Beranda > Gaya Hidup > Kenali Bullying dan Cara Menyikapinya saat Anak Sekolah

Kenali Bullying dan Cara Menyikapinya saat Anak Sekolah

NESA WILDA MUSFIANesa Wilda Musfia
Kenali Bullying dan Cara Menyikapinya saat Anak Sekolahwatermark

TUNAIKU.COM – Sebagai suatu lembaga yang memberikan pendidikan, sekolah memang diharapkan menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk anak dalam mencari ilmu pengetahuan. Tetapi nyatanya banyak aksi bullying yang kerap terjadi di lingkungan sekolah.

Sebagai orang tua, wajar kalau kau nggak rela anak-anakmu menjadi korban bullying di sekolahnya. Tetapi kekhawatiran tersebut semakin kesini semakin bertambah melihat fakta bahwa kasus bullying terus meningkat di 10 tahun ini.

Nah, sebagai orang tua alangkah lebih baiknya untuk mengenal lingkungan dan juga teman – teman anakmu di sekolah untuk menghindari aksi bullying terjadi. Berikut beberapa hal yang harus kamu pahami tentang bullying di Sekolah.

Apa itu bullying

Bullying atau perundungan adalah tindakan yang dapat menyakiti anak baik secara fisik maupun verbal dan sikap yang dilakukan secara terus menerus. Beberapa sikap bullying yang sering terjadi di sekolah diantaranya yaitu dikucilkan, diejek, dijambak, atau perlakuan kasar lainnya.

Siapa sajakah yang mungkin menjadi pelaku bullying di Sekolah?

Pelaku bullying nggak hanya melulu teman sekelas. Pelaku bullying juga bisa berasal dari kakak kelas, karyawan sekolah, atau bahkan guru di sekolah itu sendiri.

 

Artikel Terkait: Hal – hal yang Harus dipersiapkan Saat Memiliki Anak

  1. 5 Kondisi Keuangan Ini Menandakan Kamu Siap Punya Anak
  2. Kapan Anak Perlu Untuk Ikut Kelas Tambahan atau Bimbel?
  3. 10 Tantangan Besar yang Sering dialami di Tahun Pertama Menjadi Ibu

Tanda anak mengalami bullying

Biasanya anak yang mengalami bullying jarang bisa mengungkapkan langsung pada orang tua. Mereka lebih memilih mengurung diri di kamar atau meminta pindah sekolah. Beberapa tanda lainnya yaitu anak menjadi kurang bisa fokus dan berkonsentrasi pada pelajaran sehingga nilai dan prestasi menurun.

Mereka juga menjadi penakut dan mudah gelisah. Beberapa lainnya menjadi lebih emosional dan bersikap kasar. Anak – anak juga terkadang mengalami mimpi buruk yang bisa disebabkan oleh rasa trauma.

Nah, sebagai orang tua kamu harus memahami tanda – tanda diatas dan segera melakukan pendekatan dengan anak jika memang  benar telah mengalami aksi bullying di sekolahnya. Sebenarnya aksi bullying nggak menimpa semua anak di sekolah.

Tetapi kalau anakmu memiliki fisik yang berbeda dengan teman sebayanya seperti obesitas, terlalu kurus atau bahkan kurang sempurna bisa menjadi sasaran pelaku bullying. Beberapa anak yang pendiam dan terlihat lemah juga sering menjadi korban bullying.

Kalau sudah begitu, bagaimana sikapmu sebagai orang tua? Berikut beberapa hal yang perlu kamu lakukan ketika mencurigai anakmu sebagai korban bullying.

CTABARU3

Mobile Site CTA

Konfirmasi lebih jauh

Kalau kamu menemukan beberapa tanda – tanda seperti diatas, yang perlu kamu lakukan adalah melakukan croshcheck dan mencari informasi sejelas-jelasnya dari berbagai pihak. Kamu bisa konfirmasi langsung pada anakmu atau melalui pihak sekolah dan juga teman – teman dekatnya.

Lakukan mediasi

Saat kamu sudah mendapat konfirmasi dan kejelasan, jangan langsung terbawa emosi. Mintalah pihak sekolah untuk melakukan media pertemuan antar orang tua anak korban bully dan anak pelaku bully jika memang ada dalam satu sekolah.

Menuntut dengan tegas

Saat dilakukan media lakukanlah tuntutan – tuntan yang tegas pada pelaku bully ataupun orang tuanya agar si anak nggak mengulangi perbuatannya lagi baik pada anakmu atau anak lain. Lalu kalau menag si pelaku mengulangi hal yang sama mintalah sekolah untuk memberikan sanksi yang tegas berupa DO dari sekolah.

 

Artikel Terkait: Tips Membangun Bonding Pada Anak

  1. Cara Terbaik Menumbuhkan Bonding yang Baik dengan Anak Adopsi
  2. Tips Supaya Anak Angkat dan Anak Kandung Akur
  3. Yakinkan Perkembangan Anak Sebelum Masuk Prasekolah

Berikan pendampingan

Sebagai orang tua kamu wajib memberikan pendampingan yang lebih pada anak korban bully. Kamu juga perlu untuk menumbuhkan kembali rasa percaya diri anak dan memberikan nasihat agar kelak terhindar dari aksi bullying lainnya.

Nah, itu dia hal – hal yang harus kamu lakukan saat anakmu menjadi korban bullying. Yang terpenting adalah bagaimana kamu bisa memahami anak – anakmu dan lingkungan di sekelilingnya. Berikan juga pengawasan terbaikmu agar buah hari terhindar dari tindakan bullying yang merugikan.

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett