Untuk bisa bepergian keluar negeri, kamu membutuhkan sebuah paspor sebagai persyaratan utama. Lalu, kira-kira berapa biaya bikin paspor yang perlu dikeluarkan?

 

Demi mendapatkan paspor, kamu memang perlu mengeluarkan sejumlah uang, tergantung dari jenis paspor yang dipilih. Jika kamu bukan pejabat negara atau diplomat, buku paspor kamu umumnya memiliki sampul berwarna hijau. 

 

Lalu, apa fungsi paspor dan apa saja syarat untuk membuatnya? Dan berapa rincian biaya bikin paspor yang perlu dikeluarkan dan apa saja yang perlu dipersiapkan? 

 

Apa Itu Paspor?

 

Paspor merupakan surat keterangan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada warga negaranya. Paspor ini diperlukan untuk bepergian dengan tujuan perjalanan internasional. 

 

Dokumen paspor berisikan data yang memverifikasi identitas dan kewarganegaraan pemegang paspor.

 

Paspor umumnya berbentuk buklet kecil yang berisi foto, nama, tempat tanggal lahir, tanda tangan, nomor paspor serta tanggal penerbitan dan kadaluarsa paspor. 

 

Bagi Warga Negara Indonesia (WNI), paspor terdiri dari dua jenis, yaitu paspor biasa dalam bentuk fisik dan paspor biasa elektronik (e-paspor). 

 

Masa berlaku paspor ini adalah lima tahun. Ketika sudah habis masa berlakunya, kamu bisa memperpanjangnya setiap lima tahun sekali.

 

Tempat Pembuatan Paspor

 

Beberapa negara menerapkan peraturan masing-masing dalam hal pembuatan paspor. Namun, secara khusus, warga negara Indonesia bisa mengajukan permohonan pembuatan paspor secara daring. 

 

Meski begitu, kamu tetap harus datang ke kantor imigrasi untuk keperluan wawancara, verifikasi berkas, pengambilan foto dan sidik jari.

 

Orang yang tengah menempuh pendidikan ataupun bekerja di luar negeri juga membutuhkan paspor.

 

Jadi, meski kamu tidak berdomisili di Indonesia, paspor adalah sebuah keharusan karena merupakan bukti bahwa kamu adalah WNI yang sedang tinggal di luar negeri dalam jangka waktu tertentu. 

 

Jika tidak berada di wilayah Indonesia, kamu bisa mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) atau Konsulat Republik Indonesia (KRI) yang dekat dengan wilayah tempat tinggal kamu.

 

Biaya Bikin Paspor

 

Dikutip dari Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian dan HAM Republik Indonesia, peraturan mengenai biaya pembuatan paspor diatur oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019. 

 

Aturan tersebut berisikan jenis dan tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Berikut biaya bikin paspor yang perlu kamu ketahui.

 

1. Biaya bikin paspor baru 

 

Berlaku sejak 3 Mei 2019, tarif paspor baru biasa 48 halaman per buku mencapai Rp350 ribu. Sementara itu, tarif paspor baru elektronik 48 halaman per buku mencapai Rp650 ribu. 

 

Perlu diketahui, tidak semua kantor imigrasi bisa membuat paspor elektronik. Begitupun di luar negeri, tidak semua perwakilan konsuler Indonesia menyediakan fasilitas pembuatan paspor elektronik.

 

Pinjaman Mudah Cicilan Ringan Modal KTP

 

Jika melakukan pembuatan paspor di luar negeri, biayanya yang dikeluarkan akan berbeda disesuaikan dengan kurs negara tersebut. 

 

Dikutip dari Kemlu.go.id, biaya bikin paspor baru di Amerika Serikat mencapai US$24 atau Rp345.216.

 

2. Biaya perpanjangan paspor

 

Biaya perpanjangan paspor sama dengan biaya pembuatan paspor baru yakni Rp350.000. Tidak hanya di wilayah Indonesia saja, ketentuan ini juga berlaku di KBRI, KJRI dan KRI di seluruh dunia.

 

Pihak imigrasi juga sudah mempermudah cara membayar biaya pembuatan ataupun perpanjangan paspor. Kamu bisa melakukan pembayaran melalui kantor pos Indonesia atau layanan bank baik dalam melalui mesin ATM atau fasilitas online banking.

 

Fitur yang dapat kamu akses untuk melakukan pembayaran adalah dengan memilih pembayaran, lalu penerimaan negara, memasukkan kode billing dan memastikan nominal pembayarannya. 

 

Selain itu, kini kamu bisa melakukan pembayaran melalui e-commerce yang menyediakan layanan tersebut seperti Tokopedia, Bukalapak dan Finnet melalui fitur penerimaan negara. 

