Biaya medical check up 2022 tentunya menjadi pertanyaan besar menyambut tahun baru ini, bukan?

 

Kesehatan merupakan bagian penting dalam hidup kita. Karenanya, banyak pakar kesehatan yang menganjurkan untuk mulai menjalankan pola hidup sehat.

 

Meskipun begitu, tetap saja ukuran sehat seseorang harus divalidasi dengan tes medis seperti medical check up.

 

Mari kita cari tahu biaya medical check up 2022 di berbagai klinik dan rumah sakit!

 

Perkiraan biaya medical check up 2022 di klinik dan rumah sakit

 

Kisaran biaya medical check up 2022 akan sangat bergantung pada fasilitas kesehatan yang dituju saat melakukan tindakan.

1. Perkiraan biaya medical check 2022 up Prodia 

 

Prodia merupakan laboratorium klinik yang memang menawarkan jasa tes kesehatan sehingga sangat cocok untuk menjadi pilihan untuk melakukan medical check up. 

 

Paket medical check up di Prodia umumnya dilakukan menyeluruh meliputi pemeriksaan darah, ginjal, pencernaan, asam urat, dan metabolisme tubuh.

 

Biaya medical check up 2022 di Prodia pun cukup beragam tergantung dari waktu dan promosi yang mungkin tersedia, sehingga harganya bisa berubah di kemudian hari. 

 

Berikut beberapa jenis paket medical check up yang bisa dipilih:

 

  • Paket Wellness Basic: Rp2.283.000
  • Paket Wellness Medium: Rp3.592.000
  • Paket Premium Pria: Rp7.738.000
  • Paket Wellness Premium Wanita: Rp8.511.00

2. Biaya medical check up 2022 di Puskesmas 

 

Sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, biaya medical check up 2022 di Puskesmas umumnya akan jauh lebih murah dibandingkan laboratorium klinik atau rumah sakit.

 

Meskipun demikian, tidak semua puskesmas menyediakan fasilitas check up karena layanan ini akan sangat bergantung pada prosedur dan daerah pemeriksaan. 

 

Secara umum, biaya medical check up di Puskesmas adalah sekitar Rp50 ribu hingga Rp150 ribu.

3. Biaya medical check up 2022 di Pramita

 

Pramita juga salah satu laboratorium klinik yang memiliki banyak cabang di kota besar di Indonesia. 

 

Pemeriksaan umum di laboratorium klinik Pramita meliputi cek darah, fungsi hati, metabolism lemak, fungsi ginjal, skrining diabetes hingga pemeriksaan jantung dan paru.

 

Paket pemeriksaan di Pramita bisa berubah-ubah seiring dengan promosi dan waktu yang berlaku. 

 

Namun, secara umum berikut adalah kisaran biaya medical check up di Pramita.

 

  • Paket blue: Rp1.183.000
  • Paket silver: Rp1.907.000
  • Paket gold pria: Rp5.814.000
  • Paket gold wanita: Rp5.898.000
  • Paket platinum wanita: Rp8.679.000
  • Paket platinum pria: Rp8.875.000

4. Biaya medical check up 2022 di rumah sakit Jakarta 

 

Hampir semua rumah sakit di Indonesia menyediakan layanan tes medis dengan biaya yang beragam tergantung jenis dan daerah pemeriksaannya. 

 

Berikut adalah ulasan beberapa rumah sakit yang mencantumkan biaya medical check up 2022.

 

  • Rumah sakit PELNI Jakarta: Rp350.000
  • MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Jakarta: Rp680.000
  • Rumah Sakit Hermina Arcamanik Bandung: Rp1.400.000
  • Rumah Sakit Premier Surabaya: Rp800.000
  • Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya Medan: Rp900.000
  • Rumah Sakit TK. II Pelamonia Makassar: Rp420.000

Apakah biaya medical check 2022 up ditanggung BPJS Kesehatan?

 

Mengingat kalau tindakan medical check up sifatnya tidak wajib dan dilakukan untuk memantau kesehatan secara menyeluruh dengan diagnosis terhadap kondisi seluruh tubuh makan biaya medical check up sebenarnya tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

 

Namun, beberapa instansi perkantoran sudah mulai mencanangkan pemeriksaan kesehatan melalui tes medical check up kepada karyawan secara rutin seperti satu dalam satu atau dua tahun sekali. 

 

Jika memang tidak mendapatkan fasilitas tersebut, maka siapkanlah dana tambahan untuk melakukan tindakan medical check up.

Apa yang dimaksud dengan medical check up? 

 

Pada dasarnya, medical check up adalah tindakan medis melalui pemeriksaan kondisi tubuh seseorang secara menyeluruh yang biasanya dilakukan secara rutin misalnya satu atau dua tahun sekali.

 

Dengan begitu, jika ditemukan sesuatu yang ganjil dalam tubuh orang tersebut, dokter bisa langsung merujuknya kepada dokter spesialis terkait. 

 

Tindakan medical check up pastinya sayang jika dilewatkan karena orang yang menjalani tes ini bisa mengurangi potensi penyakit lebih dini dengan melakukan pencegahan untuk menghindari penyakit berbahaya di kemudian hari.

