SWARA – Usia muda bukan berarti terlepas dari tanggung jawab masa depan. Sembari menikmati gaji, sebenarnya kamu bisa mulai berinvestasi, terutama berinvestasi rumah. Ya, kalau sudah berkeluarga nanti kamu nggak ingin selamanya tinggal di rumah orang tua atau mertua, kan?

 

Jangan merasa terlalu dini memulai investasi sekalipun saat ini usiamu baru 25 tahun atau 30 tahun. Justru usia sedini ini sangat baik buat kamu mengingat beban hidup belum banyak. Bisa jadi kamu belum menikah jadi belum ada pasangan yang harus dinafkahi. Kalaupun sudah menikah dan punya anak, kamu pun belum mengeluarkan banyak uang untuk biaya pendidikan anak. Di lain hal energimu masih segar jadi masih semangat untuk memiliki pekerjaan sampingan untuk mencari tambahan uang.

 

Artikel Terkait: Pengin Punya KPR? Baca Ini

  1. KPR Rumah Baru dan KPR Rumah Bekas, Mana Lebih Untung?
  2. Simak Perbedaan Membeli Rumah Baru dan Bekas dengan Menggunakan KPR
  3. 5 Cara Jitu Mengumpulkan Uang Muka KPR, Biar Tabunganmu Tak Habis Dalam Sekejap!

 

Bagaimana, sudah yakin untuk memulai KPR? Jika ya, sebaiknya beberapa hal ini harus kamu perhatikan!

 

1. Pilih produk KPR yang paling menguntungkan

Sebelum memutuskan untuk KPR, ada baiknya kamu melakukan survei produk KPR. Pasalnya, di luar ada banyak produk KPR yang bisa kamu pilih, lengkap dengan lembaga penyedianya. Pilihlah KPR dengan bunga yang lebih ringan. Selain itu, pastikan kamu memahami syarat dan ketentuan jika kamu ingin melakukan pelunasan dipercepat. Pasalnya ada juga KPR yang murah, tapi akhirnya mahal di bagian pelunasan dipercepatnya. 

 

Pastikan juga kamu memahami semua aturan yang ada, apalagi jika yang berkaitan dengan finansial. Adakah denda keterlambatan jika kamu terlambat membayar? Bagaimana sistem bunganya, flat, atau sebaliknya? 

 

2. Sesuaikan dengan kemampuan membayar

Kalau sudah mendapatkan KPR dengan bunga ringan, selanjutnya kamu tinggal mengatur angka cicilannya. Kamu bisa menyesuaikan kemampuan bayarmu terletak di angka berapa. Kalau masih terlalu besar, kamu bisa menambah tenor jadi angsuran lebih ringan. Namun, tenor yang semakin lama akan menjadikanmu membayar bunga lebih banyak.

 

3. Atur pembayaran

Di beberapa tempat memang menerapkan denda keterlambatan. Padahal, sebagai orang yang cukup sibuk kamu nggak sempat bahkan lupa kalau harus membayar cicilan di tanggal tertentu. Nah, jika kamu termasuk orang yang demikian, ada baiknya mengatur pembayaran otomatis, alias autodebet.

 

4. Miliki pekerjaan sampingan

Kalau punya tanggungan utang, mau nggak mau kamu memang harus memiliki pekerjaan sampingan. Pendapatan dari pekerjaan sampingan ini akan sangat membantu buat kamu membayar cicilan. Kalau bulan ini sudah aman, kamu bisa berjaga-jaga untuk bulan depan. Nggak ada yang tahu apa yang akan terjadi di bulan depan, kan?

 

Artikel Terkait: Pengin Punya Pekerjaan Sampingan? Baca Ini

  1. Butuh Dana Tambahan? 7 Pekerjaan Freelance Ini Bisa Menambah Keuanganmu
  2. 5 Pekerjaan Freelance yang Bisa Kamu Lakoni Sambil Nunggu Panggilan Kerja
  3. 4 Cara Jitu Hasilkan Uang dari Blog

 

5. Lebih ketat terhadap pengeluaran

Setelah memiliki tambahan penghasilan, kamu juga harus hidup hemat. Hindari dulu yang namanya boros dan memiliki gaya hidup tinggi. Bedakan secara rasional, mana kebutuhan yang harus segera dipenuhi dan mana yang hanya merupakan keinginan dan bisa dikesampingkan.

 

Itu dia beberapa hal yang harus kamu perhatikan jika ingin memiliki KPR di usia muda. Yakinlah dengan memulai membayar KPR di usia muda, nantinya saat kamu memiliki istri dan anak nggak akan terseok-seok.