SWARA – Di tengah pandemi corona yang kian merebak, pemerintah mengimbau masyarakat untuk melakukan social distancing maupun karantina. Namun, pengemudi ojek online (driver ojol) mau tidak mau harus tetap bekerja.

 

Bagaimanapun, ojek online memiliki peran yang cukup penting dalam meminimalkan penyebaran virus corona. Orang-orang tidak perlu banyak berkeliaran maupun keluar rumah untuk membeli makanan atau kebutuhan tertentu, karena dapat dibantu dengan melakukan pesan antar melalui ojek online.

 

Berusaha berpikir positif

Hal ini tentunya menjadi dilema bagi driver ojol, salah satunya adalah Yadi Supriyadi (60) yang tetap menerima orderan ojek online. Ia mengatakan bahwa meskipun ia tetap bekerja, ia juga was-was agar tidak ketularan.

 

Menurutnya, jika terlalu khawatir juga bisa menyebabkan kesehatan menurun. Oleh karena itu, situasi seperti ini tidak perlu dipikirkan dengan berlebihan karena akan menyebabkan stres dan tekanan darah naik, yang penting sering minum air putih serta rajin cuci tangan.

 

Artikel Terkait: Informasi Corona

  1. Viral Virus Corona, Ini yang Perlu Kamu Ketahui!
  2. Sama-sama Serang Pernapasan, Ini Perbedaan Virus Corona dengan SARS dan MERS
  3. Serupa tapi Tak Sama, Ini Beda Pneumonia Biasa dan Pneumonia Akibat Virus Corona

 

Jaga tubuh tetap fit

Sahrul Alamsyah (48), salah satu driver ojol yang tinggal di daerah Kramat Jati, juga mengatakan bahwa dia cukup kebingungan dalam menjalankan pekerjaannya di situasi yang seperti sekarang ini.

 

Pasalnya meskipun diimbau oleh mitra untuk bekerja dengan tetap menggunakan masker, ia khawatir akan ada penumpang yang malah takut, walau memang ada juga penumpang yang bertanya jika ia tidak menggunakan masker.

 

Untuk mencegah penyebaran virus corona, ia berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga agar tubuhnya tetap sehat dan fit. Ia juga selalu membawa hand sanitizer di dalam mobil, siapa tau ada penumpang yang juga membutuhkan.

 

Adanya penurunan order

Dari informasi yang berkembang, jumlah orderan layanan transportasi online mengalami penurunan drastis sampai dengan 50% akibat pandemi ini.

 

Meskipun pihak Gojek maupun Grab belum menanggapi dan memberikan penjelasan rinci mengenai kabar ini, Igun Wicaksono, Ketua Umum Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA), mengatakan bahwa permintaan layanan ojek online memang menurun drastis sampai dengan 50% khususnya pada malam hari dan saat jam-jam sibuk yang mana biasanya banyak orderan masuk.

 

Penurunan ini diakibatkan oleh karena kegiatan sehari-hari seperti sekolah dan bekerja mulai berkurang dengan adanya penerapan belajar online dan work from home (WFH).

 

Hal seperti ini tentunya dapat menyebabkan driver ojol menjadi semakin resah dan khawatir. Menurut Gojek, ada dua hal yang menjadi fokus dan penting untuk diperhatikan dalam menghadapi pandemi ini.

 

Pertama, kesehatan dan keamanan seluruh pengguna gojek merupakan prioritas yang utama, baik itu dari karyawan, mitra pengemudi, penjual di GoFood, maupun pelanggan.

 

Kedua, adanya kolaborasi dengan pemerintah dan otoritas kesehatan untuk berperan aktif dalam menghadapi krisis yang sedang terjadi. Oleh karena itu, penting bagi mitra untuk memberikan imbauan dan menyediakan panduan yang akurat dan jelas.

 

Tersedia kelonggaran kredit bagi driver ojol

Namun, ada juga kabar baik di tengah dilema yang dialami driver ojol, yakni stimulus yang disediakan oleh pemerintah. Stimulus itu berupa relaksasi leasing atau kredit motor. Stimulus ini sendiri disiapkan oleh pemerintah untuk driver ojol.

 

Nah, relaksasi yang dimaksud di sini adalah adanya kelonggaran pada perhitungan kolektibilitas kredit atau klasifikasi keadaan pembayar kredit motor khususnya untuk driver ojol selama setahun, baik itu berupa angsuran bunga maupun angsuran pokok dan juga bunga kredit. Kelonggaran ini berlaku satu tahun setelah ditetapkan.

 

Artikel Terkait: Tips dan Trik Menjaga Diri Selama Wabah Corona 

  1. 5 Tips Nyaman Bekerja dari Rumah Sebagai Cara Social Distancing untuk Cegah Virus Corona
  2. Cegah Virus Corona, Konsumsi 5 Makanan Penambah Imun Tubuh Ini!
  3. Persiapkan Hal ini Kalau Harus Karantina Diri Sendiri di Rumah Akibat Virus Corona

 

Memang nggak gampang jadi driver ojol. Sebagai pekerja kerah biru, mereka sangat bergantung pada pendapatan harian. Semoga stimulus yang diberi pemerintah dapat membantu mereka, ya. Semoga pandemi corona ini juga segera berlalu.