SWARA- Antarktika selalu menjadi benua misterius bagi umat manusia. Sejak puisi aristoteles tentang tanah nun jauh di selatan bernama Terra Australis Incognita (benua selatan yang besar) yang sudah ada di zaman Yunani kuno, nggak terhitung berapa penjelajah yang berusaha menaklukannya. Namun, kondisi ekstrem yang nirnalar dan keadaan alam yang mematikan menggagalkan usaha dari penjelajah-penjelajah itu. Sampai akhirnya penjelajah kawakan Inggris Sir Ernest Shackleton, pada 1914 berhasil pulang membawa dokumentasi, termasuk foto-foto yang mencengangkan.

 

Setelah berhasil mencapai kutub Antarktika, memimpin Ekspedisi Nimrod pada 1907, Shackleton kembali ke Antarktika dengan misi ambisius: menjadi orang pertama yang menyeberangi Antarktika. Mulailah The Imperial Trans-Antarctic Expedition pada 1914. Bersama kapal Endurance di bawah kepemimpinannya dan kapal Aurora dengan Aeneas Mackintosh sebagai kapten, mereka bergerak melalui laut untuk menyeberanginya.

 

Artikel Terkait: Yuk, Tambah Wawasan!

  1. 9 Tumbuhan yang Mengancam Jiwa, Wajib Kenali dan Waspada!
  2. 8 Hormon Ini Dapat Membantumu Mengurangi Berat Badan, Apa Saja?
  3. 8 Bahaya Radiasi Gadget Pada Anak, Wajib Hindari!

 

1. Endurance yang kalah oleh es

1

Sumber: www.davidgrann.com

 

Endurance tersangkut di es Laut Weddell sebelum berhasil mencapai Teluk Vahsel. Kapal tersebut hancur dan tenggelam. Sebanyak 28 awak kapal harus melanjutkan ekspedisi dengan berjalan kaki dihadang badai salju dan pecahan es di musim dingin Antarktika pada tahun 1915.

 

2. Pemandangan gerbang Antarktika

2

Sumber: www.popularmechanics.com

 

Tidak pernah menyerah. Dibekali pengalamannya di Ekspedisi Discovery dan Nimrod, Shackleton berhasil membawa krunya sampai di pulau Georgia Selatan, pulau yang diselimuti gletser, Gerbang Antarktika.

 

3. Menyemangati para awak yang terjebak

3

Sumber: www.davidgrann.com

 

Sebelum akhirnya kapal Endurance hancur dan tenggelam, para kru sempat terjebak di dalam kapal di tengah musim dingin yang gelap. Paham dengan ancaman psikologis terhadap awak kapalnya, Shackleton memaksa setiap awaknya untuk tetap menjaga semangat dan keceriaan. Salah satu alasan kepemimpinan Shackleton terus diakui sampai sekarang.

 

4. Bertahan hidup di Kegelapan Putih

4

Sumber: www.historyireland.com

 

Setelah Endurance hilang di balik lautan beku, Shackleton dan krunya terus berjalan, membawa suplai dan perlengkapan mereka di dalam sekoci keselamatan yang ditarik bersama menyeberangi gurun es Antarktika. Mereka bertahan selama 17 bulan di dalam kamp sekoci bergerak mereka, berhasil selamat dari kondisi cuaca yang ekstrem. Jejak petualangan Sir Ernest Shackleton diabadikan melalui buku berjudul The White Darkness atau Kegelapan Putih.

 

5. Ekspedisi Worsley di gurun beku
5

Sumber: www.cnn.com

Ekspedisi Sir Ernest Shackleton hanya membuka sebagian kecil misteri dan keindahan mematikan Antarktika. Pada 2008, terinspirasi oleh Shackleton, Seorang veteran prajurit Inggris, Henry Worsley melakukan ekspedisi serupa. Bersama rekannya sekaligus keturunan langsung dari kru Endurance, Will Gow dan Henry Adams, mereka akan mencoba menaklukan gurun beku Antartika.

 

6. Kondisi alam ekstrem
6

Sumber: www.paulkirtley.co.uk

 

Alam tidak pernah berhenti memberikan tantangan untuk para penjelajah ini. Kondisi alam Antarktika memang didesain untuk membunuh mereka. Adaptasi adalah hal yang mustahil. Kemampuan dan suplai adalah kunci. Belum lagi banyak fenomena aneh semacam Satsurugi, pecahan es tajam yang terbang terbawa angin kencang Antarktika. Satsurugi bisa membunuhmu tanpa peringatan.

 

7. Retakan es tak berujung

7

Sumber: www.cnn.com

Jurang es tak berdasar ini sudah tercatat sejak ekspedisi Antarktika pertama yang dipimpin Robert Falcon Scott, ancaman yang sama masih bertahan 100 tahun kemudian, yang Worsley dan kru harus hadapi. Di gambar kiri terlihat seorang awak ekspedisi harus ditarik ke atas karena hampir jatuh ke dalam retakan es yang gelap tak berujung.

 

Artikel Terkait: Tujuan Liburan yang Seru

  1. 10 Pulau Terbaik di Dunia, Pulau Jawa Nomor 1 Lho!
  2. 10 Foto Pulau Pahawang Ini DIjamin Bikin Kamu Ingin Segera Liburan
  3. 5 Spot Wisata di Gresik yang Wajib Dikunjungi, Anti-Mainstream!

 

8. Titik baru ekspedisi Antarktika

8

Sumber: www.cnn.com

Prestasi Shackleton dalam Ekspedisi Antartika pertama yang dia pimpin, ekspedisi Nimrod, berhasil diulang oleh Worsley dan kru, mereka berhasil mencapai titik paling selatan Bumi, titik koordinat 88°23’S. Walaupun tidak berhasil menyeberangi Antarktika seperti Shackleton dan ekspedisi kerajaan trans Antarktikanya. Apa yang dilakukan Worsley dan kru adalah pencapaian yang mengagumkan.

 

9. Ekspedisi kedua Worsley yang merenggut nyawa

9

Sumber: www.davidgrann.com

Worsley berhasil kembali dari ekspedisi pertamanya pada 2009.  Pada 2015 dia kembali ke Antarktika dengan ekspedisi lain, menyelesaikan apa yang dia mulai dan melakukan apa yang Shackleton lakukan, menyeberangi Antartika. Namun sayang, setelah 71 hari bertahan di Antarktika, dia harus dievakuasi 50 km dari tujuan akhirnya dan akhirnya meninggal karena infeksi parah.

 

Salah satu kenangan yang ditinggalkan Henry Wolsey adalah foto ini. “I am The Antarctic”. Kalimat sederhana. Kalimat yang mengkristalkan perjuangan dan semangat Wolsey. Terpahat di atas es abadi Antarktika.

 

Itulah sejumlah foto yang menggambarkan sulitnya mengarungi Antarktika. Kira-kira, siapa yang mampu menaklukkannya?

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 

   PAULUS RISANG

 

Tunaiku