Beranda > Gaya Hidup > 6 Makna Bunga Melati yang Disematkan dalam Aksesoris Pengantin di Indonesia

6 Makna Bunga Melati yang Disematkan dalam Aksesoris Pengantin di Indonesia

ARUNDHATI LEIKAArundhati Leika
6 Makna Bunga Melati yang Disematkan dalam Aksesoris Pengantin di Indonesiawatermark

TUNAIKU.COM – Sebagai orang rantau, saya memiliki banyak teman di berbagai daerah. Otomatis ketika teman-teman saya menikah, saya jadi punya kesempatan untuk mengenal budaya, adat-istiadat, termasuk pakaian-pakaian khas daerah yang dikenakan selama prosesi pernikahan.

Saat teman saya yang berdarah Minang menikah, dia mengenakan pakaian adat khas Minangkabau, yang disebut Limapeh Rumah Nang Gadang untuk pakaian perempuan lengkap dengan suntiang yang cantik. Ataupun ketika teman saya yang berdarah Jawa menikah, dia mengenakan busana pengantin khas Yogyakarta yang disebut dengan Paes Ageng Kanigaran.

Selain dua contoh di atas, saya juga beberapa kali menghadiri pernikahan teman atau rekan kerja. Busana pengantinnya berbeda-beda, tetapi ada satu kesamaan di hampir semua pengantin perempuan, yakni terletak pada aksesorisnya. Walau hiasan kepala juga berbeda, tetapi bunga melati hampir selalu tersampir dan menjadi bagian dari aksesoris penghias kepala si pengantin perempuan.

Selama ratusan tahun, melati sudah menjadi tradisi khas orang Indonesia. Bunga yang juga ditetapkan sebagai bunga nasional Indonesia ini memiliki makna yang dalam. Melati adalah lambang untuk kesucian, ketulusan, dan keanggunan serta kesederhanaan.

 

Artikel Terkait: Tips dan trik mengatur pesta pernikahan.

  1. Tips Seating Arrangement untuk Makan Malam pada Resepsi Pernikahan
  2. Bingung Cari Ide untuk Sesi Lempar Bunga Saat Pernikahan? Yuk, Coba Ide Ini, Nomor 2 Unik Banget!
  3. 13 Foto Pengantin Jawa yang Sangat Memukau dengan Pakaian Adat

Sebagai aksesoris kepala pengantin perempuan, bunga melati yang digunakan adalah yang masih kuncup. Kuncup melati ini kemudian dirangkai dengan tali-temali yang menghasilkan ronce melati yang cantik. Berikut adalah daerah-daerah di Indonesia yang menggunakan bunga melati sebagai aksesoris pengantin.

1. Aceh


View this post on Instagram

A post shared by Assoka Pengantin (@diahassoka) on

Melati banyak digunakan dalam busana pengantin Aceh. Biasanya, rangkaian melati ditambahkan sebagai aksesoris kepala si pengantin perempuan sebagai bando yang dipasang di dahi hingga pipi. Rangkaian kuntum melati ini biasanya dipadukan dengan aksesoris lain berwarna keemasan.

2. Palembang


View this post on Instagram

A post shared by RIAS PENGANTIN & BUTIK KEBAYA (@wongjowokebaya) on

Di Palembang, pengantin perempuan mengenakan pakaian adat yang disebut dengan Aesan Gede. Pakaian adat ini terkesan mewah dan indah. Hal itu pun didukung oleh aksesoris ronce melati di bagian kepala. Bukan cuma di kepala, ronce melati juga dipasang di samping pelipis sehingga menambah kecantikan pengantin perempuan Palembang.

3. Sunda


View this post on Instagram

A post shared by Wildan Abdul Majid (@wildanmajidmua_) on

Riasan pengantin perempuan Sunda biasanya disebut dengan Sunda Siger. Keseluruhan busana pengantin, kebaya, kain, dan mahkota Siger sehingga mengesankan pengantin perempuan Sunda seperti putri kerajaan zaman dulu. Untuk melengkapinya, ronce melati diselipkan di salah satu sisi rambut hingga turun ke dada. Sedangkan di sisi lain kepala, terselip kembang goyang yang menambah keanggunan pengantin.

CTABARU1

Mobile Site CTA

4. Solo


View this post on Instagram

A post shared by Sanggar Liza (@sanggar_liza) on

Riasan pengantin Solo di Jawa Tengah juga nggak jauh-jauh dari aksesoris melati. Riasan paes Solo Putri ini nggak bakal lengkap rasanya kalau nggak ada bau melati yang semerbak dan menghiasi sanggul pengantin. Ronce melati yang rumit yang diselipkan di bawah sanggul pengantin serta merta akan menarik perhatian undangan.

5. Yogyakarta


View this post on Instagram

A post shared by “Emelia” Griya Rias Pengantin (@salonemelia) on

Nggak jauh dari Solo, ada adat Yogyakarta yang sama-sama menggunakan paes Jawa seperti pengantin Solo. Pernikahan yang menggunakan adat Yogyakarta biasanya khas dengan prada berwarna emas di setiap busana pengantin serta tambahan ronce melati yang harum.

6. Madura


View this post on Instagram

A post shared by nuweddingsalon (@rusny_nuweddingsalon) on

Kalau ini saya baru tahu kalau Madura, Jawa Timur, ternyata menggunakan bunga dan ronce melati yang sangat banyak saat prosesi pernikahan. Pengantin perempuan biasanya menggunakan ronce melati yang sangat panjang di kedua sisi kepalanya. Sangking panjangnya ronce itu sampai menjuntai hingga menyentuh lantai.

 

Artikel Terkait: Memilih venue pernikahan

  1. 6 Rekomendasi Venue Indoor Non Hotel Murah di Yogyakarta
  2. Rekomendasi Venue dengan Tema Pesta Kebun atau Sawah di Bali
  3. 5 Rekomendasi Venue Poolside Murah untuk Pernikahanmu di Bandung

 

Walau daerah dan adat pernikahannya berbeda-beda, bunga melati seakan-akan menjadi pemersatu di antara semuanya. Ya kalau sudah dinamakan bunga nasional, bunga melati yang harum itu tentu susah untuk ditolak untuk menghiasi kepala. Apalagi, ronce melati bakal bikin kamu semakin cantik dan mempesona di hari istimewa itu.

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett