanjut sulit mendapat pekerjaan yang baik

Mitos ini sangat nggak benar. Karena kenyataanya adalah masih banyak pekerja usia lanjut yang sekarang mendapatkan pekerjaan layak dan bergaji besar. Pekerja dengan usia yang sudah nggak muda lagi lebih bisa untuk dituntut bekerja lebih baik dan dapat bersaing dengan rekan kerja yang lebih muda.

Apalagi didukung pendidikan dan pengalaman terdahulu yang membuat pekerja yang sudah tua akan jauh lebih berpengalaman dalam dunia kerja dibanding dengan pekerja dengan usia yang lebih muda.

 

Kalau sudah berhenti dari pekerjaan akan sulit mendapatkan pekerjaan kembali

Mitos yang satu ini menjadi momok menakutkan untuk para pekerja dengan usia yang lebih tua. Karena mitos inilah mereka menjadi ragu – ragu untuk berhenti dari pekerjaan mereka dan memulai untuk meniti karir yang baru. Padahal mitos ini nggak benar, lho.

Berhenti dari pekerjaan sekarang nggak terlalu berbahaya bagi karirmu. Nyatanya, banyak permintaan tenaga kerja dari sektor jasa maupun manufaktur yang terus meningkat. Pastinya perusahaan – perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang sekiranya sudah berpengalaman. Dan para pekerja dengan usia tua memilIKI nilai plus untuk direkrut sebagai pekerja.

Sebenarnya alasan di balik mereka yang sudah lanjut usia memilih untuk tetap bekerja bukan karena jatuh miskin setelah pensiun dini, namun kebanyakan adalah karena alasan non moneter.

Alasan non moneter tersebut bisa berupa stimulasi mental yang merasa gelisah kalau nggak melakukan apapun dan kebutuhan untuk berjejaring sosial. Dan hampir kebanyakan dari mereka yang masih bekerja di usia lanjut adalah karena mereka suka dengan apa yang mereka kerjakan saat ini.

 

Artikel terkait: Tips sukses berkarir

  1. Tips Jitu Cari Pekerjaan Baru saat Merasa Karir Mandek
  2. 5 Buku Enterpreunership yang Wajib Dibaca untuk Menunjang Karir
  3. Hati-hati Update Status di Medsos Kalau Mau Karirmu Aman

 

Nah, itu dia mitos yang nggak selalu benar tentang mendapatkan pekerjaan di usia lanjut. Jadi, kalau kamu ingin berkarir di ranah yang berbeda atau mendapatkan pekerjaan di usiamu yang sudah nggak muda lagi, kamu nggak perlu khawatir. Kamu harus tetap optimis untuk bisa mendapatkan pekerjaan seperti apa yang kamu inginkan.

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!


NESA WILDA MUSFIANESA WILDA MUSFIA