Akhir-akhir ini, muncul tren bank digital yang semakin menjamur. Tahukah kamu apa yang membuat tren ini semakin marak? 

 

Pada dasarnya, bank bekerja dengan menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk tabungan dan deposito. Dana masyarakat ini digunakan untuk menjalankan bisnisnya.

 

Masalahnya, tidak semua bank memiliki basis nasabah dan modal yang cukup untuk menjalankan usahanya. 

 

Sehingga, banyak bank yang akhirnya meluncurkan strategi dengan menawarkan bunga deposito di atas rata-rata. Inilah tren bank digital yang sedang kita alami. 

 

Tingginya Suku Bunga pada Tren Bank Digital

 

Demi memikat hati masyarakat untuk menggunakan tabungan, bank-bank digital memiliki berbagai macam strategi. Mulai dari pendaftaran cepat, bonus kode referral, hingga gratis biaya admin dan transfer.

 

Tak hanya sampai disitu, bank-bank digital umumnya akan menawarkan bunga simpanan yang diatas rata-rata. Pertanyaannya, berapakah bunga simpanan deposito pada tingkat rata-rata?

 

Suku bunga simpanan

 

Dikutip dari website Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) diketahui bahwa tren suku bunga simpanan memang terus menurun sejak awal tahun 2020. 

 

Sempat menyentuh angka 6 persen per tahun pada 2020, kini tingkat suku bunga penjaminan pada periode 30 September 2021 hingga 28 Januari 2022 mendatang hanya berkisar 3,5 persen.

 

Meski begitu, kamu tidak perlu khawatir menempatkan dana pada bank digital. Sama seperti menyimpan deposito pada bank konvensional, simpanan kamu di bank digital juga dijamin LPS.

 

Hanya saja, penjaminan berlaku asalkan tingkat bunga simpanan tidak melebihi tingkat bunga penjaminan, dana nasabah tidak menyebabkan kerugian bagi bank, misalnya kredit macet.

 

Simulasi penghitungan keuntungan deposito

 

Jadi, andaikan kamu ingin mendepositokan dana sebesar Rp10.000.000 dengan tenor 3 bulan. Suku bunga deposito yang ditetapkan sebesar 3,5 persen. 

 

Potongan pajak sebesar 20 persen, sehingga keuntungan bersih adalah 80 persen. Maka, perhitungannya adalah sebagai berikut:

 

Rumus = (Suku bunga deposito x Setoran Pokok x jumlah hari x persenan keuntungan bersih)/ 365 hari

 

   =(3,5% x Rp10.000.000 x 90 x 80%) / 365

   =Rp69.041

 

Berarti dengan tingkat bunga simpanan rata-rata saat ini, keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika menyimpan uang Rp10.000.000 pada produk deposito selama 3 bulan adalah Rp69.041.

 

Rata-rata Bunga Deposito Bank Digital dibanding Bank Lain

 

Bank digital umumnya menawarkan suku bunga simpanan pada tingkat rata-rata atau bahkan lebih tinggi. 

 

Umumnya, bank konvensional dengan modal yang cukup besar hanya menawarkan rata-rata suku bunga 2,5 persen untuk deposito dengan tenor 1, 3, 6 hingga 12 bulan.

 

Lain dengan bank konvensional, bank digital berani menawarkan suku bunga pinjaman hingga 7 persen selama masa promo. 

 

Namun, rata-rata bank digital hanya memberikan suku bunga deposito sebesar 4 persen untuk tenor 1, 3, 6 hingga 12 bulan.

 

Tingkat bunga deposito bank digital per tahun

Tingkat suku bunga bank konvensional per tahun

 

 

Dilihat dari dua tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa tingkat bunga yang diberikan oleh bank digital lebih besar bila dibandingkan dengan bunga pada bank konvensional.

 

Bunga Deposito Tinggi dari Senyumku

 

Salah satu produk bank digital yang menawarkan bunga deposito yang cukup menggiurkan adalah Senyumku. 

 

Senyumku adalah bank digital besutan Amar Bank yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Jangan sanksi soal keamanannya, karena simpanan Amar Bank merupakan peserta penjamin LPS.

 

Sebagai bank digital, Senyumku juga menawarkan deposito dengan tingkat suku bunga yang kompetitif bahkan hingga 9 persen per tahun. 

 

Minimal deposito hanya sebesar Rp100.000 dengan periode deposito mulai dari 1 hingga 36 bulan dengan ketentuan bunga dihitung bulanan dan dapat ditarik pada akhir periode.

 

 

Selain Senyumku Deposito, kamu juga bisa menggunakan fitur Celengan Senyumku yang bisa dijadikan tempat untuk menabung dengan bunga simpanan sebesar 5,5 persen per tahun.

 

Aplikasi ini difasilitasi dengan pengaturan keuangan untuk mencatat pengeluaran secara otomatis. Jadi, kamu bisa memantau seluruh transaksimu secara mudah. 

 

Terakhir, pastikan kamu memilih produk deposito yang sesuai dengan tujuan keuangan kamu, ya. Pastikan kamu mendapatkan imbal hasil dan uang kamu simpan aman saat disimpan dalam produk keuangan bank yang kamu pilih.