 

Artikel terkait: Ingin Sukses Bekerja di Luar Negeri? Pertimbangkan Hal Berikut

 

Cara Bikin Paspor Beserta Persyaratannya

 

Sebelum membuat paspor, petugas imigrasi akan mengecek keabsahan data kependudukan kamu terlebih dahulu sebelum akhirnya mencetak paspor. Persiapkanlah persyaratan dokumen yang dibutuhkan.

 

Bawalah semua dokumen ketika sudah mendapatkan jadwal untuk datang ke kantor Imigrasi yang ditentukan. Berikut persyaratan dan tahapan yang perlu kamu lalui saat membuat paspor baru:

 

a. Persyaratan membuat paspor 

 

Jika kamu baru pertama kali membuat paspor, beberapa dokumen yang harus kamu sertakan adalah:

 

  1. E-KTP
  2. Akta kelahiran
  3. Ijazah pendidikan terakhir
  4. Surat nikah (jika sudah menikah)
  5. Kartu keluarga
  6. Surat penetapan ganti nama (bagi yang berganti nama)
  7. Surat pewarganegaraan Indonesia (bagi orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia)
  8. Materai

 

Syarat tadi ditujukan bagi kamu yang baru pertama kali membuat paspor. Tapi, kalau kamu sekedar ingin memperpanjang paspor, hanya dua dokumen yang dibutuhkan:

 

  1. E-KTP
  2. Paspor lama

 

b. Cara membuat paspor baru

 

Jika kamu baru pertama kali membuat paspor, ada beberapa tahapan yang harus dilewati untuk bisa mendapatkannya. Proses pendaftaran hingga mendapatkan paspor kemungkinan akan memakan waktu sekitar satu minggu atau lebih. 

 

Apabila kamu ingin memperpanjang paspor, kamu juga harus memperbaharui paspor minimal 6 bulan sebelum keberangkatan ke luar negeri. 

 

Artikel terkait: Intip Tips Mudah Mengemudi Mobil Setir Kiri di Luar Negeri

 

Pastikan untuk bepergian ke luar negeri sebelum kamu mendapatkan paspor baru, ya. Berikut langkah-langkah yang perlu kamu ikuti saat membuat paspor baru:

 

1. Mendaftar antrian daring

 

Kamu hanya perlu mengunduh Aplikasi Layanan Paspor Online melalui Google Play Store atau App Store smartphone kamu. 

 

Setelah itu, lakukan pendaftaran akun menggunakan google mail, isi formulir dan pilihlah kantor Imigrasi yang dekat dengan tempat domisili. 

 

Proses pendaftaran berakhir jika sudah mendapatkan kode pemesanan atau barcode.

 

2. Datang ke kantor imigrasi

 

Pada tahapan ini, kamu dipersilahkan untuk datang ke kantor imigrasi sesuai dengan jadwal yang ditentukan. 

 

Kamu hanya perlu membawa dokumen yang perlu untuk diverifikasi dan menunjukkan kode pemesanan kepada petugas imigrasi.

 

3. Petugas mengecek persyaratan dokumen

 

Petugas akan memverifikasi persyaratan dokumen yang kamu bawa. Jika sudah lengkap, kamu akan diberikan nomor antrian pembuatan paspor. 

 

Kamu akan diarahkan untuk menuju ruangan foto, pengambilan sidik jari, dan wawancara. Jangan lupa membawa semua dokumen persyaratan seperti yang sudah disebutkan di atas.

 

4. Pemohon melakukan proses foto, sidik jari, dan wawancara

 

Pemohon akan dipanggil melakukan proses foto, pengambilan sidik jari dan wawancara secara berurutan. 

 

Usahakan untuk datang ke kantor imigrasi dengan memakai pakaian formal dan tidak memakai baju berwarna putih karena latar belakang foto untuk paspor umumnya juga berwarna putih.

 

5. Pemohon paspor mendapatkan kode pembayaran

 

Pemohon akan mendapatkan tanda terima beserta kode bayar atau billing. Pembayaran bisa dilakukan di semua bank atau kantor Pos Indonesia maksimal tujuh hari setelah proses wawancara dilakukan.

 

6. Menunggu paspor datang ke rumah

 

Jika kamu memilih opsi pengiriman ke rumah, kamu perlu membayar biaya pengiriman melalui Pos Indonesia. Biaya pengiriman akan tergantung dari daerah tujuan dan akan jadi dalam empat hari setelah pembayaran.

 

Selain itu, kamu juga bisa datang langsung ke kantor imigrasi untuk mengambil paspor yang sudah jadi. Dengan begitu kamu tidak perlu membayar biaya pengiriman.  

 

Itulah hal-hal yang perlu kamu ketahui saat ingin membuat paspor baru berikut dengan biaya bikin paspor dan persyaratan yang harus dibawa.

 

Jangan lupa untuk selalu mengecek informasi terkini dalam terkait prosedur pembuatan paspor di masa kenormalan baru (new normal) melalui website https://www.imigrasi.go.id/ dan platform media sosial resminya.