SWARA – Mungkin suatu hari kamu pernah merasa pekerjaan di kantor rasanya nggak habis-habis. Setelah selesai satu pekerjaan, datang pekerjaan lain yang harus diselesaikan. Hal ini bisa bikin otak dan pikiran lelah, belum lagi di bulan puasa, kamu bisa tambah ngantuk, lapar dan, haus karena menyelesaikan pekerjaan yang nggak kunjung berakhir.

 

Kalau sudah begini sebaiknya kamu mulai berpikir, apakah memang kapasitasmu dengan pekerjaan yang nggak seimbang atau ternyata pekerjaan kamu sebenarnya cukup tapi kamu sering melakukan kebiasaan buruk yang bisa membuat pekerjaanmu tertunda? Jika ternyata karena kebiasaanmu, sebaiknya kamu bisa mulai hindari kebiasaan-kebiasaan buruk seperti di bawah ini.

 

Artikel Terkait: Menikmati Pekerjaan di Kantor

  1. 5 Kiat Jitu Bahagia di Kantor dan Mencintai Pekerjaan
  2. Bekerja Sesuai Passion Itu Perlu Nggak, Sih?
  3. Introvert, Ini 6 Cara agar Kamu Betah Bekerja

 

1. Terlalu lama bermain smartphone


View this post on Instagram

A post shared by iTweetMagazines BLOG | POST (@itweetmagazines) on


Smartphone sudah seperti barang wajib yang berada di dekat kita. Terkadang, bisa jadi tempat pelampiasan di saat jenuh mengerjakan perintah dari atasan. Entah itu bermain games, membuka media sosial, chatting dengan teman atau bahkan melihat-lihat barang di online shop. Ternyata kebiasaan bermain smartphone saat bekerja bisa menjadi sumber utama fokusmu teralih dan waktu mengerjakan pekerjaanmu terbuang cukup lama.

 

Saat bermain smartphone, kita nggak sadar kalau sudah menghabiskan waktu hingga belasan menit. Ketika selesai, butuh waktu beberapa menit lagi untuk kembali fokus ke pekerjaan. Bahkan saat di tengah-tengah bekerja, bisa kepikiran dengan sesuatu yang tadi kamu lihat di media media sosial dan akhirnya kamu kembali membuka smartphone.

 

Sebaiknya kamu berusaha menjauhkan smartphone selama bekerja. Balik layar smartphone dan jauhkan dari jangkauan saat bekerja. Anggap smartphone hanyalah alat komunikasi yang digunakan saat penting, bukan sebuah alat hiburan yang bisa mengalihkan kejenuhan bekerja.

 

2. Terlalu banyak mengobrol


View this post on Instagram

A post shared by Withfor, la inmobiliaria ética (@withfor_barcelona) on

Mengobrol dengan teman kerja memang asyik, ada saja bahan yang dibicarakan karena seringnya bertemu. Namun, hal ini ternyata bisa menyita waktumu dalam bekerja dan menjadikan pekerjaan menumpuk, lho.

 

Mengobrol boleh saja, tapi sebaiknya kamu dan teman ngobrol bisa membatasi obrolan jika sedang ada pekerjaan. Kamu bisa menunda obrolan sampai jam istirahat atau jam pulang tiba.
Untuk menghindari obrolan yang datang secara tiba-tiba, kamu juga perlu menjaga jarak tempat duduk saat bekerja dengan teman yang kemungkinan bakal mengajak kamu ngobrol. Apalagi saat bulan puasa, jika kebanyakan ngobrol bisa merembet membicarakan orang lain yang berdampak pada berkurangnya pahala puasa kamu.

 

3. Kurang istirahat


View this post on Instagram

#footballfever #sleeplessnights #fun #dxblife🇦🇪 #sleepyatoffice

A post shared by Saji Sahadevan (@sajisahadevan) on

Saat malam hari, karena keasyikan nongkrong bersama teman kamu jadi tidur terlalu larut dan saat bangun badan kamu terasa pegal karena kurang istirahat. Sesampainya di kantor, kerjamu jadi lebih lambat dari biasanya karena susahnya fokus menahan kantuk.

 

Di hari kerja, sebaiknya kamu cukupkan beristirahat malam. Kamu bisa pamit dulu jika sedang nongkrong bersama teman agar istirahat cukup. Sebagai gantinya kamu bisa puas-puaskan nongkrong malam bersama teman-teman saat weekend tiba.

 

Apalagi di bulan Ramadan yang menuntut kamu untuk bangun sahur, sehingga latihan tidur di awal sebelum puasa tiba dengan beristirahat cukup bisa memudahkan kamu saat puasa nanti.

 

4. Terlambat datang ke kantor


View this post on Instagram

A post shared by VALIA Design inc (@valiadesign) on

Buat kamu yang sering datang ke kantor mepet atau bahkan terlambat beberapa menit, mungkin kamu sering merasakan napas jadi ngos-ngosan. Hal ini wajar karena kamu mengalami kepanikan dan terburu-buru ke kantor agar nggak terkena hukuman terlambat. Namun sebenarnya, ini akan berdampak pada pekerjaan kamu yang menjadi tertunda, lho.

 

Saat sampai di kantor dengan tergesa-gesa, kamu akan mengambil napas dan beristirahat dulu sejenak sebelum mulai bekerja. Nah, ini bisa menghambat produktivitas kamu karena awal pekerjaan dimulai adalah pemacu semangat untuk bekerja berjam-jam ke depan. Cobalah untuk datang setidaknya sepuluh menit sebelum jam masuk kantor agar kamu lebih tenang dalam memulai pekerjaan.

 

Artikel Terkait: Produktif di Kantor

  1. 6 Kiat Cepat Selesaikan Pekerjaan agar Pulang Kerja Tepat Waktu
  2. Persiapan Jelang Ramadan, Ini 4 Cara Tetap Produktif Walaupun Berpuasa
  3. Ingin Produktif di Usia 24 Tahun? Hindari 6 Hal Negatif Ini

 

5. Nggak membuat skala prioritas


View this post on Instagram

A post shared by CA Art (@agencyca) on

Skala prioritas itu penting dalam bekerja. Kamu perlu menyusun daftar pekerjaan mana yang paling urgent untuk segera dikerjakan dan pekerjaan mana yang bisa dikerjakan belakangan secara berurutan. Jika kamu nggak membuatnya, kamu jadi nggak punya alur kerja yang efektif sehingga semua pekerjaan rasanya selalu dihantui deadline.

 

6. Kurang inisiatif


View this post on Instagram

A post shared by Mary Tsolou (@marytsolou) on

Kadang saat pekerjaan kita selesai, kita justru memilih untuk bersantai-santai sambil menunggu pekerjaan datang dari atasan. Setelah datang, ternyata pekerjaannya menumpuk banyak dan nggak selesai-selesai. Sebaiknya biasakan diri kamu untuk nggak nganggur meskipun pekerjaan sudah selesai dengan menanyakan kepada atasan pekerjaan hal yang bisa dikerjakan sehingga bisa menghemat waktu dan nggak menumpuk di belakang.

 

Nah, mumpung bulan puasa masih beberapa hari lagi, yuk, hindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini biar saat puasa pekerjaan kamu sudah nggak numpuk lagi.

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya. Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!

 

   PAULUS RISANG