SWARA – Milenial dianggap sebagai generasi yang tidak mampu menabung. Gaya hidup yolo alias “You only live once” ala milenial memperparah pemikiran bahwa milenial tidak mungkin bisa menabung untuk membeli rumah. Bagaimana mau menabung jika uangnya saja habis untuk liburan ke luar negeri dan berbelanja berbagai barang branded?

 

Bagi kamu, kaum milenial yang ingin membeli rumah namun masih belum tahu caranya, cek artikel ini untuk mengetahui caranya memiliki rumah dengan cepat!

 

1. Pilih rumah yang dapat menunjang kesibukanmu

Walaupun kamu ingin memiliki rumah secara cepat, bukan berarti pemilihan rumah dilakukan secara asal-asalan. Penting bagi kaum milenial yang memiliki mobilitas tinggi untuk memilih lokasi rumah yang strategis dan dekat dengan lokasi kantor. Dengan selektif memilih lokasi rumah, milenial juga dapat memperhitungkan waktu yang harus dihabiskan menuju kantor, serta pengeluaran lainnya setelah membeli rumah.

 

2. Putuskan jenis hunian yang kamu ing inkan

Ada berbagai jenis hunian yang bisa kamu pertimbangkan. Mulai dari rumah susun, apartemen, ataupun hunian horizontal alias rumah. Sesuaikan dengan karakter dan seleramu. Jika kamu adalah jenis orang yang suka kehidupan serba cepat, kamu bisa mempertimbangkan membeli apartemen. Sedangkan bila kamu ingin memiliki kesan membumi dan memiliki tetangga seperti layaknya masyarakat tradisional, kamu bisa membeli rumah.

 

3. Kondisi fisik hunian

Yang tidak kalah penting adalah kondisi fisik hunian. Tidak apa-apa jika kamu ingin melakukan renovasi supaya hunian yang kamu beli bisa sesuai dengan seleramu. Kondisi eksterior maupun interior adalah faktor penentu akankah kamu betah di rumah atau tidak. Jangan sampai setelah kamu membeli rumah, malah lebih betah untuk menghabiskan waktu di luar rumah.

 

4. Metode pembayaran

Berbahagialah kamu yang bisa membeli rumah secara tunai. Namun bagi kamu yang belum memiliki uang yang cukup, jangan berkecil cukup. Ada berbagai opsi pembayaran yang biasanya ditawarkan oleh penyedia properti. Opsi KPR melalui bank adalah pilihan yang bisa kamu pertimbangkan bila ingin membeli rumah. Namun, milenial juga harus berhati-hati supaya tidak terjebak dalam poin kewajiban yang harus dibayarkan kepada bank. Jangan sampai salah membaca kontrak ya..

 

5. Rutin menabung

Yang paling penting, milenial harus memiliki skala prioritas. Sisihkan 30 hingga 40 persen penghasilan untuk ditabung untuk biaya darurat dan membeli rumah. Rinciannya bisa diatur, misalnya 20 persen untuk biaya darurat dan 20 persen untuk menabung membeli rumah. Dengan begini, dua jenis tabungan yang kamu miliki akan tetap jalan.

 

Selain mencicil via bank, kamu juga dapat mempertimbangkan untuk mencicil menggunakan layanan pinjaman yang lain. Memang, pinjaman online sebaiknya tidak diperuntukkan untuk kebutuhan yang bersifat jangka panjang seperti bank. Namun siapa yang tahu bila ternyata kamu membutuhkan uang untuk membayar cicilan KPR ke bank? 

 

Nah pinjaman online bisa menjadi solusi bagimu dalam membayar cicilan KPR. Sebelum kamu memutuskan untuk meminjam uang secara online, ada baiknya kamu membuka aplikasi Kreditpedia. Dengan Kreditpedia, kamu bisa memperoleh berbagai informasi dan perbandingan mengenai layanan serta bunga masing-masing pinjaman online yang sudah terdaftar di OJK. Impian milenial untuk memiliki rumah sendiri bukan lagi sekedar mimpi!

Mewujudkan impian di bucket-list-mu bukan lagi sekedar impian dengan Kreditpedia!