Membeli kendaraan, khususnya motor, mungkin sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat di zaman sekarang. Namun kendala dengan minimnya gaji membuat kita susah membeli serta mencari cara bagaimana tips menabung untuk beli motor.

 

Mobilitas besar menjadi hal yang lumrah di berbagai pekerjaan zaman sekarang. Di Indonesia, di tengah transportasi umum yang belum memadai, motor sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas masyarakat dalam bekerja.

 

Yuk, bagi kalian yang sedang berencana untuk membeli motor, berikut tips menabung beli motor yang dapat kalian terapkan.

 

Apa tujuanmu membeli motor?

 

Sebelum masuk ke tips menabung beli motor, hal pertama yang harus kalian pikirkan adalah apa sih yang menjadi tujuan kalian untuk membeli motor?

 

Ini sangat berpengaruh dalam memilih spesifikasi dan jenis motor yang ingin kalian beli. Jika tujuannya murni untuk bekerja, tentu pilihan motornya akan berbeda dengan jika kalian menginginkan motor performance.

 

Di sini penting bagi kalian untuk mengatur prioritas, mana kebutuhan serta mana keinginan, terutama jika dana tabungan yang kita miliki cukup mepet.

 

Dahulukan kebutuhan, belilah motor sesuai kebutuhan, tidak perlu mengejar gengsi. Motor kan hanya digunakan untuk mempercepat mobilitas kalian.

 

Kecuali jika memang dana tabungannya besar, maka boleh-boleh saja untuk membeli motor impian yang lebih keren tentunya. 

 

Baca juga:

Sandwich Generation, Begini Cara Menabung untuk Keuangan yang Lebih Siap

3 Metode Menabung Untuk Gaji Rp3 Juta Yang Bisa Kamu Terapkan

 

Tips menabung beli motor, berikut hitung-hitungannya

 

Berapa sih yang harus disisihkan untuk menabung membeli motor?

 

Sebenarnya perhitungannya mudah saja. Patokannya ada pada penghasilan kalian.

 

Jika kalian ingin menabung untuk membeli motor, kalian dapat menyisihkan 10% sampai dengan 30% dari penghasilan kalian untuk ditabung.

 

Misal, jika gaji kalian Rp 3.000.000,00 per bulan, maka kalian dapat menyisihkan Rp 300.000,00 hingga Rp 900.000,00 (tergantung kemampuan kalian) untuk ditabung guna membeli motor.

 

Membeli motor adalah kebutuhan jangka pendek, jika nominal yang ditabung terlalu sedikit, maka ada risiko motor tidak akan terbeli atau ketika uangnya telah terkumpul, motor yang diinginkan sudah berganti model.

 

Ini tentu belum menghitung inflasi dari harga motor yang setiap tahun mungkin mengalami kenaikan.

 

Faktor inflasi inilah yang membuat kita tidak dapat sembarangan menabung untuk membeli motor.

 

Tips menabung beli motor yang utama adalah jangan menggunakan tabungan biasa di bank, kalian harus menggunakan instrumen investasi untuk menabung membeli motor.

 

Tabungan biasa tentu tidak memberikan imbal hasil yang menarik. Imbal hasil yang kita terima pada tabungan biasa akan kalah dengan laju kenaikan harga motor.

 

Baca juga:

3 Cara Menabung Beli Laptop dengan Tepat dan Cermat

8 Cara Sukses Menabung untuk Beli Rumah

 

Tips menabung beli motor, instrumen investasi apa yang dapat digunakan?

 

Sekali lagi, membeli motor adalah kebutuhan jangka pendek. Ada banyak orang yang salah dalam mempersiapkan tabungan untuk membeli motor.

 

Ada berbagai cerita di luar sana, banyak orang masuk ke instrumen investasi yang agresif supaya motor lebih cepat terbeli dengan modal yang lebih kecil atau supaya dapat membeli motor yang lebih bagus.

 

Uang tabungan yang seharusnya sudah terkumpul malah dibelikan cryptocurrency yang tidak jelas atau bahkan saham gorengan. Semua demi mengejar keuntungan yang lebih tinggi lagi.

 

Sifat tamak seperti ini yang harus dihindari. Sering sekali terjadi, bukan motornya yang akhirnya terbeli, tetapi malah uang tabungan yang ludes tak tersisa.

 

Tips menabung beli motor yang tidak kalah penting adalah gunakan instrumen investasi yang bersifat konservatif atau moderat.

 

Investasi yang bersifat konservatif atau moderat itu artinya risiko yang terkandung dalam instrumen investasi tersebut kecil, begitu pula dengan potensi imbal hasilnya.

 

Beberapa contoh instrument investasi dengan profil risiko konservatif hingga moderat:

  1. Deposito 
  2. Reksa dana pasar uang
  3. Obligasi Negara Ritel
  4. Reksa dana pendapatan tetap

 

Menabung di instrumen-instrumen investasi tersebut memastikan risiko investasi yang kita emban tidak terlalu tinggi.

 

Rata-rata instrumen investasi di atas fluktuasinya sangat rendah. Naik-turunnya jauh lebih sedikit daripada instrumen investasi agresif seperti cryptocurrency ataupun saham.

 

Kalian dapat menabung lebih nyaman, tidak perlu “deg-degan” melihat harga aset investasi yang naik turun drastis, apalagi membeli motor itu kan merupakan kebutuhan jangka pendek.

 

Berbeda cerita jika kita ingin membeli motor 10 tahun atau 20 tahun lagi, tentu pilihan instrumen investasi yang agresif dapat dipertimbangkan.

 

Tips menabung beli motor, jika sudah terbeli apa yang harus dilakukan?

 

Jika tabungan sudah terkumpul dan motor sudah terbeli, selamat! Kalian sudah berhasil mencapai salah satu goal keuangan kalian.

 

Selanjutnya apa? Nah, sering orang-orang lupa kalau motor itu membutuhkan perawatan.

 

Yang namanya motor baru pasti terlihat “kinclong” dan enak ketika dipakai, tetapi apakah itu akan bertahan dalam jangka waktu lama?

 

Perawatanlah yang menentukan. Motor yang tidak dirawat, lama-kelamaan akan menjadi tidak enak dipakai. Performanya jadi turun, sparepart-nya banyak yang rusak, dan sebagainya.

 

Tips menabung beli motor yang terakhir adalah jangan lupakan biaya perawatan. Selalu sisihkan sedikit pendapatan kalian untuk melakukan servis motor secara berkala.

 

Baca juga:

Calon Orang Tua, Ini Cara Menabung untuk Persiapan Melahirkan

4 Tips Menabung untuk Beli Mobil Impian

 

Kamu juga bisa memanfaatkan produk dari Amar Bank untuk menabung beli motormu. Cek di sini.

 

Motor adalah investasi yang baik jika kita dapat merawatnya dengan baik pula. Jika tidak dirawat, maka motor yang seharusnya dapat menunjang aktivitas bekerja kita malah akan menghambat kita.

 

Jadi, sudah siap mempraktekan tips menabung beli motor di atas? Yuk kalian pasti bisa!