SWARA – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai kembali diberlakukan di wilayah Jakarta. Selain itu, beberapa wilayah di Jawa Barat juga mulai menetapkan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Baik PSBB maupun PPKM sama-sama berlaku di tanggal 11-25 Januari 2021.

 

PSBB dan PPKM diberlakukan karena jumlah kasus penyebaran Covid-19 di wilayah Jawa-Bali terus mengalami peningkatan. Bagi kamu yang tinggal di wilayah ini, sebaiknya siap-siap untuk menyesuaikan aktivitas sehari-harimu dengan peraturan ini. 

 

PSBB dan PPKM, Apa Bedanya?

 

PSBB dan PPKM sama-sama dijadikan acuan dalam membatasi kegiatan masyarakat demi menghindari penyebaran virus corona. Dalam penerapannya, keduanya pun memiliki kebijakan yang hampir serupa.

 

Seperti yang kamu tahu, PSBB sudah menjadi peraturan yang sudah ditetapkan sejak awal pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Sementara, PPKM merupakan kebijakan khusus di wilayah Jawa-Bali.

 

Dilansir dari CNN Indonesia, istilah PPKM digunakan untuk menggambarkan pembatasan kegiatan masyarakat yang semakin diperketat. Regulasinya tercantum dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2021 untuk masyarakat di Jawa dan Bali.

 

Kebijakan PPKM disasarkan pada pembatasan masyarakat berbasis kota dan kabupaten. Jadi, regulasinya bukan ditujukan untuk satu provinsi atau satu Pulau Jawa.

 

Karena itu, bisa dibilang PPKM menjadi kebijakan yang lebih mikro, sedangkan PSBB, sesuai namanya, memiliki skala yang lebih besar. 

 

PPKM diberlakukan bagi wilayah dengan kriteria tertentu saja. Kriteria itu antara lain:

 

  • Memiliki angka kematian daerah di atas rata-rata angka kematian nasional sebesar 3 persen.

 

  • Memiliki angka kesembuhan daerah di bawah rata-rata angka kesembuhan nasional sebesar 82 persen.

 

  • Memiliki kasus aktif daerah di atas rata-rata kasus aktif nasional sebesar 14 persen.

 

  • Ruang ICU dan ruang isolasi terisi lebih dari 70 persen.

 

Pelaksanaan PPKM di Jawa-Bali

 

Berdasarkan kriteria yang ditetapkan, berikut ini daftar daerah yang wilayah di Jawa-Bali yang melaksanakan PPKM:

 

  • DKI Jakarta

 

  • Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Cimahi, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Bandung Raya

 

  • Banten, prioritas di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan

 

  • Jawa Tengah, khususnya di Semarang Raya, Banyumas Raya, Kota Surakarta dan sekitarnya

 

  • DI Yogyakarta, prioritas di Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Kulon Progo

 

  • Bali, dengan prioritas di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar

 

Dalam pelaksanaannya, ada beberapa poin yang ditekankan di aturan PPKM. Poin-poin ini hampir serupa dengan poin dalam PSBB, namun dilengkapi dengan aturan tambahan untuk memperketat kegiatan masyarakat. 

 

Poin-Poin Aturan Pelaksanaan PSBB dan PPKM

 

Simak poin-poin dalam aturan PPKM menurut Kompas berikut ini:

 

  • Penerapan work from home untuk 75 persen karyawan di area perkantoran. Maksimal karyawan work from office hanya sebesar 25 persen.

 

  • Kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan secara online.

 

  • Sektor yang berhubungan dengan kebutuhan pokok boleh beroperasi 100 persen. Namun, ada pengaturan jam operasional, kapasitas, serta kewajiban menerapkan protokol kesehatan dengan lebih ketat.

 

  • Kegiatan makan dan minum di restoran sebesar 25 persen, sementara layanan pesan antar dan take away dilakukan sesuai jam operasional restoran. Jam operasional pusat perbelanjaan dan restoran sampai dengan pukul 19.00 WIB.

 

  • Kegiatan konstruksi beroperasi 100 persen sambil menerapkan protokol kesehatan dengan lebih ketat.

 

  • Kegiatan di tempat ibadah diperbolehkan, dengan kapasitas maksimal 50 persen sambil menerapkan protokol kesehatan. 

 

  • Diberhentikannya aktivitas di fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya untuk sementara waktu.

 

  • Pembatasan kapasitas dan jam operasional moda transportasi umum. 

 

Aturan ini diberlakukan di wilayah-wilayah yang memenuhi kriteria sebagai daerah yang perlu melakukan PSBB dan PPKM. 

 

Jika daerah tempat tinggalmu termasuk dalam kategori daerah yang perlu melaksanakan PSBB dan PPKM, maka pastikan untuk memahami aturan apa saja yang ditetapkan. Hal in penting demi mengurangi potensi meningkatnya kasus penyebaran Covid-19.