 

Fungsi dan tujuan medical check up kesehatan

 

Secara general, fungsi medical check up adalah memantau tingkat kesehatan tubuh untuk memberikan gambaran kepada dokter terkait dengan menjalani berbagai tes.

 

Meskipun tidak diwajibkan, tujuan dilakukannya tindakan medical check up adalah:

 

  • Memastikan kondisi tubuh terkini
  • Mengetahui risiko penyakit lebih dini
  • Menghindari penyakit kronis yang mungkin muncul di kemudian hari
  • Mendeteksi penyakit yang disertai dan tidak disertai gejala yang dirasakan
  • Mengajak orang untuk beralih ke pola hidup sehat
  • Merujuk pasien dengan kondisi orang tubuh yang tidak baik kepada dokter spesialis terkait

 

Jadi, sebelum atau sesudah merasakan kejanggalan terhadap anggota tubuh sendiri, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan melalui medical check up di rumah sakit pilihan.

 

Apa saja yang diperiksa saat medical check up?

 

Prosedur medical check up bisa jadi berbeda antar rumah sakit.

 

Tes ini dilakukan mempertimbangkan usia, jenis kelamin dan kondisi kesehatan terkini dari pasien itu sendiri. 

 

Namun, secara umum beberapa tes yang dijalani dalam tindakan medical check up adalah:

 

1. Pemeriksaan riwayat kesehatan

 

Ini adalah tahapan awal dari medical check up yang mirip dengan pencatatan administrasi yang dilakukan oleh tenaga kesehatan. 

 

Selama proses ini, pasien diminta memberikan informasi terkini terhadap kesehatannya seperti gejala kesehatan yang dialami, konsumsi obat terkini dan lain sebagainya.

 

Pasien juga diminta untuk memberikan pengakuan terkait pola hidup sehari-harinya seperti intensitas olahraga, pola makan sehari-hari, kebiasaan tidur, konsumsi alkohol dan rokok, dan lain sebagainya.

 

2. Pemeriksaan suhu tubuh

 

Setelah mendapatkan informasi administratif, pasien akan melakukan sejumlah tes yang bertujuan untuk mengukur sehat tidaknya tanda-tanda alat vital dalam tubuhnya. 

 

Proses ini dimulai dari pengukuran suhu tubuh mengingat suhu tubuh yang tidak normal bisa mengisyaratkan kondisi tubuh tertentu. 

 

Suhu tubuh normal adalah sekitar 36,1 hingga 37,2 derajat Celcius.

 

Jika selama pemeriksaan, suhu tubuh pasien tidak normal maka kemungkinan pasien sedang terinfeksi sebuah penyakit.

 

3. Pemeriksaan tekanan darah

 

Tahapan medical check up berikutnya adalah mengetahui tekanan darah pasien. 

 

Tekanan darah diperiksa dengan alat khusus bernama sphygmomanometer yang bertujuan untuk mengukur tekanan pada pembuluh darah arteri ketika jantung berdenyut.

 

Normalnya, tekanan darah adalah sekitar 120/80 mmHg.

 

Jika tekanan darah pasien berada di bawah atau di atas angka tersebut, terdapat indikasi penyakit yang berhubungan dengan hipotensi (tekanan darah rendah) atau hipertensi (tekanan darah tinggi).

 

4. Pemeriksaan jantung

 

Pemeriksaan jantung termasuk prosedur yang paling penting dalam medical check up untuk mendeteksi gangguan jantung. 

 

Hal ini dilakukan untuk mengukur risiko pasien terkena penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskular dan bermanfaat untuk mencegahnya sebelum terjadi.

 

Tes jantung biasanya dilakukan memilih salah satu dari prosedur medis di bawah ini:

 

  • Tes treadmill jantung
  • MRI (magnetic resonance imaging) jantung
  • CT scan jantung
  • Elektrofisiologi jantung

 

5. Pemeriksaan lainnya 

 

Selain beberapa pemeriksaan di atas, beberapa jenis tes lain yang biasanya dimasukkan dalam paket medical check up di antaranya:

 

  • Pemeriksaan fungsi hati
  • Pemeriksaan diagnostik
  • Pemeriksaan fungsi ginjal
  • Pemeriksaan payudara
  • Analisis darah
  • Skrining diabetes
  • Skrining kanker serviks

 

Artikel terkait:

  1. Perkiraan Biaya Cuci Darah di Rumah Sakit Jakarta
  2. 5 Jenis Tes Kesehatan yang Wajib Dilakukan Perempuan dan Estimasi Biayanya!

Waktu yang tepat untuk medical check up

 

Jika dimungkinkan, pakar kesehatan menyarankan orang untuk rutin melakukan medical check up setidaknya satu tahun sekali pada periode yang mudah diingat seperti akhir tahun atau awal tahun. 

 

Pemeriksaan kesehatan ini dianjurkan untuk dilakukan mulai dari usia 18 tahun. 

 

Namun, medical check up akan semakin disarankan bagi mereka yang sudah menginjak usia tua yakni 40 tahun ke atas.

 

Sudah siap melakukan medical check up di awal tahun ini?