Beranda > Karier Sukses > 5 Cara Ampuh Meminta Kenaikan Gaji

5 Cara Ampuh Meminta Kenaikan Gaji

5 Cara Ampuh Meminta Kenaikan Gajiwatermark

TUNAIKU.COM – Setelah berkontribusi sekian waktu di perusahaan, siapa sih yang nggak mengharapkan kenaikan gaji? Terutama jika harga kebutuhan sehari-hari semakin tinggi atau tanggung jawab yang diemban semakin besar, kenaikan gaji adalah kompensasi yang layak kamu perjuangkan.

 

Tapi, gimana cara ampuh meminta kenaikan gaji agar lebih gampang dikabulkan oleh atasan? Ini dia beberapa kiat yang bisa kamu lakukan!

 

  1. Survei dulu standar gaji untuk tanggung jawab yang kamu emban

Sebelum memutuskan untuk meminta kenaikan gaji, kamu perlu mengetahui berapa kisaran gaji yang wajar untuk posisi atau jabatanmu. Hal ini ditentukan oleh banyak faktor, seperti biaya hidup minimum, UMR yang ditentukan, jenis pekerjaan, serta masa bekerja.

 

Lakukan riset standar gaji dari situs lowongan kerja, lembaga riset, maupun media. Dari situ, kamu bisa memperoleh gambaran berapa angka kenaikan gaji yang bisa kamu harapkan.

 

  1. Pahami kebijakan perusahaan perihal kenaikan gaji dan pastikan kamu mengamati situasi

Pahami baik-baik peraturan perusahaan yang berkaitan dengan kenaikan gaji. Tiap perusahaan punya kebijakan yang berbeda-beda, ada yang melihat dari masa pengabdian, ada yang dari kinerja, ada pula yang mempertimbangkan keduanya. Peraturan ini bisa kamu jadikan acuan kapan saat yang tepat untuk mengajukan kenaikan gaji.

 

Selain itu, kamu juga perlu mengamati kondisi keuangan perusahaan. Kalau kondisinya tengah prima dan punya prospek yang baik, kamu bisa mencoba melakukan manuver. Sebaliknya, jika perusahaan tengah mengalami resesi atau kerugian, sebaiknya urungkan dulu niatmu meminta kenaikan gaji.

 

  1. Buat penilaian yang objektif terhadap dirimu sendiri

Bagaimana penilaian terhadap peran dan kinerjamu terhadap perusahaan? Apakah posisimu bisa dengan mudah digantikan orang lain? Apakah kontribusi dan kinerjamu selama ini cukup membanggakan? Tentunya, pertanyaan-pertanyaan ini perlu dijawab secara jujur dan objektif lewat bukti kuat seperti catatan prestasi, bukan cuma mengandalkan perasaan aja.

 

Jika nilai yang kamu miliki semakin tinggi, maka semakin baik pula posisi tawar yang kamu punya. Terlebih, kalau kamu termasuk karyawan ‘bintang’, perusahaan akan lebih gampang untuk mengabulkan permintaanmu. Persiapkan data-data ini dengan baik untuk memperkuat argumenmu sebelum bertemu atasan untuk minta naik gaji.

 

  1. Sediakan waktu khusus untuk bernegosiasi dan lakukan dengan etika yang baik

Permintaan kenaikan gaji bukanlah diskusi yang bisa dilakukan sambil lalu. Sebaiknya, mintalah waktu khusus kepada atasan untuk melakukan negosiasi. Buatlah janji terlebih dulu sembari mengungkapkan maksudmu. Dengan begitu, kamu bisa menegosiasikan kenaikan gajimu dengan atasan secara leluasa.

 

Biar atasan bisa lebih lunak, jangan mengabaikan etika saat bernegosiasi. Antara lain menampilkan diri dengan rendah hati, memilih kata-kata yang sopan serta tidak bertele-tele, serta tidak lebih dulu menyebutkan nominal gaji. Utarakan pula alasan yang kuat kenapa kamu ingin naik gaji, misalnya karena ingin menikah atau karena tanggung jawabmu bertambah.

 

  1. Bersiaplah dengan penolakan. Kalau memungkinkan, ungkapkan alternatif lain ke atasan

Sebelum mengajukan permintaan kenaikan gaji, jangan lupa mempersiapkan mental jika ternyata permintaanmu ditolak. Kalau memungkinkan, nggak ada salahnya mencoba mengajukan alternatif lain agar kamu tetap bisa naik gaji, misalnya dengan meminta mutasi atau promosi jabatan. Terlepas dari apapun jawaban yang diberikan, jangan lupa mengucapkan terima kasih atas waktu yang diberikan atasan buatmu.
Itu dia 5 cara ampuh meminta kenaikan gaji ke atasan. Lewat kiat tadi, mudah-mudahan negosiasimu sukses, ya!

Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett