SWARA – Pernahkah kamu berada dalam situasi yang memaksamu untuk kembali mengajukan pinjaman untuk kedua kalinya? Di Tunaiku, hal ini tidak akan menjadi masalah. Tunaiku dilengkapi dengan fasilitas top up yang memungkinkan kamu untuk menambah jumlah pinjaman dengan mudah.

 

Top up merupakan fasilitas untuk menambah jumlah pinjaman. Secara khusus, fasilitas ini ditujukan untuk para nasabah Tunaiku yang masih memiliki pinjaman aktif.

 

Sama seperti ketika mengajukan pinjaman di Tunaiku untuk pertama kali, pengajuan top up pun juga baru bisa dilakukan kalau kamu sudah memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Tapi, kamu tidak perlu khawatir karena syarat-syaratnya sangat mudah. 

 

Syarat Mengajukan Top Up Tunaiku

 

Berikut ini syarat yang perlu diperhatikan untuk mengajukan top up

 

  • Nasabah Tunaiku dengan pinjaman aktif yang masih berjalan
  • Periode pinjaman sebelumnya 10-20 bulan
  • Telah melunasi 10 bulan angsuran
  • Menunggu 14-30 hari kerja berikutnya setelah melakukan pembayaran angsuran terakhir
  • Tidak sedang mengajukan pinjaman terbaru di Tunaiku

 

Kalau kamu merasa telah memenuhi persyaratan di atas, maka kamu bisa langsung mengajukan top up. Tidak seperti saat pertama kali mengajukan pinjaman, pengajuan top up tidak harus dilakukan dengan memberikan data KTP serta buku tabungan.

 

Akan tetapi, hal ini hanya berlaku untuk nasabah yang tidak memiliki perubahan pada data diri pribadi, seperti alamat kantor, alamat rumah, buku tabungan, dan nomor telepon.

 

Prosedur Pengajuan Top Up

 

Dalam pengajuan top up, kamu bisa mendapatkan pinjaman dalam rentang nominal Rp2 juta sampai dengan Rp20 juta, dengan jangka waktu pinjaman 6-20 bulan. 

 

Pengajuan penambahan pinjaman bisa kamu lakukan melalui aplikasi Tunaiku. Kalau kamu telah memenuhi syarat, kamu akan mendapat notifikasi yang menyatakan bahwa kamu eligible for top up. Setelah itu, kamu bisa langsung mengisi formulir pengajuan seperti saat mengajukan pinjaman pertama kali.

 

Namun, kali ini, tidak semua kolom pada formulir tersebut harus kamu isi. Karena, sudah ada beberapa data yang tercatat dari pinjaman sebelumnya.

 

Setelah formulir diisi, pengajuanmu akan melalui proses pengecekan selama 1×24 jam. Nantinya, jika pengajuan disetujui, kamu akan menerima kontrak yang perlu ditandatangani.

 

Tapi, berbeda dengan proses tanda tangan kontrak saat pengajuan pertama, kali ini tanda tangan dilakukan secara digital menggunakan kode OTP dari aplikasi. Jadi, tidak akan ada kurir Tunaiku yang datang ke rumahmu untuk melakukan tanda tangan secara langsung.

 

Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan prosedur pengajuan top up bisa kamu dapatkan langsung di aplikasi Tunaiku. Kamu juga bisa membaca FAQ yang tertera di website Tunaiku.

 

Itulah syarat dan prosedur pengajuan top up yang perlu kamu pahami. Sekarang, kamu bisa kembali mengajukan pinjaman dengan syarat yang lebih mudah dan proses yang lebih singkat.