SWARA – Kamu tentu sudah mengenal perbankan dan menggunakan produk-produknya seperti tabungan maupun pinjaman. Apalagi, kalau kamu sering nongkrongin blognya Tunaiku Amar Bank, tentunya lebih banyak pula wawasan tentang perbankan yang sudah kamu pahami di kepala. Meski begitu, masih ada sejumlah istilah perbankan yang mungkin masih asing bagimu.

Nah, jangan sampai deh yang kamu pahami cuma seputar pinjaman tanpa agunan saja. Yuk, kita pelajari beberapa istilah perbankan berikut ini!

  • Joint Account
    Joint account dikenal juga dengan istilah rekening gabungan. Artinya, satu rekening tabungan atau rekening koran yang dibuat atas lebih dari satu nama. Sederhananya, ini adalah rekening yang dimiliki dua orang atau lebih. Joint account ini terdiri dari beberapa jenis. Ada yang penarikan dananya wajib ditandatangani kedua pihak pemegang rekening, ada pula yang membebaskan masing-masing pihak untuk bertindak sendiri-sendiri sesuai ketentuan yang berlaku. Contoh joint account antara lain rekening suami-istri maupun rekening anak yang belum berusia 17 tahun dan belum dapat membuka rekening sendiri.

 

  • Pinjaman Valas
    Ternyata, pinjam uang nggak harus dalam bentuk Rupiah saja, lho. Perusahaan yang tengah membutuhkan pinjaman uang untuk ekspansi bisnisnya dapat mengajukan pinjaman dalam bentuk valuta asing ke luar negeri. Umumnya, bunga yang ditawarkan memang lebih rendah dibandingkan pinjaman tunai dalam bentuk rupiah. Tapi, risiko bisa terjadi apabila nilai valuta asing yang digunakan menguat secara signifikan terhadap Rupiah.

 

  • Likuiditas
    Likuiditas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajiban yang mesti dilunasi segera dalam waktu singkat. Kewajiban artinya utang yang dimiliki oleh perusahaan, baik dalam bentuk pinjaman, gaji karyawan yang belum dibayar, dan sebagainya. Suatu perusahaan dikatakan likuid apabila alat pembayaran berupa harta lancarnya lebih besar dari seluruh kewajibannya. Simpelnya, bayangkan kamu memiliki pinjaman uang tanpa jaminan yang harus kamu lunasi. Nah, kamu akan dianggap likuid jika memiliki uang tunai dan emas (sebagai harta lancar yang mudah diuangkan) dengan nilai yang lebih besar dari angsuran kamu. Tapi, istilah ini biasanya hanya digunakan kepada perusahaan, bukan perseorangan.

 

  • Reksadana
    Tertarik buat menginvestasikan uangmu? Cobalah berinvestasi di reksadana. Reksadana merupakan wadah dan pola pengelolaan dana dari investor untuk diinvestasikan dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Reksadana terdiri dari beberapa jenis, antara lain reksadana pasar uang, reksadana saham, dan reksadana campuran. Risiko dan keuntungan yang ditawarkan pun berbeda-beda. Jadi, kamu bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Saat ini, kamu bisa kok berinvestasi di reksadana melalui bank.

 

  • Pencucian Uang
    Yang jelas, ini bukan mencuci uang dengan deterjen, lho! Pencucian uang atau money laundering merupakan suatu upaya untuk menyamarkan asal-usul dana atau harta kekayaan yang berasal dari tindak pidana lewat berbagai transaksi keuangan agar uang tersebut tampak legal.

Contoh paling mudah dari tindak pencucian uang ini adalah koruptor yang membagi-bagikan uang hasil korupsinya ke rekening anak, istri, sampai sopir dan pembantunya. Makanya, jika pihak bank menanyakan dari mana asal uang yang kamu tabung, jangan buru-buru tersinggung. Itu adalah prosedur untuk mencegah terjadinya kejahatan semacam ini.

Nah, kini kamu makin paham dengan istilah di atas, ‘kan? Semoga artikel yang kamu baca hari ini bermanfaat! Oh iya, ada satu manfaat lagi yang nggak boleh kamu lewatkan. Solusi keuangan bagi kebutuhan-kebutuhanmu sekarang hadir lebih dekat, lebih mudah, dan lebih cepat. Kamu dapat mengajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kredit di Tunaiku. Info lebih lanjut bisa dilihat di link berikut: Tunaiku.