SWARA – Hobi yang dijadikan alat investasi sering kita dengar. Misalnya mobil atau motor tua karena kelangkaan dan kondisinya yang masih bagus meski sudah termakan usia. Lalu bagaimana jika kamu hobi mengoleksi sneaker? Seperti teman saya, dia memiliki puluhan sneaker yang tergolong mahal dan langka. Dia memajang sneaker-nya dan hanya sesekali dipakai untuk menjaga keawetannya. 

Nah, jika kamu juga pecinta sneaker dan merasa sayang jika hanya membeli saja tanpa mengetahui peluang investasi sneaker, berikut plus minus jadikan sneaker sebagai investasi.

 

1. Sneaker rilisan terbatas layak untuk dijadikan alat investasi

Tak sembarang sneaker bisa dijadikan alat investasi. Sneaker yang paling bisa dijadikan investasi adalah sneaker yang langka dan dirilis terbatas. Sneaker yang hanya dirilis beberapa ratus pasang di seluruh dunia keluaran desainer kondang misalnya, bisa menjadi alat investasi karena tak semua orang bisa memiliki.

 

Artikel terkait: Berbagai pilihan investasi
1. Modal Kecil, Kamu Bisa Tetap Pilih 4 Investasi Ini
2. Yuk, Kenalan dengan Investasi Aman, Tunaiku Invest
3. Investasi Tepat untuk Pasangan Baru Menikah

 

2. Sneaker yang memiliki sejarah juga layak untuk investasi

Selain dirilis terbatas, sneaker yang memiliki sejarah besar juga bisa dijadikan investasi, seperti halnya dari brand Air Jordan. Seri Air Jordan 1 misalnya, merupakan sneaker pertama yang dipakai pebasket legendaris Michael Jordan pada tahun 1985. Hingga kini sneaker tersebut masih diburu sebagai collector item karena memiliki nilai sejarah yang besar dari terbentuknya brand Air Jordan di samping brand Nike dan juga memiliki sejarah besar di dunia basket karena berbagai prestasi yang ditorehkan Michael Jordan saat memakai sepatu itu.

 

3. Cara berinvestasi dengan sneaker

Sneaker seperti Air Jordan keluaran khusus biasanya dirilis dengan harga retail yang nggak terlalu mahal. Air Jordan 1 Spiderman misalnya, harga resminya saat pertama kali keluar adalah Rp2.389.000, tapi satu tahun kemudian harganya bisa melonjak hingga Rp10 juta. Bayangkan berapa banyak keuntungan yang bisa didapat, bukan? 

Naiknya harga ini didapat karena barang yang dirilis sangat terbatas hingga hanya orang-orang yang membeli sepatu di awal waktu rilisnya saja yang bisa mendapatkan harga resmi, sehingga tak heran jika banyak orang yang mengantre di toko saat sebuah sepatu rilis.

4. Sneaker bersejarah bisa juga disimpan lama agar nilainya naik

Jika menjual kembali sneaker keluaran terbatas bisa dilakukan untuk mendapatkan untung. Sneaker bersejarah juga bisa dijadikan alat investasi dengan cara menyimpannya. Beberapa pecinta sneaker di luar negeri memiliki sneaker keluaran pertama yang masih terjaga bentuknya hingga sekarang. 

Beberapa sneaker modelnya memang bisa bertahan puluhan tahun dan dilakukan rilis ulang dengan sedikit perbaikan bentuk atau warna. Misalnya orang yang memiliki Air Jordan keluaran tahun 1985 yang sejak awal beli hanya disimpan dan dirawat sehingga kondisinya masih bagus hingga sekarang, harga jualnya akan sangat tinggi layaknya berinvestasi pada mobil klasik.

 

Artikel terkait: Berinvestasi lewat hobi
1. 5 Hobi Koleksi Ini Bisa Jadi Investasi yang Menggiurkan!
2. Hobi Filateli, Tidak Cuma Investasi Tapi Bawa Hoki
3. Ternyata Hobi Dandan dapat Memberikan Dampak Positif untukmu, Lho!

 

5. Risiko berinvestasi sneaker

Seperti halnya instrumen investasi lainnya, berinvestasi sneaker juga ada risikonya. Sneaker yang merupakan barang fashion sangat tergantung pada tren sehingga memilih sneaker yang ingin dijadikan investasi cukup membutuhkan wawasan dan insting yang kuat apakah sneaker tersebut hanya dirilis terbatas atau sneaker tersebut merupakan sneaker yang bisa memiliki nilai sejarah di masa depan. 

Semakin terbatas sneaker tersebut dirilis maka peluang harga jualnya pun bisa semakin naik. Investor sneaker juga harus mengetahui momentum yang tepat untuk menjual kembali sneaker-nya karena jika hype-nya sudah menurun, beberapa jenis sneaker harga jual kembalinya juga akan turun. Biasanya ini terjadi karena sneaker tersebut sudah keluar model terbarunya yang menggantikan model lama. Sangat berbeda dengan berinvestasi emas yang harganya cenderung stabil dari tahun ke tahun.

Itulah seluk beluk berinvestasi sneaker. Bagi kamu pecinta sneaker tentu akan lebih mudah melakukan investasi ini karena kamu juga merasakan kesenangan tersendiri saat harus membeli sneaker yang baru dirilis. Selebriti Indonesia pun juga sudah ada yang berinvestasi sneaker seperti Gading Marten. Apa kamu juga sudah siap mendapat cuan dari investasi sneaker?