Beranda > Karier Sukses > 8 Cara Atasi Hoaks Tahun 2019, Pahami dan Lakukan

8 Cara Atasi Hoaks Tahun 2019, Pahami dan Lakukan

DEWI AYU NURJANAHDewi Ayu Nurjanah
8 Cara Atasi Hoaks Tahun 2019, Pahami dan Lakukanwatermark

TUNAIKU.COM -Tahun 2019 masih saja termakan berita hoaks? Duh, jangan sampai deh. Karena era digital terus berkembang, informasi pun terus berganti setiap menit. Mulai dari berita politik sampai kosmetik palsu bisa langsung viral karena adanya sosial media.

Tanpa melalui proses verifikasi, banyak orang yang langsung percaya dengan isi berita tersebut. Jika masih seperti ini, masyarakat Indonesia akan terus-terusan menjadi sasaran empuk dari berita hoaks, lho.

Untuk menyikapi kondisi ini, mau nggak mau kamu dituntut untuk lebih jeli dalam memilah informasi yang beredar. Jangan sampai kamu menjadi korban adu domba karena terlalu percaya dengan berita hoaks yang beredar di media sosial.

 

Artikel Terkait: Waspadai Dampak Buruk Media Sosial

  1. Hati-hati! Ini 5 Kebiasaan di Media Sosial yang Bisa Bikin Hubungan Suami Istri Hancur
  2. Hati-Hati, Posting Hal Berikut di Media Sosial Bisa Membahayakan Kariermu
  3. Waspada, Ini 5 Modus Penipuan Lewat Media Sosial yang Kerap Nggak Kamu Sadari!

 

Lantas, apa saja yang bisa kamu lakukan agar bisa menghadapi berita hoaks di tahun 2019? Yuk, coba beberapa cara di bawah ini.

1. Cek dulu sumbernya

Saat membaca suatu berita yang disebarkan oleh teman, kerabat atau dari internet, kamu harus mengecek dulu sumbernya. Apalagi saat membaca berita di media social, maka kamu harus konfirmasi dulu apakah sumbernya benar-benar kredibel. Siapa tahu, berita yang kamu baca ternyata berasal dari sumber yang nggak jelas. Entah itu bentuk tulisan, foto, atau video, kamu mesti melakukan pengecekan terlebih dulu.

2. Informasi penulis jelas

Jangan percaya pada suatu berita kalau penulisnya saja nggak jelas. Kamu mesti cari tahu siapa penulis atau editor dari tulisan tersebut. Artinya, isi tulisan tersebut bisa dipertanggung-jawabkan kebenarannya. Kalau memang ada email penulis atau editor, kamu bisa konfirmasi langsung, lho. Tentunya dengan menggunakan bahasa yang baik dan sopan, ya.

3. Curigai berita tanpa keterangan waktu

Menemukan sebuah berita tanpa keterangan waktu yang jelas atau malah nggak ada info waktu sama sekali? Wah, bisa jadi berita hoaks tuh. Saat membaca berita, hal pertama yang mesti kamu perhatikan adalah keterangan waktu. Kapan berita tersebut ditulis atau kapan foto dan video diambil. Jika nggak ada, bisa saja itu berita lama yang diolah kembali yang diedarkan dengan tujuan tertentu.

4. Waspadai judul provokatif dan isi yang memihak

Saat melihat judul yang menarik, kamu pun langsung tergoda untuk membacanya. Setelah membaca, kok judul dan isi sama sekali nggak nyambung, sih? Ini dia yang disebut dengan artikel clickbait yang biasanya dibuat untuk menaikkan trafik!

Makanya, saat membaca suatu artikel seperti ini, kamu jangan langsung menerima isinya mentah-mentah. Siapa tahu artikel tersebut disisipi tujuan terselubung untuk memprovokasi masyarakat, bukan?

Berita yang baik itu harus objektif dan nggak memihak. Kalau isinya emosional dan menghakimi suatu pihak tertentu, bisa jadi tulisan tersebut sudah ditumpangi kepentingan orang atau suatu kelompok. Sebisa mungkin jangan sampai termakan berita yang memojokkan orang lain.

CTABARU3

Mobile Site CTA

5. Mencari referensi lain

Setelah membaca suatu berita, saya terbiasa mencari referensi lain di internet. Caranya sangat mudah kok. Kamu cukup mengetik kata kunci berita di Google dan nantinya akan muncul beberapa pilihan berita yang sesuai dengan kata kunci. Dengan begini, kamu bisa membandingkan berita yang kamu baca dan bisa memverifikasi kebenarannya.

6. Perhatikan situs berita

Kalau situsnya saja nggak terpercaya, bagaimana dengan isi beritanya? Sebelum benar-benar memercayai suatu informasi, kamu harus memerhatikan situs di mana berita tersebut dimuat. Coba cek lagi apakah situs tersebut terkenal atau malah baru saja dibuat. Kamu mesti curiga kalau situs tersebut adalah blog pribadi yang nggak jelas siapa penulisnya.

7. Asli atau editan?

Saking canggihnya, kini banyak orang yang bisa mengedit foto dan video. Hati-hati, jangan-jangan kamu jadi korban foto editan, lho. Banyak banget foto dan video editan yang beredar di internet. Para oknum sengaja menyebarkan foto dan video ini untuk membuat masyarakat resah dan saling hujat satu sama lain.  

 

Artikel Terkait: Manfaat dari Media Sosial

  1. Ternyata, Begini Media Sosial Memberi Pengaruh Terhadap Kariermu!
  2. Ternyata, Ini 5 Manfaat Detoks Media Sosial, Kamu Harus Coba!
  3. 8 Langkah Mudah Sukses Menjadi Social Media Influencer

 

Agar kamu nggak jadi korban juga, bisa melakukan pengecekan melalui Google. Terpenting, kamu jangan langsung percaya saat melihat video dan foto aneh yang beredar di internet.

8. Apakah isi berita masuk akal?

Ada kalanya nalar seseorang ada benarnya, lho. Apalagi saat berhadapan dengan berita hoaks. Ketika melihat foto atau video hoaks hasil editan, biarkan nalarmu bekerja. Apakah isi berita tersebut masuk akal? Dari sini, kamu bisa memilah mana berita yang memang benar adanya atau hanya ciptaan belaka.

Ini dia beberapa cara untuk menghindari berita hoaks. Dengan mengikuti petunjuk di atas, kamu bisa membentengi diri dari serangan berita rekayasa.  Semoga saja kamu bisa terhindar dari berita hoaks yang sering meresahkan masyarakat dan berisi adu-domba.

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett